UNS – Komunitas Muslimah Nurul Huda (KMNH) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta kembali menggelar kajian rutin pada Jum’at (2/2/2018) bertempat di Ruang Seminar Masjid Nurul Huda UNS. Kali ini KMNH mengangkat tema Islam Bicara Depresi: Pencegahan dan Solusinya dengan mendatangkan Ustadzah Budhy Lestari seorang psikolog dan kepala sekolah KB Pelangi Kartasura.

Suasana Kajian Rutin dengan tema Islam Bicara Depresi: Pencegahan dan Solusinya oleh Ustadzah Budhy Lestari di Ruang Seminar Masjid Nurul Huda UNS Jum’at (2/2/2018)

Dalam paparan materinya Ustadzah Budhy Lestari menjelaskan bagaimana islam berbicara tentang pencegahan dan pengobatan depresi yang telah terangkum di dalam dunia medis dan psikologi.

Pemateri mengartikan depresi sebagai gangguan mood atau suasana hati yang dapat mempengaruhi pola pikir, perasaan, dan aktivitas sehari-hari. Seseorang dapat mengalami depresi ketika dia merasa sedih, putus asa, tidak berharga, dan kondisi-kondisi yang memberatkan hati lainnya.

Untuk mengatasi depresi, Ustadzah Budhy Lestari memberikan beberapa solusi yaitu Psikoterapi Psikiatrik atau terapi menggunakan metode memulihkan kepercayaan diri dengan cara katarsis, cerita, dan konseling, psikoterapi keagamaan, psikofarmaka untuk mengatasi gangguan afektif, terapi somatik atau terapi untuk mengatasi gangguan fisik, dan terapi relaksasi atau hipnosis.

Selain itu, Ustadzah Budhy Lestari juga berbagi cara pencegahan depresi. Pencegahan ini sangat berkaitan dengan aktivitas sehari-hari seperti makan makanan yang bervariasi dengan gizi yang seimbang, tidur secara teratur, olahraga, menghindari rokok dan zat berbahaya lainnya, menjaga berat badan, curhat, piknik, menghindari ambisi duniawi yang berlebihan, menjaga keharmonisan rumah tangga, dan menjaga keimanan.

Ketua KMNH, Wulan menjelaskan kajian rutin dengan tema semacam ini sangat penting bagi masyarakat, khususnya bagi mahasiswa. Kajian yang diadakan setiap hari Jum’at ini memang biasa mengangkat tema-tema keseharian dengan pendekatan ilmiah menurut pandangan Islam. Pematerinya didatangkan sesuai dengan kompetensi di bidangnya. Kajian rutin ini mendapat apresiasi tinggi dari civitas akademika UNS baik dosen, karyawan, dan mahasiswa. Humas.uns-red/Imr/Isn