Peringati HPSN 2025, Bank Sampah UNS Adakan Aksi Bersih Lingkungan dan Pelatihan Pembuatan Kompos

Peringati HPSN 2025, Bank Sampah UNS Adakan Aksi Bersih Lingkungan dan Pelatihan Pembuatan Kompos
Peringati HPSN 2025, Bank Sampah UNS Adakan Aksi Bersih Lingkungan dan Pelatihan Pembuatan Kompos

UNS – Bank Sampah Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menjadi tuan rumah peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2025. Momen ini diisi dengan aksi bersih lingkungan dan pelatihan pembuatan kompos pada Selasa (26/2/2025). Ini menjadi bentuk komitmen UNS dalam pelestarian lingkungan menjelang Dies Natalis ke-49 di tahun ini.

Kesuksesan penyelenggaraan kegiatan ini berkat kolaborasi antara UNS dengan PT Pegadaian dan Forum Sahabat Emas Peduli Sampah Indonesia (FORSEPSI) Wilayah XI. Turut hadir dalam kegiatan ini Direktur Direktorat Kemahasiswaan UNS, Prof. Dr. Ir Joko Sutrisno, M.P.; Pimpinan FP UNS, Kepala Departemen Non Gadai PT Pegadaian area Surakarta, Sonny Bintoro Yudho; Pemimpin Cabang Pegadaian Cokronegaran, Heru Khaerul Huda; Pemimpin Cabang Pegadaian Purwotomo, Herdina Sarah Swastika; Pemimpin Cabang Pegadaian Gading, Suci Wahyuningsih; Pemimpin Cabang Pegadaian Syariah Solo Baru, Krisbiantoro; Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surakarta; Korwil FORSEPSI Wilayah XI dan Area Surakarta; Koordinator Bank Sampah Kampus UNS, Prof. Dr. Ir. M. M. A. Retno Rosariastuti, M.Si.; Tim Green Campus UNS, serta seluruh perwakilan bank sampah Forsepsi Jateng DIY.

Diana Kristiowati dari FORSEPSI Wilayah XI menyatakan turut mendukung penuh kegiatan aksi bersih lingkungan dan kesadaran untuk peduli sampah. Dukungan turut diperkuat dengan adanya kerja sama pentahelix yang senantiasa dijaga. Kolaborasi yang kuat membuahkan hasil dengan adanya 80 bank sampah binaan PT Pegadaian di wilayah Jawa Tengah & DIY, terbanyak dari wilayah lainnya di Indonesia.

Peringatan HPSN 2025 mengangkat tema “Kolaborasi untuk Indonesia Bersih”. Pengelolaan sampah organik menjadi fokus gerakan peduli sampah oleh pengurus bank sampah bersama PT Pegadaian di tahun ini. Hal tersebut kemudian dikembangkan menjadi dua agenda besar oleh FORSEPSI, yakni program pembuatan biopori dan program Jumat Bersih.

“Kerja sama pentahelix ini yang membuat kami terus berkembang, solid, dan bertumbuh,” ujar Diana.

Pemimpin Cabang Pegadaian Syariah Solo Baru, Krisbiantoro berterima kasih kepada UNS yang telah ikut andil dalam peringatan HPSN 2025. Beliau menyampaikan bahwa kolaborasi PT Pegadaian dengan sejumlah pihak membawa sejumlah misi penting, salah satunya pengurangan emisi gas rumah kaca. Transformasi sampah organik menjadi fokus program yang kini tengah dilaksanakan.

“Salam rangka memperingati HPSN, PT Pegadaian bersinergi dengan FORSEPSI sebagai upaya pengurangan emisi gas rumah kaca. Sinergi ini berfokus pada transformasi sampah organik untuk masa depan Indonesia yang berkelanjutan,” tutur Krisbiantoro.

Komitmen Peduli Lingkungan

Prof. Joko Sutrisno mengingatkan jumlah sampah yang kian meningkat dari tahun ke tahun. Ini menjadi tantangan bangsa yang harus dihadapi. Beliau menyatakan UNS berkomitmen penuh dengan kepedulian lingkungan melalui Green Campus dan bank sampah. UNS terus bertekad menciptakan lingkungan kampus yang lebih hijau.

“Bank Sampah UNS telah lama dibina oleh PT Pegadaian. Tentunya kami siap untuk menghadapi permasalahan sampah. Kita semua tidak boleh menyerah akan hal ini,” ujar Prof. Joko.

Kegiatan berlanjut dengan aksi bersih lingkungan yang diselenggarakan di Bank Sampah UNS yang berada dalam area Fakultas Pertanian (FP). Tujuannya adalah untuk mewujudkan kepedulian kebersihan di lingkungan sekitar. Selain itu, terdapat paparan materi dan pelatihan bersama pembuatan kompos dan Mikroorganisme Lokal (MOL) dari limbah. Pemaparan materi dan pelatihan ini dipimpin oleh Prof. Retno Rosariastuti. Peserta kegiatan berasal dari Bank Sampah Binaan PT Pegadaian. Mereka nampak mengikuti kegiatan dengan antusias serta aktif dalam diskusi dan tanya jawab.

Humas UNS
Reporter: R. P. Adji
Redaktur: Dwi Hastuti