Dr. Eng. Ir. Aditya Rio Prabowo dari Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret meraih Anugerah Karya Riset Pembangunan Jawa Tengah 2026 dari BRIDA Jateng pada kategori Paling Produktif dan Berdampak Pada Bidang Sains dan Teknologi. Penghargaan tersebut diumumkan pada 16 September 2026 berdasarkan rekam jejak riset dan publikasi internasional yang dicapainya.
UNS — Dosen Program Studi (Prodi) Teknik Mesin Fakultas Teknik (FT) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Dr. Eng. Ir. Aditya Rio Prabowo, S.T., M.T., M.Eng. meraih Anugerah Karya Riset Pembangunan (AKRP) Jawa Tengah 2026 dari Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Jawa Tengah. Dalam ajang tersebut, Dr. Aditya menerima penghargaan pada sub kategori Paling Produktif dan Berdampak Pada Bidang Sains dan Teknologi.
Penerima anugerah tersebut ditetapkan melalui Surat Pengumuman Nomor S/400.14.4.3/325/2026 tentang 12 Penerima Penghargaan pada Anugerah Karya Riset Pembangunan Jawa Tengah Tahun 2026, tertanggal 16 September 2026, yang ditandatangani oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, S.E., M.M.
Dekan FT UNS, Prof. Dr. Ir. Wahyudi Sutopo, S.T., M.Si., IPU, menyampaikan selamat dan apresiasi kepada Dr. Eng. Ir. Aditya Rio Prabowo, S.T., M.T., M.Eng. atas diraihnya penghargaan tersebut.
“Prestasi ini membanggakan dan menunjukkan konsistensi produktivitas riset sekaligus kontribusi dosen UNS dalam pengembangan sains dan teknologi,” ujar Prof. Wahyudi, Kamis (24/9/2026).
Dr. Aditya tercatat telah menghasilkan 434 artikel terindeks Scopus dengan H-index 35. Dr. Aditya memiliki kepakaran riset antara lain pada ketahanan struktur kapal, sistem fotovoltaik termal, hidrodinamika kapal, turbin angin, dan kekuatan struktur kapal.
Prof. Wahyudi berharap capaian tersebut menjadi inspirasi untuk terus meningkatkan kualitas, dampak, dan kolaborasi riset. “Semoga prestasi ini terus mengharumkan nama UNS melalui karya riset yang unggul, inovatif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Dr. Aditya menyampaikan bahwa proses seleksi yang diikuti berlangsung melalui beberapa tahapan. Yaitu mulai dari wawancara, presentasi bidang keilmuan, hingga penyusunan policy brief sekitar lima halaman bagi peserta yang lolos ke tahap berikutnya.
Menurut Dr. Aditya, wawancara bukan secara khusus membahas satu karya atau judul penelitian, melainkan lebih sebagai proses klarifikasi dan pemetaan profil peserta. Ia diminta memperkenalkan diri, menjelaskan rekam jejak akademik di UNS, serta memaparkan bidang keilmuan dan riset yang ditekuni.
“Karena waktunya terbatas, saya tidak memaparkan satu karya secara spesifik. Yang disampaikan lebih merupakan gambaran keseluruhan karya dan rekam jejak keilmuan saya selama beberapa tahun,” jelas Dr. Aditya yang juga sebagai Kepala Laboratorium Komputasi dan Perancangan Prodi Teknik Mesin FT UNS.
Presentasi berlangsung sekitar 10 menit dan menampilkan sejumlah bidang keilmuan yang tercermin dalam karya serta aktivitas risetnya. Dr. Aditya menilai proses tersebut lebih melihat keseluruhan rekam jejak, bidang keilmuan, karya, dan pengalaman peserta, bukan terpaku pada satu judul tertentu.
Setelah tahapan wawancara dan presentasi, peserta yang lolos melanjutkan ke tahap penyusunan policy brief. Selanjutnya, proses seleksi ditutup dengan pengumuman melalui surat sesuai dengan mekanisme yang telah ditetapkan. HUMAS UNS
Pertanyaan Umum (FAQ)
Siapa dosen FT UNS yang meraih Anugerah Karya Riset Pembangunan Jawa Tengah 2026?
Penghargaan tersebut diraih oleh Dr. Eng. Ir. Aditya Rio Prabowo, S.T., M.T., M.Eng. dari Program Studi Teknik Mesin Fakultas Teknik UNS. Lihat di artikel
Apa kategori penghargaan yang dimenangkan oleh Dr. Aditya Rio Prabowo?
Dr. Aditya menerima penghargaan pada sub kategori Paling Produktif dan Berdampak Pada Bidang Sains dan Teknologi. Lihat di artikel
Instansi mana yang memberikan Anugerah Karya Riset Pembangunan Jawa Tengah 2026?
Penghargaan ini diberikan oleh Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Jawa Tengah. Lihat di artikel

















