UNS – Fakultas Pertanian (FP) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menandatangani dokumen nota kesepahaman dengan PT. Sang Hyang Seri, Sabtu (2/11/2024). Dokumen nota kesepahaman ditandatangani oleh Dekan FP UNS, Prof. Dr. Ir. Samanhudi, S.P., M.Si, IPM, ASEAN Eng, dan Adhi Cahyono Nugroho selaku Direktur Utama PT. Sang Hyang Seri.
PT. Sang Hyang Seri adalah anak Perusahaan dari PT. Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) yang merupakan Induk Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Holding Pangan yang berbentuk Perseroan Terbatas yang bergerak di bidang produksi dan distribusi benih tanaman, terutama benih padi, serta produk pertanian lainnya. Perusahaan ini berfokus pada pengembangan produk-produk pertanian berkualitas untuk mendukung ketahanan pangan di Indonesia. PT. Sang Hyang Seri memiliki peran penting dalam sektor pertanian, khususnya dalam penyediaan benih unggul yang mendukung produktivitas pertanian nasional.
Perusahaan tersebut juga terlibat dalam berbagai kegiatan penelitian dan pengembangan (R&D) untuk menghasilkan varietas benih yang lebih tahan terhadap penyakit dan perubahan iklim, serta lebih efisien dalam penggunaannya. Selain itu, PT. Sang Hyang Seri bekerja sama dengan berbagai lembaga pendidikan, pemerintah, dan mitra lainnya untuk mendukung kemajuan sektor pertanian di Indonesia.


Dalam sambutannya, Dekan FP UNS, Prof. Dr. Ir. Samanhudi, S.P., M.Si, IPM, ASEAN Eng, sangat mengapresiasi dan bersyukur bisa menjalin kerja sama secara formal dengan PT. Sang Hyang Seri, sebagai salah satu mitra FP UNS.
“Sebagai Dekan Fakultas Pertanian UNS, saya sangat mengapresiasi dan bersyukur dapat menjalin kerja sama yang lebih erat dan formal dengan PT. Sang Hyang Seri. Kerja sama ini merupakan langkah penting dalam memperkuat kolaborasi antara akademisi dan industri, serta menjadi salah satu mitra strategis dalam mengembangkan potensi sumber daya di bidang pertanian” ungkap Prof. Samanhudi.
Penandatangan nota kesepahaman antara FP UNS dengan PT. Sang Hyang Seri menjadi bentuk kesepakatan kedua institusi dalam kerja sama riset dan pemuliaan tanaman pangan seperti jagung, padi, kedelai dan produk hortikultura lainnya. Dikutip dari laman fp.uns.ac.id, ruang lingkup kerja sama dalam nota kesepahaman ini mencakup beberapa kegiatan. Diantaranya adalah memanfaatkan data produk sebagai acuan untuk penelitian dan pengembangan invensi. Kemudian melakukan produksi produk invensi yang akan dihasilkan dari penelitian dan pengembangan produk invensi. Serta pemasaran produk invensi dan produk-produk yang dihasilkan dari pengembangan produk dan produk invensi.
Penandatanganan nota kesepahaman ini sejalan dengan upaya kerja sama untuk mencapai ketahanan pangan, memperbaiki nutrisi dan mempromosikan pertanian yang berkelanjutan mendukung tercapainya SDGs poin ke-2 yaitu tanpa kelaparan dan poin ke-17 yaitu kemitraan untuk mencapai tujuan.
HUMAS UNS



















