RG Penciptaan Seni FSRD UNS Hadirkan Workshop Lukis, Grafis, dan Keramik di Candi Sewu Yogyakarta

RG Penciptaan Seni FSRD UNS Hadirkan Workshop Lukis, Grafis, dan Keramik di Candi Sewu Yogyakarta

UNS – Riset Group (RG) Penciptaan Seni Program Studi (Prodi) Seni Rupa Murni, Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD), Universitas Sebelas Maret (UNS) menghadirkan workshop seni lukis, grafis, dan keramik adaptasi dari relief Candi Sewu. Tim mengadakan agenda tersebut di Candi Sewu, Yogyakarta, Sabtu (13/7/2024) hingga Minggu (14/7/2024).

Pemberdayaan masyarakat melalui seni rupa merupakan hal yang penting untuk dilakukan pada saat ini, mengingat krisis budaya, krisis identitas dan karakter kemasyarakatan yang terjadi dimana-mana dan membutuhkan perhatian yang serius dari berbagai pihak. Salah satu upaya untuk mengenalkan seni adalah dengan memikirkan bagaimana para seniman akademisi mampu memberikan kontribusi bagi tumbuhnya apresiasi masyarakat terhadap kebudayaan lokal.

“Seperti Candi Sewu misalnya. Pemberdayaan masyarakat melalui seni rupa dilakukan agar keberadaan Candi Sewu tidak hanya dipahami sebagai destinasi wisata, artefak bangunan masa lalu, dan pelestarian cagar budaya tetapi merupakan bagian yang integral dari keberadaan masyarakat sekitar Candi,” jelas Dr. Sn. Dona Prawita Arissuta, S.Sn., M.Hum., selaku ketua tim.

RG Penciptaan Seni FSRD UNS bertujuan untuk memfasilitasi kolaborasi pemberdayaan seni rupa. Dengan mencoba mempertemukan seniman akademisi dengan masyarakat untuk mengupayakan transfer pengetahuan mengenai seni dan membuka peluang-peluang baru dalam penciptaan karya-karya seni rupa yang berdampak lebih luas dan massal berbasis pada penggalian kebudayaan lokal yang terdapat pada kompleks Candi Sewu.

Dr. Sn. Dona juga menyampaikan “Penting adanya kolaborasi antara institusi pendidikan, pemerintah, dan stakeholder dari berbagai kalangan untuk mendukung kemajuan Candi Sewu. Nantinya tim akan terus membantu untuk memperkenalkan peninggalan bersejarah ini”.

Tim mengajak anak-anak dan remaja di daerah Pulir Rejo, Bokoharjo, Kec. Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta untuk mengikuti workshop lukis, grafis, dan keramik guna mengenalkan seni dengan kearifan lokal. Sebanyak 50 peserta hadir dan antusias mengikuti agenda tersebut. Turut hadir menjadi narasumber dalam aktivitas tersebut, Dr. Sigit Purnomo Adhi, S.Sn,M.Sn dan Dyah Yuni Kurniawati, S.Sn., M.Sn yang membawakan materi mengenai teknik cukil, Prof. Dr. Agus Purwanto, M.Sn. mengenalkan seni lukis, serta Dr. Sn. Dona Prawita Arissuta, S.Sn., M.Hum mengenalkan seni keramik.

Workshop atau pelatihan ini dilakukan dengan pengadaptasian relief Candi Sewu untuk diaplikasikan ke dalam karya lukis, keramik, grafis dan patung. Selain agar mengenalkan relief yang ada di candi, langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran untuk menjaga dan memperkuat kapasitas pemuda-pemuda terlibat dalam apresiasi, konservasi dan perlindungan warisan cagar budaya, secara aktif dan produktif.

“Harapannya, dengan adanya workshop ini yang bertema relief Candi Sewu dapat memberikan pembelajaran bagi anak anak dan remaja di sekitar candi agar mengenal cagar budaya di daerahnya, yaitu candi sewu. Ini adalah salah satu langkah pelestarian budaya,” terang Dyah.

Berkarya bersama dan berdialog maupun bertukar pikiran atau ide antara instruktur atau pemateri workshop, komunitas dan warga setempat diharapkan dapat memunculkan inovasi-inovasi di dalam pengkaryaan sehingga menghasilkan karya-karya yang mempunyai kebaruan, kreatif serta inovatif. Humas UNS

Reporter: Annisa Fakhira