Sebanyak 11.237 Mahasiswa Baru UNS Tahun Akademik 2026/2027 Mengikuti PKKMB

Sebanyak 11.237 Mahasiswa Baru UNS Tahun Akademik 2026/2027 Mengikuti PKKMB
Dengarkan artikel

Universitas Sebelas Maret (UNS) menyambut 11.237 mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027 melalui PKKMB yang dimulai pada 11 Agustus 2026. Kegiatan ini bertujuan membangun karakter, kompetensi, dan jejaring mahasiswa dalam menghadapi tantangan global.

UNS — Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta resmi melantik sebanyak 11.237 Mahasiswa baru Program Sarjana, Sarjana Terapan, dan Diploma Tahun Akademik 2026/2027. Usai dilantik, mahasiswa baru tersebut mengikuti kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB). Pembukaan PKKMB dilaksanakan di Auditorium G.P.H. Haryo Mataram UNS dan di Fakultas masing-masing pada Selasa (11/8/2026).

Dalam sambutannya, Rektor UNS, Prof. Dr. Hartono, dr., M.Si. menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh mahasiswa baru yang mengikuti rangkaian PKKMB di fakultas masing-masing. Ia mengajak mahasiswa menjadikan masa awal perkuliahan sebagai momentum untuk membangun karakter, kompetensi, jejaring, sekaligus menemukan potensi diri.

Sebanyak 11.237 mahasiswa baru tersebut merupakan bagian dari 164.292 pendaftar yang mengikuti proses seleksi masuk UNS. Tingginya jumlah peminat tersebut menunjukkan besarnya kepercayaan masyarakat terhadap UNS. Pada Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026, UNS tercatat sebagai perguruan tinggi negeri dengan jumlah peminat terbanyak kedua di Indonesia.

“Selamat datang kepada 11.237 mahasiswa baru UNS Tahun Akademik 2026/2027. Hari ini kalian semua menjadi bagian dari perjalanan panjang UNS,” ujar Prof. Hartono.

PKKMB UNS 2026 turut dihadiri Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Republik Indonesia (RI), Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily, M.Si., beserta jajaran Lemhannas RI. Kehadiran Gubernur Lemhannas RI menjadi bagian dari rangkaian pembekalan bagi mahasiswa baru dalam menghadapi dinamika kehidupan akademik sekaligus berbagai tantangan masa depan.

Prof. Hartono menegaskan bahwa mahasiswa baru UNS memasuki perguruan tinggi pada era yang mengalami perubahan sangat cepat. Perkembangan kecerdasan artifisial, transformasi teknologi, kemunculan profesi-profesi baru, perubahan iklim, ketidakpastian ekonomi, konflik geopolitik, perubahan demografi, kesenjangan sosial, hingga berbagai krisis multidimensi menjadi tantangan yang harus dihadapi generasi muda.

Menurutnya, berbagai perubahan tersebut menuntut perguruan tinggi untuk tidak hanya berperan sebagai tempat penyelenggaraan pendidikan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam membangun daya saing bangsa.

“Universitas menjadi tempat lahirnya pengetahuan, teknologi, inovasi, talenta, gagasan, bahkan solusi atas persoalan-persoalan masyarakat,” jelasnya.

Lima Karakter Mahasiswa Baru UNS

PKKMB UNS Tahun 2026 mengangkat tema “Bersama UNS Membentuk Generasi Aktif, Inklusif, Humanis, Adaptif, dan Berdaya Saing Global.” Tema tersebut menjadi pijakan bagi mahasiswa baru dalam menjalani kehidupan akademik dan kemahasiswaan di UNS.

Prof. Hartono mengajak mahasiswa menjadi pribadi yang aktif, baik dalam belajar, berdiskusi, berorganisasi, berkolaborasi, maupun mencari pengalaman. Mahasiswa juga didorong memanfaatkan berbagai kegiatan kampus dan Expo Organisasi Kemahasiswaan untuk menemukan minat serta mengembangkan potensi.

Mahasiswa juga diharapkan menjadi generasi yang inklusif dengan menghargai perbedaan latar belakang, budaya, daerah, cara berpikir, dan keyakinan. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan kecerdasan artifisial, karakter humanis juga perlu terus dijaga.

“Jadilah cerdas sekaligus peduli, kritis sekaligus santun,” pesannya.

Karakter adaptif juga dinilai penting agar mahasiswa mampu menghadapi dunia yang terus berubah. Mahasiswa didorong untuk terus belajar, berani mencoba, dan tidak takut mengalami kegagalan.

Sementara itu, kemampuan berdaya saing global perlu dibangun melalui kompetensi yang kuat, wawasan yang luas, kemampuan berkolaborasi lintas budaya, serta tetap memiliki akar kebangsaan dan kemanusiaan yang kokoh.

Lima Dekade UNS Mengabdi untuk Negeri

Tahun 2026 menjadi momentum istimewa bagi UNS karena memasuki 50 tahun perjalanan pengabdian. Selama lima dekade, UNS telah tumbuh bersama masyarakat dan bangsa Indonesia serta melahirkan lebih dari 271.300 alumni yang mengabdi di berbagai bidang, baik di dalam maupun luar negeri.

Prof. Hartono mengingatkan mahasiswa baru bahwa keberhasilan di masa depan tidak semata-mata diukur dari tingginya jabatan maupun besarnya penghasilan, tetapi juga dari kontribusi yang diberikan kepada masyarakat.

“Yang paling penting bukan hanya seberapa tinggi posisi yang kalian capai atau seberapa besar penghasilan yang kalian peroleh, tetapi apa yang sudah kalian lakukan untuk orang lain dan apa yang sudah kalian berikan untuk masyarakat,” tuturnya.

Semangat tersebut sejalan dengan semboyan UNS, Mangesti Luhur Ambangun Nagari, yang menegaskan bahwa ilmu pengetahuan pada akhirnya harus kembali memberikan kemaslahatan bagi masyarakat dan berkontribusi terhadap kemajuan bangsa.

Di hadapan mahasiswa baru, Prof. Hartono juga menegaskan komitmen UNS untuk menjadi kampus yang aman, inklusif, serta bebas dari kekerasan, perundungan, diskriminasi, dan berbagai tindakan yang merendahkan martabat manusia.

“Jangan takut menjadi diri Anda sendiri. Temukan minat kalian, temukan kekuatan kalian, temukan lingkungan yang membuat kalian bertumbuh, dan temukan jalan kalian sendiri,” pesannya.

Ia menambahkan bahwa setiap mahasiswa memiliki ruang untuk berkembang di UNS. Mahasiswa tidak harus menempuh jalan yang sama dengan orang lain karena setiap individu memiliki minat, potensi, dan perjalanan masing-masing.

Mengakhiri sambutannya, Prof. Hartono mengingatkan bahwa setiap mahasiswa datang ke UNS dengan harapan dan tujuan yang berbeda. Sebagian ingin berprestasi, membanggakan orang tua, menjadi entrepreneur, peneliti, profesional, atau melanjutkan studi ke luar negeri. Sebagian lainnya mungkin masih mencari jawaban mengenai masa depan.

Menurutnya, proses menemukan arah tersebut merupakan bagian dari perjalanan mahasiswa di perguruan tinggi.

“Dan itu tidak apa-apa. UNS adalah tempat bagi mahasiawa untuk belajar, bertumbuh, menemukan potensi, dan mempersiapkan diri untuk memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan dunia,” pungkasnya.

Rangkaian PKKMB UNS Tahun 2026 dilaksanakan dalam beberapa tahapan yang dirancang untuk memberikan pengalaman pengenalan kampus secara menyeluruh kepada mahasiswa baru. Kegiatan diawali pada hari pertama, Selasa (11/8/2026), dengan pelaksanaan PKKMB tingkat universitas. Selanjutnya, hari kedua, Rabu (12/8/2026), mahasiswa baru mengikuti PKKMB tingkat fakultas. Pada hari ketiga, Kamis (13/8/2026), rangkaian dilanjutkan dengan PKKMB tingkat program studi sekaligus Expo Fakultas. Memasuki hari keempat dan kelima, Jumat dan Sabtu (14–15/8/2026), mahasiswa baru mengikuti Expo Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) Universitas sebagai wadah untuk mengenal berbagai organisasi dan komunitas kemahasiswaan di lingkungan UNS. Sementara itu, rangkaian PKKMB UNS 2026 akan ditutup dengan Semar Night Festival pada Sabtu (22/8/2026) sebagai momentum kebersamaan dan penutup rangkaian penyambutan mahasiswa baru.HUMAS UNS

Pertanyaan Umum (FAQ)

Berapa jumlah mahasiswa baru UNS Tahun Akademik 2026/2027 yang mengikuti PKKMB?

Sebanyak 11.237 mahasiswa baru Program Sarjana, Sarjana Terapan, dan Diploma Tahun Akademik 2026/2027 mengikuti PKKMB UNS.

Kapan PKKMB UNS Tahun Akademik 2026/2027 dilaksanakan?

PKKMB UNS Tahun Akademik 2026/2027 dilaksanakan dalam beberapa tahapan mulai dari Selasa (11/8/2026) hingga Sabtu (22/8/2026). Lihat di artikel

Apa saja tema yang diangkat dalam PKKMB UNS 2026?

PKKMB UNS Tahun 2026 mengangkat tema “Bersama UNS Membentuk Generasi Aktif, Inklusif, Humanis, Adaptif, dan Berdaya Saing Global.” Lihat di artikel

Siapa yang hadir dalam pembukaan PKKMB UNS 2026?

Pembukaan PKKMB UNS 2026 turut dihadiri Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Republik Indonesia (RI), Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily, M.Si. Lihat di artikel