Tim Hibah Jarpak UNS Dampingi PKK Desa Tuban Kembangkan Inovasi Olahan Jamur Merang

Tim Hibah Jarpak UNS Dampingi PKK Desa Tuban Kembangkan Inovasi Olahan Jamur Merang

Tim Hibah Jarpak UNS dampingi PKK Desa Tuban mengembangkan inovasi olahan jamur merang menjadi produk bernilai ekonomi. Kegiatan di Karanganyar ini bertujuan meningkatkan keterampilan masyarakat dan membuka peluang usaha berbasis hasil pertanian lokal, menghasilkan produk seperti gyoza dan nugget vegetarian.

UNS — Tim Hibah Pembelajaran Berdampak (Jarpak) Desa Tuban 2026 Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta mendorong pemanfaatan potensi lokal melalui pengolahan jamur merang menjadi produk bernilai ekonomi. Kegiatan ini dilaksanakan bersama dengan Kelompok Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Tuban, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar. Program ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan keterampilan masyarakat sekaligus membuka peluang usaha berbasis hasil pertanian lokal.

Kegiatan diawali dengan sosialisasi yang bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai potensi pengembangan jamur merang sebagai komoditas yang memiliki nilai tambah ekonomi. Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh wawasan mengenai peluang pengolahan hasil pertanian menjadi produk yang lebih berdaya saing dan memiliki nilai jual lebih tinggi.

Sebagai bentuk implementasi program, tim Hibah Jarpak menyelenggarakan sosialisasi dan praktik pengolahan jamur merang yang melibatkan anggota PKK Desa Tuban secara langsung. Dalam kegiatan tersebut, peserta tidak hanya mendapatkan materi, tetapi juga berkesempatan mempraktikkan proses pengolahan jamur merang menjadi berbagai produk pangan olahan. Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan aktif selama proses praktik maupun sesi diskusi bersama narasumber.

Jamur merang kemudian diolah menjadi berbagai produk inovatif, seperti gyoza dan nugget vegetarian. Melalui kegiatan ini, masyarakat diperkenalkan pada alternatif pemanfaatan hasil pertanian yang tidak hanya berfokus pada penjualan produk segar, tetapi juga pada penciptaan produk olahan yang memiliki nilai tambah lebih tinggi. Pengolahan tersebut diharapkan dapat menjadi peluang usaha rumah tangga yang mampu meningkatkan pendapatan masyarakat.

Ketua Tim Hibah Jarpak Desa Tuban 2026, Zidan Ilham, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan upaya untuk mendorong masyarakat mengembangkan produk olahan yang memiliki nilai tambah. “Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat semakin percaya diri dalam mengolah hasil pertanian menjadi produk yang lebih inovatif serta memiliki peluang untuk dikembangkan sebagai usaha yang berkelanjutan,” ujar Zidan kepada uns.ac.id, Kamis (25/6/2026).

Ketua PKK Desa Tuban, Fatkhiyati Handayani menyampaikan, melalui kegiatan ini, anggota PKK mendapatkan wawasan baru mengenai pengolahan jamur merang yang berpotensi dikembangkan sebagai produk bernilai ekonomi.

Selain pelatihan pengolahan produk, tim Hibah Jarpak juga menyelenggarakan sosialisasi mengenai legalitas usaha dan strategi pemasaran. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya legalitas produk, pengemasan yang menarik, serta strategi pemasaran yang dapat mendukung pengembangan usaha secara berkelanjutan. Dengan adanya pembekalan tersebut, masyarakat diharapkan memiliki kesiapan yang lebih baik dalam mengembangkan usaha berbasis produk olahan.

Melalui rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan, Program Hibah Jarpak Desa Tuban 2026 diharapkan dapat mendorong tumbuhnya kreativitas masyarakat dalam mengolah potensi lokal menjadi produk yang bernilai ekonomi. Kolaborasi antara Mahasiswa dan masyarakat ini menjadi langkah nyata dalam mendukung pemberdayaan masyarakat sekaligus penguatan ekonomi desa yang berkelanjutan.

HUMAS UNS

Pertanyaan Umum (FAQ)

Apa tujuan utama kegiatan Hibah Jarpak UNS di Desa Tuban?

Kegiatan ini bertujuan mendorong pemanfaatan potensi lokal melalui pengolahan jamur merang menjadi produk bernilai ekonomi, serta meningkatkan keterampilan masyarakat. Lihat di artikel

Produk olahan jamur merang apa saja yang dikembangkan?

Jamur merang diolah menjadi berbagai produk inovatif seperti gyoza dan nugget vegetarian. Lihat di artikel

Siapa saja yang terlibat dalam pelatihan pengolahan jamur merang ini?

Pelatihan ini melibatkan anggota Kelompok Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Tuban secara langsung. Lihat di artikel

Selain pelatihan pengolahan, apa lagi yang disosialisasikan tim Hibah Jarpak?

Tim Hibah Jarpak juga menyelenggarakan sosialisasi mengenai legalitas usaha dan strategi pemasaran. Lihat di artikel

Kapan kegiatan ini dilaksanakan?

Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 25 Juni 2026. Lihat di artikel