Berita TerkiniCovid-19

Karya Dosen dan Mahasiswa FSRD UNS Tampil dalam Ekshibisi Asedas Virtual Internasional 2020

By 28 June 2020 No Comments

UNS — Karya dua dosen dan satu mahasiswa Program Studi (Prodi) Seni Rupa Murni Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, tampil dalam ekshibisi ASEAN Digital Art Society (Asedas) Virtual Internasional 2020. Pameran ini diresmikan oleh Kepala Galeri Nasional Indonesia, Pustanto
dan dibuka pada 6 Juni 2020 melalui kanal Youtube, Instagram Asedas atau website resmi Asedas.

Pada kesempatan tersebut karya dua dosen Prodi Seni Rupa Murni FSRD UNS yaitu Sigit Purnomo Adi dan Dona Prawita Arissuta serta mahasiswa Prodi Seni Rupa Murni bernama Susdiyantoro berhasil lolos seleksi untuk dipamerkan. Asedas 2020 International Virtual Digital Art Exhibition merupakan ajang pameran virtual pertama yang diadakan dan mengangkat tema Covid-19.

Dalam pelaksanaannya, penyelenggara mengajak tidak saja kemitraan dari Indonesia dan Malaysia tetapi beberapa universitas dari berbagi negara dan media dari Meksiko. Terdapat 524 karya dari 34 negara berpartisipasi dalam kegiatan ini. Ke-34 negara tersebut diantaranya Iran, Israel, Spanyol, Switzerland, Thailand, Singapura, Jepang, Korea Selatan, Argentina, Azerbaijan, China, Meksiko, Netherlands, Palestina, Polandia, Rusia, Turki dan masih banyak lagi. Sedangkan tiga kurator yang terlibat adalah Nuning Damayanti dari Indonesia, Tarmizi dari Malaysia dan Ms. Sabina Obeholzer dan Swedia.

“Karya yang telah masuk akan melalui proses penjurian yang dilakukan berlapis dan lintas negara. Juri panel yang berpartisipasi dalam kegiatan ini berasal dari Malaysia, Indonesia, Meksiko, China dan Jepang,” terang Sigit, Minggu (28/6/2020).

Dalam ekshibisi Asedas Virtual Internasional 2020 tersebut, karya Sigit Purnomo Adi berjudul We Can Fight Corona 19. Kemudian karya Dona Prawita Arissuta yang berjudul Stay At Home. Sedangkan karya mahasiswa Prodi Seni Rupa Murni, Susdiyantoro berjudul Soup Voca. Ketiga karya tersebut terpilih dari 524 karya digital art yang diterima dari 34 negara. Humas UNS/Dwi

Leave a Reply