UNS– Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menerima kunjungan resmi dari Duta Besar (Dubes) Republik Turki untuk Indonesia, Prof. Talip Kucukcan pada Senin (4/11/2024). Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat hubungan diplomatik antara Turki dan Indonesia, serta membuka peluang kerja sama lebih lanjut di bidang pendidikan dan budaya.
Dalam lunch meeting berlangsung di Gedung UNS Tower Ki Hadjar Dewantara, Prof. Kucukcan disambut oleh Rektor UNS, Prof. Dr. Hartono, dr. M. Si., beserta jajaran pimpinan universitas. Dalam diskusi yang berlangsung hangat, Prof. Kucukcan membuka peluang untuk UNS dan Institusi Pendidikan Tinggi di Turki membangun kolaborasi, termasuk program pertukaran mahasiswa, penelitian bersama, dan pengembangan proyek budaya yang melibatkan kedua negara.
Prof. Kucukcan mengungkapkan apresiasinya terhadap perkembangan UNS yang pesat dan berharap kunjungannya dapat menjadi langkah awal untuk meningkatkan hubungan yang lebih erat antara Indonesia dan Turki, khususnya di bidang akademik.
“Kunjungan ini bukan hanya sekadar membangun hubungan antara dua negara, tetapi juga untuk memperluas wawasan dan pemahaman antar budaya. Kami berharap dapat bekerja sama dengan UNS dalam berbagai bidang yang saling menguntungkan,” ujar Prof. Kucukcan.
Saat ini UNS sudah melakukan 2 penandatanganan kerja sama dengan Perguruan Tinggi di Turki. Yaitu Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) UNS berupa tandatangan Action Plan dengan Faculty of Political Sciences Istanbul University, Turki serta dengan Usak University.
Prof. Kucukcan selaku Dubes siap membuka kolaborasi terutama dengan Ankara dan Marmara University.
“Kami siap memfasilitasi kerja sama tersebut,” imbuhnya.



Rektor UNS, Prof. Dr. Hartono, dr. M. Si., dalam kesempatan yang sama menyambut baik rencana kerja sama tersebut dan menyatakan kesiapan UNS untuk menjalin hubungan yang lebih erat dengan institusi pendidikan di Turki.
“Kami melihat potensi besar dalam bekerja sama dengan Turki, baik dalam pengembangan ilmu pengetahuan maupun penguatan jaringan internasional kami,” ungkap Prof. Hartono.
Kunjungan ini juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa dan sivitas akademika UNS untuk melakukan program pertukaran, serta membuka peluang bagi UNS untuk memperluas jejaring internasionalnya.
Kunjungan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk membuka peluang baru dalam pengembangan kolaborasi internasional UNS di masa depan, termasuk dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) yang lebih luas.
Humas UNS















