Tim Riset D3 Farmasi UNS melatih Kelompok Wanita Tani (KWT) Sinar Melati di Sukoharjo untuk memproduksi Gula Jahe dan Rempah Instan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemberdayaan ekonomi lokal berbasis potensi jahe dan rempah.
UNS — Grup Riset D3 Farmasi Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di Desa Jatingarang, Kecamatan Weru, Kabupaten Sukoharjo. Kegiatan ini diketuai oleh apt. Annisa Diyan Meitasari, M.Farm. dan menyasar Kelompok Wanita Tani (KWT) Sinar Melati sebagai mitra utama dalam upaya pemberdayaan ekonomi berbasis potensi lokal.
Sebelum pelaksanaan, tim pengabdian melakukan serangkaian persiapan yang matang. Tahapan ini meliputi survei lokasi untuk memetakan kebutuhan dan potensi anggota KWT Sinar Melati, penyusunan modul pelatihan, hingga uji coba formulasi produk “Gulhe” (Gula Jahe dan Rempah Instan) di laboratorium D3 Farmasi UNS. Tim juga berkoordinasi dengan perangkat Desa Jatingarang untuk memastikan kelancaran teknis, mulai dari perizinan, penyediaan tempat, hingga logistik peralatan produksi seperti kompor, wajan, alat pengering, dan kemasan. Selain aspek teknis produksi, tim turut menyiapkan materi pendukung terkait seperti pengemasan yang menarik dan strategi pemasaran sederhana agar produk yang dihasilkan memiliki nilai jual dan daya saing di pasaran.
Kegiatan berlangsung dengan antusiasme tinggi dari para anggota KWT Sinar Melati. Diawali dengan sambutan Ketua Program Studi (Kaprodi) D3 Farmasi UNS dan sambutan ketua tim pengabdian, acara dilanjutkan dengan pemaparan materi mengenai manfaat kesehatan jahe dan rempah-rempah, prinsip dasar pengolahan pangan yang higienis, serta potensi ekonomi produk minuman herbal instan. Sesi inti kegiatan berupa pelatihan praktik langsung pembuatan “Gulhe”, yaitu produk gula jahe dan rempah instan yang diformulasikan agar praktis diseduh namun tetap mempertahankan khasiat bahan alami di dalamnya. Peserta diajak memahami tahapan mulai dari pemilihan bahan baku, proses pengolahan, kristalisasi gula, hingga pengemasan produk agar tahan lama dan layak dipasarkan.




“Tim pengabdian turut mendampingi peserta secara intensif dalam setiap tahapan, memberikan bimbingan langsung, serta membuka sesi tanya jawab agar ilmu yang disampaikan benar-benar dapat diterapkan secara mandiri oleh anggota KWT setelah kegiatan berakhir,” terang apt. Annisa kepada uns.ac.id, Selasa (14/7/2026).
Antusiasme dan respons positif tampak jelas sepanjang kegiatan berlangsung. Para anggota KWT Sinar Melati mengaku mendapatkan pengetahuan dan keterampilan baru yang aplikatif, khususnya dalam mengolah jahe dan rempah lokal menjadi produk bernilai jual lebih tinggi. Banyak peserta menyampaikan bahwa pelatihan ini membuka wawasan mereka mengenai peluang usaha rumahan yang dapat dikembangkan dengan memanfaatkan hasil pertanian di sekitar desa. Kepuasan peserta juga tercermin dari keaktifan mereka mengikuti setiap sesi praktik hingga tuntas, serta harapan agar kegiatan serupa dapat berkelanjutan di masa mendatang, termasuk pendampingan terkait perizinan usaha dan strategi pemasaran digital.
Kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan wujud nyata kontribusi UNS dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (pendidikan berkualitas) melalui transfer ilmu pengetahuan dan keterampilan, serta SDG 17 (kemitraan untuk mencapai tujuan) melalui kolaborasi antara akademisi, pemerintah desa, dan masyarakat. Melalui program ini, diharapkan KWT Sinar Melati dapat terus mengembangkan produk “Gulhe” secara mandiri dan berkelanjutan, sehingga memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat Desa Jatingarang. Kegiatan ini menjadi bukti komitmen UNS dalam mendekatkan hasil riset kampus kepada kebutuhan nyata masyarakat. HUMAS UNS
Pertanyaan Umum (FAQ)
Siapa yang melatih KWT Sinar Melati produksi gula jahe dan rempah instan?
Tim Riset D3 Farmasi Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta yang dipimpin oleh apt. Annisa Diyan Meitasari, M.Farm. melatih KWT Sinar Melati. Lihat di artikel
Apa produk yang dilatihkan kepada KWT Sinar Melati?
Peserta dilatih dalam praktik langsung pembuatan ‘Gulhe’, yaitu produk gula jahe dan rempah instan. Lihat di artikel
Di mana kegiatan pelatihan ini dilaksanakan?
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Jatingarang, Kecamatan Weru, Kabupaten Sukoharjo. Lihat di artikel
Apa manfaat dari kegiatan pengabdian masyarakat ini bagi UNS?
Kegiatan ini merupakan kontribusi UNS dalam mendukung SDG 4 (pendidikan berkualitas) dan SDG 17 (kemitraan untuk mencapai tujuan). Lihat di artikel



















