UNS — Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menggelar Sidang Terbuka Senat Akademik dalam rangka Dies Natalis ke-50 UNS pada Rabu (11/3/2026) bertempat di Auditorium G.P.H. Haryomataram. Dalam kesempatan tersebut, Rektor UNS menyampaikan berbagai capaian kinerja universitas selama satu tahun terakhir sebagai bentuk pertanggungjawaban akademik sekaligus refleksi perjalanan institusi menuju perguruan tinggi yang unggul dan berdampak.
Rektor UNS, Prof. Dr. Hartono, dr., M.Si. menyampaikan bahwa selama satu tahun terakhir UNS terus memperkuat peran sebagai perguruan tinggi yang berkontribusi bagi pembangunan bangsa melalui penguatan tridarma perguruan tinggi, inovasi riset, serta kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.
Dalam tata kelola institusi, Hasil Evaluasi Akuntabilitas Kinerja (SAKIP) diperoleh predikat Sangat Memuaskan (AA) dalam dua tahun terakhir, yaitu tahun 2024 dan 2025, setelah di tahun-tahun sebelumnya mencapai predikat memuaskan (A). Pada tahun 2025, UNS memperoleh skor 92,5, nilai SAKIP tertinggi yang pernah dicapai oleh UNS.
Selain itu, dalam Anugerah Diktisaintek 2025, UNS memperoleh penghargaan sebagai PTN Akademik Terbaik dalam Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan yang merefleksikan keseriusan kita dalam menciptakan kampus yang sehat, ramah, dan antikekerasan. Di tahun 2025, UNS juga mendapatkan penghargaan sebagai Badan Publik Informatif dalam anugerah Keterbukaan Informasi Publik Tahun dari Komisi Informasi Pusat Republik Indonesia.
Dalam kaitannya dengan kampus inklusif, berbagai upaya UNS dalam mewujudkan inklusivitas di kampus telah memperoleh berbagai apresiasi. UNS menjadi Perguruan Tinggi Pelaksana Pembentukan dan Penguatan Unit Layanan Disabilitas Terbaik dalam Anugerah Diktisaintek pada tahun 2024 dan 2025. UNS juga memperoleh penghargaan dari Komisi Nasional Disabilitas Republik Indonesia sebagai apresiasi atas komitmen UNS dalam mendorong kampus inklusif dan ramah disabilitas di Indonesia. Di samping itu, pada tahun 2026, UNS dan Komisi Nasional Disabilitas secara resmi bekerja sama dan meluncurkan UNS-KND Inclusion Metrics yang merupakan metrik untuk mengukur inklusivitas perguruan tinggi, dan saat ini sedang dilakukan asesmen di berbagai perguruan tinggi di Indonesia dengan menggunakan instrumen tersebut.
Sebagai kampus yang telah mendeklarasikan diri sebagai kampus berwawasan lingkungan dan berkelanjutan, UNS terus mengalami kemajuan dan menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam berbagai indikator yang mengukur komitmen perguruan tinggi dalam pelestarian lingkungan dan keberlanjutan. Sebagai contoh, dalam UI GreenMetric tahun 2025, UNS berada pada peringkat ke-39 dunia dan ke 6 di Indonesia, meningkat dari sebelumnya di peringkat ke-43 dunia. Demikian pula dalam Times Higher Education (THE) Impact Rankings yang menilai komitmen dan kontribusi perguruan tinggi dalam pencapaian Sustainable Development Goals, UNS berada di peringkat 301–400 dunia, naik secara signifikan dari peringkat 601–800 dunia pada tahun sebelumnya. Oleh Kementerian Diktisaintek, UNS ditargetkan untuk masuk ke dalam top 100 dunia dalam THE Impact Rankings pada tahun 2030.
Sebagai kampus pengembangan budaya lokal dan nasional, UNS berkomitmen kuat dalam upaya pelestarian budaya. UNS memiliki pusat unggulan iptek Javanologi di bawah Badan Pengembangan Budaya yang secara aktif melakukan berbagai program, kegiatan, dan afirmasi terkait pelestarian dan pemajuan budaya Jawa. Secara kontinu, UNS juga memberikan anugerah Jawametrik dan Javanese Cultural Awards kepada institusi dan tokoh di dalam dan luar negeri yang berkontribusi signifikan dalam pemajuan budaya Jawa. Selain itu, pada tahun 2025, UNS membentuk Badan Pengembangan Budaya yang bertujuan untuk mengoordinasi program pelestarian budaya di UNS.
“Patut kita syukuri, peringkat UNS di berbagai lembaga pemeringkatan global mengalami peningkatan yang signifikan pada tahun 2025-2026. Sebagai contoh, dalam pemeringkatan QS Asia Rankings 2026 yang diumumkan pada November 2025 lalu, UNS kembali naik peringkat secara signifikan dari peringkat 221 Asia ke peringkat 168 Asia, peringkat tertinggi yang pernah kita capai dan mengantarkan UNS menjadi satu-satunya perguruan tinggi dari Indonesia yang memperoleh penghargaan Performance Improvement dari QS pada acara QS Higher Ed Summit: Asia Pacific di Korea Selatan pada November 2025 lalu,” terang Prof. Hartono.
Contoh lain, dalam pemeringkatan Times Higher Education (THE) World University Rankings (WUR) 2026 yang dirilis pada tahun 2025, UNS berada pada peringkat kedua perguruan tinggi di Indonesia di posisi 1001-1200 dunia, setelah Universitas Indonesia yang berada pada peringkat 801-1000. Demikian juga dalam pemeringkatan pada disiplin ilmu, UNS menunjukkan progresivitas yang signifikan. Dalam THE WUR by Subject 2026 yang diumumkan pada awal tahun ini, UNS berhasil meraih peringkat pada 10 dari 11 bidang ilmu yang diperingkatkan. Pada beberapa bidang ilmu, UNS bahkan menempati peringkat pertama di tingkat nasional, yaitu Hukum, Seni dan Humaniora, serta Sains Fisika.
Selain itu, pencapaian prestasi UNS di tingkat nasional juga mengalami kemajuan yang signifikan. Dalam acara tahunan Anugerah Diktisaintek 2025 yang digelar pada Desember 2025 oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, UNS berhasil memperoleh penghargaan pada 10 kategori, meningkat dari 8 penghargaan pada tahun sebelumnya.




UNS berada pada peringkat ke-4 perguruan tinggi terbanyak yang memperoleh penghargaan dalam Anugerah Diktisaintek 2025. Di samping itu, berbagai institusi juga memberikan apresiasi atas kinerja UNS pada tahun 2025, di antaranya PT. Pertamina (Persero), Badan Amil Zakat Nasional, Komisi Nasional Disabilitas, Biro Pusat Statistik, dan lain-lain.
Pada tahun 2025, jumlah publikasi UNS di jurnal dan prosiding internasional terindeks Scopus mencapai angka tertinggi sepanjang sejarah, yaitu sebanyak 2.417.
Dalam bidang Pengabdian kepada Masyarakat, pada tahun 2025, UNS melaksanakan 386 program pengabdian kepada masyarakat, baik dengan pendanaan dari internal maupun dari eksternal, dengan fokus pada implementasi teknologi tepat guna untuk memecahkan permasalahan di masyarakat serta pemanfaatan potensi lokal untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi masyarakat.
Pada saat tanggap bencana di Sumatra pada akhir tahun lalu, UNS juga berpartisipasi aktif di Aceh Utara, Lhokseumawe, Padang, dan Agam dalam bentuk revitalisasi layanan medis dasar, penyaluran alat penjernih air, penyediaan energi darurat, layanan pendampingan psikososial, dan lain- lain.
Pada tahun 2025, terdapat 1.541 prestasi di tingkat lokal, nasional dan internasional yang dihasilkan oleh Mahasiswa UNS, baik dalam program flagship dari kementerian, kejuaraan yang diselenggarakan instansi non-kementerian, program rekognisi, maupun sertifikasi kompetensi.
Mahasiswa-mahasiswa UNS menorehkan prestasi gemilang dan mengharumkan nama bangsa pada ajang ASEAN Para Games Thailand 2025 dengan meraih 11 medali, yang terdiri dari 4 medali emas, 6 medali perak, dan 1 medali perunggu. Prestasi di tingkat internasional juga dipersembahkan antara lain oleh paduan suara mahasiswa Voca Erudita UNS, Bengawan Formula Student, Marching Band, dan lain-lain.
Selain itu, di dalam Pekan Olahraga Mahasiswa Provinsi Jawa Tengah 2025, UNS menjadi juara umum dan kemudian pada Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional 2025, UNS menjadi perguruan tinggi penyumbang medali terbanyak ke-4 nasional.
Pada tahun 2025, telah ditandatangani 61 nota kesepahaman (MoU) baru dan 427 perjanjian kerja sama (MoA) antara UNS dengan instansi mitra baik dalam pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat, pengembangan sumber daya, dan kegiatan-kegiatan lain.
Pengembangan sarana dan prasarana juga menjadi program prioritas dalam rencana strategis DREAMTEAM, yaitu menambah, memodernisasi, dan meremajakan sarana dan prasarana pembelajaran dan riset. Di tahun 2025, UNS telah berhasil menyelesaikan pembangunan Gedung 7 Lantai Sekolah Vokasi. Selain itu, UNS memperoleh bantuan berupa pembangunan Gedung Islamic Economics and Business Center UNS dari Program Kemaslahatan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dan Hibah Gedung dari Bank Jateng. Untuk tahun 2026, UNS akan melakukan pembangunan gedung untuk Fakultas Peternakan dan beberapa penambahan serta penyelesaian pembangunan gedung di Fakultas Psikologi, Fakultas Kedokteran, Fakultas Ilmu Budaya, Fakultas Seni Rupa dan Desain, dan Fakultas Hukum sebagai komitmen UNS dalam menyediakan sarana pembelajaran dan riset yang berkualitas dan modern.
Pada tahun 2025, UNS juga secara resmi telah membentuk Dana Abadi Sebelas Maret yang diharapkan dapat berkontribusi dalam mendorong kemandirian UNS dalam menjalankan berbagai program unggulan dan memastikan keberlanjutan pendidikan yang berkualitas di UNS.
“Kami berharap momentum Dies Natalis ke-50 ini dapat menjadi penanda, titik di mana segenap komponen UNS berkomitmen untuk bersinergi mengakselerasi kinerja UNS untuk mencapai visi, misi dan rencana strategis yang telah dicanangkan. Apa yang telah kita capai dalam lima dasawarsa ini diharapkan menjadi fondasi yang kuat untuk mengakselerasi prestasi ke depan,” pungkas Prof. Hartono. HUMAS UNS
Pertanyaan Umum (FAQ)
Apa saja capaian kinerja Universitas Sebelas Maret (UNS) selama satu tahun terakhir yang disampaikan Rektor?
Rektor UNS menyampaikan capaian kinerja termasuk predikat SAKIP Sangat Memuaskan (AA), penghargaan Diktisaintek, peningkatan peringkat global di UI GreenMetric dan THE Impact Rankings, serta peningkatan jumlah publikasi Scopus. Lihat di artikel
Bagaimana peringkat UNS di lembaga pemeringkatan global mengalami peningkatan?
UNS naik signifikan di QS Asia Rankings 2026 menjadi peringkat 168 Asia, dan di THE Impact Rankings 2025 naik ke peringkat 301–400 dunia. Lihat di artikel
Penghargaan apa saja yang diraih UNS terkait kampus inklusif?
UNS meraih penghargaan sebagai Perguruan Tinggi Pelaksana Pembentukan dan Penguatan Unit Layanan Disabilitas Terbaik dalam Anugerah Diktisaintek dan apresiasi dari Komisi Nasional Disabilitas. Lihat di artikel
Berapa jumlah publikasi internasional UNS yang terindeks Scopus pada tahun 2025?
Pada tahun 2025, jumlah publikasi UNS di jurnal dan prosiding internasional terindeks Scopus mencapai angka tertinggi sepanjang sejarah, yaitu sebanyak 2.417. Lihat di artikel
Prestasi mahasiswa UNS apa saja yang disorot dalam pidato Rektor?
Mahasiswa UNS meraih 11 medali di ASEAN Para Games Thailand 2025, menjadi juara umum Pekan Olahraga Mahasiswa Provinsi Jawa Tengah 2025, dan menyumbang medali terbanyak ke-4 di POMNas 2025. Lihat di artikel

















