Program Studi S1 Kebidanan UNS gelar Prenatal Yoga di Kelurahan Sewu, Surakarta, untuk mendukung kesehatan ibu hamil rentan. Kegiatan ini menurunkan kecemasan, meningkatkan kesiapan persalinan, dan didukung hibah RKAT UNS 2026.
UNS โ Community Applied Midwifery Research Group Program Studi S1 Kebidanan dan Pendidikan Profesi Bidan, Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menyelenggarakan kegiatan Prenatal Yoga bagi ibu hamil di Pendhapa Kelurahan Sewu, Surakarta. Kegiatan ini menjadi bagian dari program pemberdayaan bagi ibu hamil rentan yang bertujuan menurunkan tingkat kecemasan selama kehamilan sekaligus meningkatkan kesiapan menghadapi persalinan.
Program tersebut didanai oleh RKAT UNS Tahun Anggaran 2026 melalui skema Pengabdian kepada Masyarakat Hibah Grup Riset (PKM HGR-UNS) berdasarkan Nomor Perjanjian Penugasan Pengabdian 463/UN27.22/PT. 01.03/2026. Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh edukasi kesehatan yang dipadukan dengan praktik prenatal yoga untuk mendukung kesehatan fisik maupun mental selama masa kehamilan.
Selain mendapatkan materi mengenai kesehatan ibu dan anak, para peserta juga mengikuti sesi yoga yang berfokus pada latihan pernapasan, relaksasi, serta penguatan otot. Gerakan-gerakan sederhana yang dilakukan diharapkan dapat membantu mengurangi stres, meningkatkan kenyamanan selama kehamilan, serta mempersiapkan tubuh ibu menghadapi proses persalinan dengan lebih baik.
Ketua Tim PKM, Dr. Rizka Ayu Setyani, S.ST, MPH, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen UNS dalam mendukung peningkatan kesehatan ibu dan anak melalui pendekatan berbasis komunitas.
โKami ingin ibu hamil merasa lebih siap, lebih tenang, dan lebih percaya diri saat menghadapi persalinan. Edukasi dan yoga ini merupakan salah satu upaya kami dalam mendukung kesehatan maternal sekaligus meningkatkan kualitas hidup keluarga,โ terang Dr. Rizka kepada uns.ac.id, Rabu (3/6/2026).
Kegiatan ini juga mendapat perhatian dari komunitas internasional. Dr. Katherine Clark, M.Sc., M.Clin.Res, RM dari Kingโs College London yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasinya terhadap antusiasme para peserta dan model kolaborasi yang dikembangkan.
โSaya kagum melihat antusiasme ibu hamil di Surakarta. Kolaborasi seperti ini menunjukkan bahwa pendekatan berbasis komunitas dapat menjadi solusi berkelanjutan bagi kesehatan maternal. Ini merupakan contoh inspiratif yang dapat diterapkan di berbagai negara,โ ungkapnya.
Melalui kolaborasi antara akademisi, tenaga kesehatan, pemerintah setempat, dan masyarakat, kegiatan Prenatal Yoga di Kelurahan Sewu menjadi langkah nyata dalam mendukung peningkatan kesehatan ibu hamil secara inklusif dan berkelanjutan. Program ini memberikan manfaat langsung bagi ibu hamil melalui edukasi kesehatan dan latihan prenatal yoga yang mendukung kesehatan fisik maupun mental selama masa kehamilan. Selain itu, kegiatan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera serta SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. HUMAS UNS
Pertanyaan Umum (FAQ)
Apa tujuan diadakannya Prenatal Yoga oleh UNS di Kelurahan Sewu?
Kegiatan ini bertujuan menurunkan tingkat kecemasan selama kehamilan sekaligus meningkatkan kesiapan menghadapi persalinan bagi ibu hamil rentan. Lihat di artikel
Siapa yang menyelenggarakan kegiatan Prenatal Yoga ini?
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Community Applied Midwifery Research Group Program Studi S1 Kebidanan dan Pendidikan Profesi Bidan, Fakultas Kedokteran (FK) UNS Surakarta. Lihat di artikel
Bagaimana Prenatal Yoga mendukung kesehatan ibu hamil?
Peserta memperoleh edukasi kesehatan yang dipadukan dengan praktik prenatal yoga yang berfokus pada latihan pernapasan, relaksasi, serta penguatan otot. Lihat di artikel
Siapa saja yang terlibat dalam kolaborasi kegiatan ini?
Kegiatan ini melibatkan kolaborasi antara akademisi, tenaga kesehatan, pemerintah setempat, dan masyarakat. Lihat di artikel
Apa pandangan internasional mengenai kegiatan ini?
Dr. Katherine Clark dari Kingโs College London mengapresiasi antusiasme peserta dan model kolaborasi berbasis komunitas sebagai solusi berkelanjutan bagi kesehatan maternal. Lihat di artikel



















