Hadapi Era Digital, Mahasiswa Agribisnis UNS Latih UMKM Desa Ngijo, Karanganyar

Hadapi Era Digital, Mahasiswa Agribisnis UNS Latih UMKM Desa Ngijo, Karanganyar

UNS – Mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menggelar pelatihan pemasaran digital bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Desa Ngijo, Karanganyar. Tujuannya untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pemasaran yang beradaptasi dengan teknologi. Dengan pelatihan ini, pelaku UMKM mulai menyadari bahwa digitalisasi membuka akses terhadap peluang ekonomi yang lebih luas.

Sepuluh mahasiswa Program Studi (Prodi) Agribisnis Fakultas Pertanian (FP) UNS terlibat aktif. Mereka adalah Hamzah Faidhurrahman, Andito Bima Rachmadhani, Bima Sena Prakosa, Dzakyanfa Shidiq Nugraha, Fathinah Azkiya, Finna Ratu Fadila, Firna Meisha Andirandini, Kimi Annaya Irawan, Savina Puspa Dwiaji, dan Yuris Gahara Aulia Hartanto. Dr. Susi Wuri Ani, S.P., M.P., selaku dosen pendamping lapangan turut memberikan arahan selama pelaksanaan program.

Pelatihan pemasaran digital ini dilakukan pada Jumat (20/6/2025). Sejumlah materi berguna dalam pemahaman dan keterampilan dasar mengenai pemasaran digital. Edukasi kepada pelaku UMKM serta warga Desa Ngijo ini menjadi bekal mereka dalam memanfaatkan teknologi secara optimal. Kegiatan pelatihan ini diisi oleh Alif Danan dari Ampyang Jawa.

Selama pelatihan, para peserta mempelajari bagaimana bisnis di level mikro dapat berkembang pesat melalui penerapan strategi pemasaran digital yang tepat. Mereka belajar meningkatkan omzet hanya dengan mengoptimalkan media sosial. Studi kasus yang dihadirkan menggambarkan langkah-langkah konkret mulai dari membangun branding, membuat konten yang menarik, hingga memanfaatkan fitur iklan berbayar. Peserta juga diajak untuk menganalisis strategi mana yang paling sesuai dengan karakteristik usaha mereka masing-masing. Dengan pendekatan tersebut, pelatihan ini memberi nuansa yang aplikatif dan relevan dengan kondisi UMKM di lapangan.

“Kami melihat potensi besar dari digitalisasi sebagai solusi atas tantangan yang dihadapi UMKM, terutama di Desa Ngijo. Melalui pelatihan ini, kami berharap dapat mendorong perubahan pola pikir pelaku usaha agar mampu bersaing secara berkelanjutan di pasar digital,” Savina Puspa Dwiaji kepada uns.ac.id, Selasa (15/7/2025).

Pelatihan digitalisasi UMKM ini merupakan bentuk nyata pelaksanaan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Hibah Membangun Desa UNS tahun 2025. Kegiatan ini menjadi contoh sinergi yang positif antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam menghadapi tantangan ekonomi di era digital. Diharapkan, program ini dapat mendorong desa-desa lain untuk mengadopsi teknologi secara inovatif dan produktif dalam mengembangkan potensi usaha mereka.

Kegiatan ini juga berhasil mendorong semangat para pelaku UMKM untuk mulai mempelajari dan mengadopsi teknologi digital ke dalam strategi usaha warga Desa Ngijo. Antusiasme peserta ditunjukkan dengan antusiasme dalam memodifikasi bisnis agar tampil lebih menarik dan menjangkau lebih banyak konsumen.
Humas UNS