Guru Besar Tanam Pohon Langka

UNS –Salah satu kegiatan dalam rangka Dies Natalis Universitas Sebelas Maret (UNS)  Surakarta ke-43 adalah Penanaman Pohon oleh Guru Besar Baru pada hari Jumat (8/3/2019). Delapan Guru Besar menanam 6 jenis pohon yang dikategorikan sebagai pohon langka. Javanologi UNS dipilih sebagai lokasi penanaman.

“Tanaman-tanaman yang di sana itu tanaman-tanaman langka dan sudah hampir punah. Jadi kampus ini besok dapat dijadikan sebagai sumber pelestarian tanaman-tanaman langka,”  ujar Ketua Senat UNS, Prof Suntoro seusai pembukaan Semarfest.

Suntoro menuturkan bahwa sudah ada 190 Guru Besar UNS yang melakukan penanaman pohon di area kampus setiap tahunnya. Untuk lokasi penanaman menyesuaikan perencanaan kampus. “Untuk jenisnya diupayakan berbeda-beda,” imbuh Suntoro.

Di kampus UNS, didominasi satu tanaman tertentu yang bertujuan awal untuk penghijauan kampus. Tetapi, saat ini tanaman-tanaman tersebut mulai diganti dengan tanaman atau pohon yang langka. Sehingga UNS ini nanti menjadi kebun tanaman-tanaman langka yang dapat dijadikan sebagai tempat studi biologi, pertanian dan kehutanan.

Adapun tanaman atau pohon langka yang ditanam dalam kegiatan ini adalah Duwet Putih yang ditanam oleh Prof Supriyardi dan Prof Sunarto, Daun Salam oleh Prof Sri Hartati dan Prof Endang Sutisna Sulaiman, Keben oleh Prof Wismu Untoro, Kurmo oleh Prof Hazan Fauzi, Sawo Manilo oleh Prof Venty Suryanti dan Sawo Kecik oleh Prof. Sri Sulistyowati. Humas UNS/ Kaffa