UNS – Lokavo, aplikasi business intelligence buatan mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta berhasil lolos inkubasi start-up oleh Bangkit Academy led Google, GoTo, dan Traveloka. Pengembangan aplikasi ini bertujuan untuk membantu mengurangi risiko kegagalan usaha Food & Beverage (F&B) dalam menentukan lokasi usaha menggunakan Machine Learning dan Artificial Intelligence (AI) di dalamnya. Aplikasi Lokavo direalisasikan oleh 7 mahasiswa dari berbagai universitas di Indonesia, 3 di antaranya berasal dari Program Studi (Prodi) S-1 Statistika UNS, yaitu Felix, Fachri Kurniansyah, dan Naufal Ulwan Arrifqy.
“Awalnya, kami memperhatikan fenomena yang mengkhawatirkan, yaitu banyaknya warung makan dan usaha kecil di bidang makanan yang baru buka, namun tidak dapat bertahan lama dan sering kali tutup dalam waktu setahun. Masalah ini menjadi perhatian utama bagi kami, karena melihat banyak pengusaha yang kesulitan untuk menjaga kelangsungan usaha mereka. Dari masalah ini, kami merasa perlu menciptakan solusi yang dapat membantu para pengusaha dalam membuat keputusan yang lebih cerdas, terutama terkait dengan pemilihan lokasi usaha yang tepat,” ujar Felix sebagai CEO Lokavo, Selasa (24/9/2024).
Ketiga mahasiswa tersebut mengikuti salah satu program kampus merdeka yaitu Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) di Bangkit Academy led Google, GoTo, dan Traveloka 2024 batch 1 selama 5 bulan dari Februari 2024 hingga Juni 2024. Program tersebut memiliki capstone project berupa pembuatan aplikasi dengan berbagai pilihan tema yang dapat diikuti oleh peserta. Tiga jalur capstone project yaitu Entrepreneur track, Product Track, dan Company track.


Tim Lokavo memilih jalur Entrepreneur track dikarenakan 5 tim terbaik yang mengikuti track ini akan mendapatkan pendanaan hingga 140 juta rupiah dari Google, GoTo, Traveloka, dan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek). Di akhir keberjalanan program, Lokavo keluar sebagai salah satu diantara 5 tim terbaik Capstone Project Entrepreneur Track Bangkit Academy 2024 batch 1 dan berhasil meraih pendanaan sebesar 140 juta untuk menjadi start-up di Indonesia. Untuk menjadi start-up, tim Lokavo turut mendapat pendampingan ahli mulai dari Agustus 2024 hingga Februari 2025 mendatang.
Sebelum dinyatakan sebagai lima tim terbaik, Lokavo juga mendapatkan bimbingan dari para akademisi dan profesional yang berpengalaman. Untuk aspek perbisnisan, tim dibimbing oleh Dr. Sutanto, S.Si, DEA, seorang ahli dalam pengembangan strategi bisnis. Sementara itu, Dr. Hasih Pratiwi memberikan arahan dalam pengembangan Machine Learning untuk aplikasi tersebut. Selain dari akademisi, tim Lokavo juga mendapat dukungan dari kalangan industri. Henrico Ferdian, seorang profesional yang sangat ahli dalam pengembangan perangkat lunak, membantu tim dalam aspek teknis pengembangan aplikasi. Puspacinantya, ahli manajemen produk dan bisnis, juga berperan penting dalam memberikan wawasan mengenai pengelolaan produk yang efektif. Dengan kolaborasi ini, tim Lokavo semakin matang dalam mewujudkan aplikasi inovatif yang berfokus pada keberhasilan usaha F&B di Indonesia
“Tim Lokavo berharap setelah aplikasi ini launching secara resmi, banyak pihak pengusaha
F&B yang dapat merasakan manfaatnya dan usaha tersebut dapat bertumbuh lebih besar,” tambah Felix.
HUMAS UNS
Reporter: Annisa Fakhira
Redaktur: Dwi Hastuti

















