FKIP UNS dan mitra gelar International Workshop UDL pada 30-31 Maret 2026 secara daring. Kegiatan ini memperkuat kapasitas dosen dan pengelola PPG dalam mengembangkan praktik pembelajaran inklusif melalui pendekatan Universal Design for Learning untuk merespons keberagaman peserta didik.
UNS — Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menyelenggarakan International Workshop bertajuk “Bridging Diversity through Universal Design for Learning (UDL): Collaborative Strategies for Inclusive Classrooms in Teacher Professional Education” pada 30–31 Maret 2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting.
Workshop internasional ini merupakan hasil kolaborasi antara UNS, Western Sydney University (WSU), dan INOVASI. Kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas dosen serta pengelola Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) dalam mengembangkan praktik pembelajaran yang inklusif dan adaptif terhadap keberagaman peserta didik.
Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan FKIP negeri se-Indonesia, meliputi dekan, wakil dekan bidang akademik, serta Ketua Program Studi (Kaprodi) PPG dari berbagai perguruan tinggi. Workshop ini menjadi wadah strategis untuk berbagi praktik baik (best practices), memperluas wawasan global, sekaligus membangun jejaring kolaboratif dalam implementasi pendidikan inklusif di Indonesia.
Selama dua hari pelaksanaan, peserta mendapatkan materi dari narasumber nasional dan internasional, antara lain Jenny Lewis, M.Ed. (Western Sydney University); Prof. Dr. Sunardi, M.Sc.; Eni Martina, S.IP., M.Ed.; dan Dr. Joko Yuwono, M.Pd.



“Materi yang disampaikan mencakup strategi implementasi Universal Design for Learning (UDL) dalam konteks pendidikan guru, pendekatan kolaboratif dalam menciptakan kelas inklusif, serta penguatan kompetensi pendidik dalam merespons kebutuhan belajar yang beragam,” ujar Prof. Sunardi.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Direktur Pendidikan Profesi Guru dan dihadiri pimpinan FKIP UNS. Dalam sambutannya, disampaikan bahwa transformasi pendidikan menuju inklusivitas merupakan langkah penting untuk menjawab tantangan pendidikan abad ke-21, khususnya dalam menghadapi keberagaman peserta didik di Indonesia.
Melalui workshop ini, peserta diharapkan mampu mengintegrasikan prinsip UDL dalam pembelajaran PPG, mengembangkan strategi pembelajaran yang inklusif dan adaptif, serta meningkatkan kualitas pendidikan guru yang responsif terhadap keberagaman.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan UNS bersama mitra dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan guru di Indonesia, sekaligus memperkuat praktik pendidikan yang lebih inklusif, adil, dan berpusat pada peserta didik. HUMAS UNS
Pertanyaan Umum (FAQ)
Apa tujuan utama International Workshop UDL yang diselenggarakan FKIP UNS?
Workshop ini bertujuan memperkuat kapasitas dosen dan pengelola PPG dalam mengembangkan praktik pembelajaran yang inklusif dan adaptif terhadap keberagaman peserta didik. Lihat di artikel
Siapa saja mitra kolaborasi UNS dalam penyelenggaraan workshop ini?
Workshop internasional ini merupakan hasil kolaborasi antara UNS, Western Sydney University (WSU), dan INOVASI. Lihat di artikel
Pendekatan apa yang didorong oleh UNS untuk menciptakan kelas inklusif?
UNS mendorong pendekatan Universal Design for Learning (UDL) untuk menciptakan kelas yang inklusif dan adaptif terhadap keberagaman peserta didik.
Kapan dan di mana International Workshop UDL ini dilaksanakan?
Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada 30–31 Maret 2026. Lihat di artikel


















