Universitas Sebelas Maret (UNS) menjadi tuan rumah Kongres Ilmuwan Muda Indonesia (KIMI) V pada 15-16 Juli 2026. Acara ini bertujuan memperkuat kepemimpinan ilmuwan muda dan membangun jejaring kolaborasi lintas disiplin untuk kemajuan sains, industri, dan masyarakat.
UNS — Akademi Ilmuwan Muda Indonesia (ALMI) bekerja sama dengan Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menyelenggarakan Kongres Ilmuwan Muda Indonesia (KIMI) V. Pada penyelenggaraan kongres tahun ini, UNS dipercaya sebagai tuan rumah. Kegiatan tersebut dilaksanakan di UNS Tower pada 15–16 Juli 2026. KIMI V mengusung tema utama “Kolaborasi Lintas Pihak untuk Menjembatani Science, Industri, dan Masyarakat”.
Ketua Panitia KIMI V, Dr. Dimas Rahadian Aji Muhammad, S.T.P., M.Sc. menyampaikan, bahwa penyelenggaraan KIMI V ini bertujuan antara lain untuk memperkuat kepemimpinan ilmuwan muda sebagai agen transformasi sains, teknologi, dan inovasi yang berintegritas serta berorientasi pada dampak nyata bagi bangsa. Selain itu KIMI juga bertujuan untuk membangun jejaring kolaborasi nasional lintas disiplin, menegaskan peran perguruan tinggi sebagai motor ekosistem inovasi, yang sejalan dengan momen 50 tahun UNS dalam mengabdi kepada negeri. “KIMI juga bertujuan untuk menghasilkan rekomendasi kebijakan berbasis sains dan peta jalan kolaborasi riset-inovasi yang berorientasi pada prestasi berdampak dan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045,” terang Dr. Dimas.
Pelaksanaan KIMI V dirancang melalui sejumlah sesi yang bertujuan mendorong pertukaran gagasan, kolaborasi, serta penguatan kapasitas para ilmuwan muda. Kegiatan diawali dengan sesi orasi ilmiah dan diskusi panel yang menghadirkan para pakar dari berbagai bidang untuk membahas isu-isu strategis dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi. Selanjutnya, peserta mengikuti Workshop Aksi Ilmiah yang difokuskan pada penguatan hilirisasi hasil riset guna menghasilkan rekomendasi yang bermanfaat bagi pemerintah, dunia industri, dan masyarakat, serta sesi flash presentation dan poster presentation yang menjadi wadah bagi para peneliti muda terpilih untuk mempresentasikan hasil penelitiannya. Selain itu, KIMI V juga menyelenggarakan Artificial Intelligence Training: Bridging Sciences to Practices sebagai upaya meningkatkan kompetensi peserta dalam pemanfaatan kecerdasan buatan untuk mendukung riset dan implementasinya di berbagai bidang.
KIMI V ini diikuti oleh sekitar 200 peserta yang terdiri dari anggota ALMI yang dapat hadir, peserta peneliti muda yang lolos seleksi, serta peserta umum dengan kuota terbatas. Pembatasan jumlah peserta ini dimaksudkan untuk menjaga kualitas kongres dan training menjadi lebih kondusif. “Dapat kami laporkan bahwa terdapat 158 pendaftar poster presentation, tetapi pada hari ini terpilih 50 presenter yang menampilkan poster nya dan melakukan flash presentation. Untuk peserta umum, panitia berencana membuka pendaftaran yang awalnya direncanakan 5 hari, tetapi pada hari pertama pembukaan sudah terdapat lebih dari 100 peserta pendaftar, namun panitia hanya dapat menerima 70 peserta saja sehingga hari kedua pendaftaran terpaksa kami tutup,” imbuhnya.







Pada KIMI V, sesi poster presentation dibagi ke dalam enam bidang utama yang mencerminkan beragam fokus riset dan inovasi para peserta. Keenam bidang tersebut meliputi Kesehatan dan Bioteknologi; Inovasi Sosial, Ekonomi, dan Humaniora; Pendidikan Tinggi dan Pengembangan Sumber Daya Manusia; Penguatan Ekosistem Riset dan Inovasi; Transformasi Digital dan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI); serta Ketahanan Pangan, Energi, dan Lingkungan. Pengelompokan ini dirancang untuk memudahkan peserta mempresentasikan hasil penelitian sesuai bidang keilmuan dan minat riset masing-masing. Selain menjadi wadah diseminasi hasil penelitian, sesi ini juga mendorong terjadinya pertukaran gagasan, kolaborasi lintas disiplin, serta jejaring antarpeneliti dari berbagai institusi. Melalui forum ini, diharapkan lahir berbagai rekomendasi dan inovasi yang mampu memberikan kontribusi nyata dalam menjawab tantangan pembangunan di tingkat nasional maupun global.
“Terselenggaranya acara ini tentu tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, oleh karena itu panitia mengucapkan terima kasih kepada Pimpinan UNS, Bapak Rektor Prof. Hartono dan seluruh jajaran; Ketua Panita Dies Natalis ke-50 UNS, Prof. Irwan Trinugroho yang juga sekaligus beliau adalah Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja sama, Internasionalisasi, dan Informasi UNS saat ini; serta Akademi ALMI yang telah mendukung penuh secara material dan non-material. Kami juga mengucapkan terima kasih khususnya kepada University of Southern California (USC) yang telah menjadi sponsor pada sesi Training AI yang akan dilaksanakan pada hari kedua,” ujar Dr. Dimas.
Rektor UNS, Prof. Dr. Hartono, dr., M.Si., menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta KIMI V yang berasal dari berbagai perguruan tinggi, lembaga riset, instansi pemerintah, serta dunia usaha dan industri. Atas nama keluarga besar UNS, ia menyampaikan rasa bangga dan kehormatan atas kepercayaan yang diberikan kepada UNS sebagai tuan rumah penyelenggaraan KIMI V.
“Atas nama keluarga besar UNS, kami mengucapkan selamat datang di Kampus UNS kepada seluruh peserta KIMI V. Kehadiran Bapak, Ibu, dan para ilmuwan muda dari berbagai institusi merupakan suatu kehormatan sekaligus momentum penting untuk memperkuat kolaborasi dalam membangun ekosistem riset dan inovasi di Indonesia,” ujar Prof. Hartono.
Lebih lanjut, Prof. Hartono menegaskan bahwa kepercayaan yang diberikan kepada UNS sebagai tuan rumah KIMI V merupakan bentuk pengakuan atas komitmen, integritas, dan rekam jejak UNS selama hampir lima dekade dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat, bangsa, dan negara. Sejak berdiri pada tahun 1976, UNS secara konsisten menempatkan riset terapan, inovasi lintas disiplin, serta Pengabdian kepada Masyarakat sebagai pilar utama pelaksanaan tridarma perguruan tinggi. HUMAS UNS
Pertanyaan Umum (FAQ)
Siapa penyelenggara dan tuan rumah Kongres Ilmuwan Muda Indonesia V?
Kongres Ilmuwan Muda Indonesia (KIMI) V diselenggarakan oleh Akademi Ilmuwan Muda Indonesia (ALMI) bekerja sama dengan Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, yang menjadi tuan rumah. Lihat di artikel
Kapan dan di mana Kongres Ilmuwan Muda Indonesia V dilaksanakan?
KIMI V dilaksanakan di UNS Tower pada 15–16 Juli 2026. Lihat di artikel
Apa tema utama Kongres Ilmuwan Muda Indonesia V?
Tema utama KIMI V adalah “Kolaborasi Lintas Pihak untuk Menjembatani Science , Industri, dan Masyarakat”. Lihat di artikel
Apa tujuan dari penyelenggaraan KIMI V?
Tujuannya antara lain untuk memperkuat kepemimpinan ilmuwan muda, membangun jejaring kolaborasi nasional, dan menghasilkan rekomendasi kebijakan berbasis sains. Lihat di artikel
Bidang apa saja yang dibahas dalam sesi poster presentation di KIMI V?
Sesi poster presentation dibagi ke dalam enam bidang utama: Kesehatan dan Bioteknologi; Inovasi Sosial, Ekonomi, dan Humaniora; Pendidikan Tinggi dan Pengembangan SDM; Penguatan Ekosistem Riset dan Inovasi; Transformasi Digital dan AI; serta Ketahanan Pangan, Energi, dan Lingkungan. Lihat di artikel


















