AIESEC in UNS Gelar Proyek Sosial Bersama Anak-Anak Panti Asuhan

UNS – Proyek sosial berupa kegiatan mendaur ulang sampah plastik dilakukan oleh mahasiswa-mahasiswi Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta yang tergabung dalam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) AIESEC in UNS, Minggu (8/12/201). Dalam aksinya tersebut, AIESEC in UNS turut menggandeng salah satu komunitas peduli lingkungan yang ada di Kota Solo, yaitu Komunitas Kresek Solo.

Acara yang digelar di Panti Asuhan Kurnia Putri Sukoharjo tersebut mengajak anak-anak panti asuhan untuk berkreasi dengan memanfaatkan sampah plastik dengan cara mendaur ulangnya menjadi aneka bentuk yang menarik.

“AIESEC in UNS mengadakan proyek sosial yang bertemakan Green Creation Day 2019 (GCD 2019) bersama anak-anak Panti Asuhan Kurnia Putri. Poin dari kegiatan ini diharapkan anak-anak Panti Asuhan Kurnia Putri dapat menghasilkan produk-produk sustainable lainnya yang memiliki nilai ekonomi untuk kedepannya,” ujar Organizing Comitte President GCD 2019, Anastasia Kintan.

Acara diawali dengan sambutan dari Local Committe Vice President External Relation AIESEC in UNS, Tara Azzizah, Organizing Comitte President GCD 2019 Anastasia Kintan, Rois dari Komunitas Kresek Solo dan perwakilan Panti Asuhan Kurnia Putri, Bruder Ivo.

Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan sesi edukasi tentang pentingnya kesadaran masyarakat terhadap kegiatan mendaur ulang sampah plastik dengan memberikan materi seputar praktek pembuatan bungkus minuman atau sachet plastik menjadi brons secara langsung.

Rekan-rekan dari Komunitas Kresek Solo juga ikut membantu jalannya acara dengan memberikan materi seputar edukasi mendaur ulang sampah plastik menjadi barang yang mempunyai nilai mutu ekonomis. Selain untuk membantu mengurangi jumlah sampah plastik, anak-anak Panti Asuhan Kurnia Putri juga diharapkan dapat meraup keuntungan melalui produk kreasi dari sampah plastik tersebut.

Saat ditanya mengenai proyek sosial yang digarapnya dalam AIESEC in UNS, Anastasia Kintan, mengatakan bahwa dengan terselenggaranya GCD 2019 ini diharapkan dapat melatih kemampuan anak-anak di Panti Asuhan Kurnia Putri untuk berani mengekspresikan kreativitas mereka melalui kegiatan mendaur ulang sampah plastik.

“Edukasi yang dibahas disini lebih difokuskan kepada anak-anak Panti Asuhan Kurnia Putri yang berharap dapat menjadi salah satu skills mereka dimasa depan. Selain itu, AIESEC in UNS juga ingin memberikan dukungan terhadap salah satu tujuan pembangunan berkelanjutan yang dibentuk PBB pada tahun 2015, yaitu Life on Land dan Quality Education,” tambahnya. Humas UNS/ Yefta