Rektor UNS Prof. Hartono menekankan kolaborasi strategis UNS dengan Pemprov Jateng dalam pembangunan inklusif dan berkelanjutan pada FGD ‘Outlook 1 Tahun Pemprov Jateng’ di UNS pada 3 Maret 2026. UNS berkomitmen menjadi mitra pembangunan berbasis data dan kajian ilmiah.
UNS — Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Prof. Dr. Hartono, dr. M.Si., menegaskan komitmen UNS untuk terus menjadi mitra strategis Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) dalam mendukung pembangunan daerah berbasis data dan kajian ilmiah. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) “Outlook 1 Tahun Pemerintah Provinsi Jawa Tengah” yang digelar di Ruang Sidang 4 Gedung dr. Prakosa UNS, Selasa (3/3/2026).
Dalam sambutannya, Prof. Hartono menyampaikan bahwa hubungan antara UNS dan Pemprov Jateng telah terjalin sejak tahun 2000 melalui berbagai kolaborasi. Yaitu mulai dari riset kebijakan, pengembangan sumber daya manusia, Pengabdian kepada Masyarakat, hingga perencanaan pembangunan daerah.
“Kami menyambut baik inisiasi Pemprov Jateng yang secara konsisten merangkul perguruan tinggi dalam mengoptimalkan program pembangunan daerah. Ini adalah praktik nyata collaborative government, di mana pemerintah, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat sipil duduk bersama merumuskan kebijakan berbasis data serta kajian ilmiah,” ujar Prof. Hartono.
Prof. Hartono menjelaskan bahwa semangat tersebut sejalan dengan Rencana Strategis UNS yang dikenal dengan semangat DREAM TEAM, khususnya nilai ACTIVE. Yakni komitmen UNS untuk membangun dan memperkuat kolaborasi dengan pemerintah pusat maupun daerah. UNS, tidak ingin menjadi menara gading, melainkan hadir sebagai mitra strategis pembangunan.
Dalam forum tersebut, turut dihadirkan sejumlah narasumber, antara lain Didik Nursetyohadi, M.Agb., Statistisi Ahli Madya Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Tengah; Dr. Zulkifli, S.Pt., M.M., CGAA., Ketua Tim Percepatan Pembangunan Daerah Provinsi Jawa Tengah; serta Prof. Irwan Trinugroho, S.E., M.Sc., Ph.D., Wakil Rektor UNS Bidang Perencanaan, Kerja Sama, Internasionalisasi, dan Informasi.
Berdasarkan data BPS, pertumbuhan ekonomi Jateng pada triwulan IV tahun 2025 tercatat sebesar 5,37 persen (year-on-year), lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional sebesar 5,11 persen. Capaian tersebut menempatkan Jateng sebagai provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi kedua di Pulau Jawa.


Selain itu, realisasi investasi Jateng pada tahun 2025 mencapai Rp88,50 triliun, terdiri atas Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp50,86 triliun dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp37,64 triliun. Total 105.078 proyek terealisasi dengan penyerapan tenaga kerja mencapai 418.138 orang.
“Ini adalah sinyal positif bahwa Jateng semakin dipercaya sebagai destinasi investasi yang kompetitif. Forum seperti Central Java Investment Business Forum (CJIBF) 2025 yang diselenggarakan November lalu juga menunjukkan keseriusan Pemprov dalam membangun ekosistem investasi yang terbuka, transparan, dan berkelanjutan,” terang Prof. Hartono.
Meski demikian, Prof. Hartono mengingatkan bahwa pertumbuhan dan investasi bukan satu-satunya indikator keberhasilan pembangunan. Tantangan ke depan adalah memastikan pertumbuhan yang inklusif, berkelanjutan, dan berbasis pengetahuan.
Perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam memberikan rekomendasi kebijakan berbasis evidence (nyata). UNS memiliki sumber daya akademik lintas disiplin. Ada sumber daya ekonomi, hukum, pertanian, teknik, kesehatan, hingga sosial humaniora yang siap mendukung kebijakan pemerintah daerah dengan pendekatan yang lebih terukur dan terintegrasi.
“Saya meyakini FGD hari ini menjadi forum yang tidak hanya untuk memotret pencapaian pembangunan, tapi juga mengidentifikasi tantangan, memanfaatkan peluang, serta merumuskan langkah antisipatif ke depan,” ujar Prof. Hartono.
Prof. Hartono juga mendorong Mahasiswa untuk menjadikan forum tersebut sebagai ruang belajar nyata. Menurutnya, kebijakan publik tidak lahir di ruang hampa, melainkan melalui diskusi dan analisis mendalam seperti yang berlangsung dalam FGD tersebut. HUMAS UNS
Pertanyaan Umum (FAQ)
Apa komitmen Rektor UNS dalam pembangunan daerah?
Rektor UNS menegaskan komitmen UNS untuk terus menjadi mitra strategis Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam mendukung pembangunan daerah berbasis data dan kajian ilmiah. Lihat di artikel
Bagaimana hubungan UNS dengan Pemprov Jateng?
Hubungan antara UNS dan Pemprov Jateng telah terjalin sejak tahun 2000 melalui berbagai kolaborasi, mulai dari riset kebijakan hingga perencanaan pembangunan daerah. Lihat di artikel
Apa arti semangat ‘ACTIVE’ bagi UNS?
Semangat ‘ACTIVE’ dalam Rencana Strategis UNS merujuk pada komitmen UNS untuk membangun dan memperkuat kolaborasi dengan pemerintah pusat maupun daerah, hadir sebagai mitra strategis pembangunan. Lihat di artikel
Bagaimana pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah pada triwulan IV 2025?
Pertumbuhan ekonomi Jateng pada triwulan IV 2025 tercatat sebesar 5,37 persen (year-on-year), menempatkannya sebagai provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi kedua di Pulau Jawa. Lihat di artikel
Apa peran perguruan tinggi dalam pembangunan daerah menurut Rektor UNS?
Perguruan tinggi, seperti UNS, memiliki peran strategis dalam memberikan rekomendasi kebijakan berbasis bukti (evidence) dengan sumber daya akademik lintas disiplin. Lihat di artikel


















