Sri Widoretno

Dr. Sri Widoretno, M.Si

Lahir di Bojonegoro, 14 Nopember 1958. Perempuan yang memiliki NIP 195811141986012001 adalah staf Pengajar pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pengetahuan UNS. Riwayat pendidikan tinggi yang berhasil ditempuh adalah tahun 1984 lulus sarjana (S-1) dari Universitas Negeri Yogyakarta pada bidang ilmu: Pendidikan Biologi, tahun 1998 berhasil menyelesaikan master (S-2) dari Universitas Gadjah Mada pada bidang ilmu: Biologi dan pada tahun 2013 telah berhasil menyelesaikan program Doktor (S-3) dari Universitas Negeri Malang untuk bidang ilmu: Pendidikan Biologi. Judul dan ringkasan disertasi disajikan dalam 2 (dua) versi bahasa Indonesia dan English sebagai berikut.

PEMBELAJARAN GUIDED INQUIRY UNTUK MENGEMBANGKAN KECAKAPAN HIDUP, HASIL BELAJAR DAN PARTISIPASI MELALUI PELAJARAN BIOLOGI DI SMP SURAKARTA

Kecakapan hidup adalah serangkaian keterampilan yang diperlukan untuk hidup di masyarakat. Kecakapan hidup dapat diperoleh dari lingkungan, sekolah formal dan non formal. Keterampilan yang termasuk dalam kecakapan hidup ada-lah: (1) personal, (2) berpikir rasional yang meliputi: menggali, menemukan, mengolah informasi dan mengambil keputusan serta memecahkan masalah, (3) sosial meliputi: keterampilan lisan, tulisan, kerjasama dan mengelola konflik/mengendalikan emosi, (4) akademik meliputi: keterampilan mengobservasi, merancang kegiatan, menyusun hipotesis, mengkoleksi data, (5) keterampilan vokasional meliputi: keterampilan melaksanakan kegiatan yang sesuai dengan pengetahuan yang dipelajari dan keterampilan membuat produk. Hasil belajar terdiri dari tes kognitif dan metakognitif, sedangkan partisipasi terdiri dari partisipasi sebelum, saat dan paska kegiatan. Proses pembelajaran guided inquiry teridentifikasi melatihkan sejumlah keterampilan serta meningkatkan hasil belajar dan partisipasi di setiap fasenya. Pembelajaran guided inquiry merupakan jembatan antara keterampilan yang diperlukan di era pengetahuan dengan hasil pendidikkan yang dibutuhkan, khususnya keterampilan yang diharapkan oleh masyarakat.

Penelitian ini adalah penelitian pengembangan dan eksperimen yang mem-punyai tujuan: (1) menghasilkan perangkat pembelajaran guided inquiry sebagai usaha mengembangkan keterampilan dalam kecakapan hidup, hasil belajar dan partisipasi. (2) Mengkaji pengaruh pembelajaran guided inquiry pada pebelajaran Biologi terhadap kecakapan hidup, hasil belajar dan partisipasi. (3) mengkaji pengaruh kemampuan akademik terhadap kecakapan hidup, hasil belajar dan partisipasi. (4) Mengkaji pengaruh interaksi antara kemampuan akademik dengan pembelajaran guided inquiry terhadap kecakapan hidup, hasil belajar dan partisipasi. Pengembangan perangkat menggunakan model analisis Kemp, Morrison & Ross, yang dilakukan dengan menggunakan Lesson Study (LS) yang melibatkan 35 guru Biologi SMPN Surakarta. Rancangan eksperimen menggunakan kuasi eksperimen pretes-postes non equivalent control group design. Variabel bebas adalah kemampuan akademik dan pembelajaran. Variabel terikat adalah keca-kapan hidup, hasil belajar dan partisipasi. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII SMPN di Surakarta. Penentuan sampel menggunakan acak random sampling untuk menetapkan 2 sampel sekolah. Setiap sekolah diambil 2 kelas secara acak. Sampel penelitian sebanyak 120 yang terdiri dari 60 pebelajar berkemampuan akademik atas dan 60 berkemampuan akademik bawah. Kecakapan hidup dan partisipasi diukur menggunakan assesment performance, hasil belajar kognitif diukur dengan tes pilihan ganda, metakognitif diukur dengan merefleksi pengetahuan yang telah dipelajari. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dan Anakova yang dilanjutkan uji LSD. Uji prasyarat normalitas menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov. Uji homogenitas menggunakan uji Levene’s, yang teknis pelaksanaannya menggunakan program SPSS versi 16,0 pada taraf signifikansi 0,05 (P < 0,05).

Hasil pengembangan perangkat menunjukkan perangkat pembelajaran guided inquiry dapat dipergunakan untuk meningkatkan kecakapan hidup, hasil belajar dan partisipasi. Hasil penelitian eksperimen adalah: (1) Pembelajaran guided inquiry pada pelajaran Biologi berpengaruh signifikan terhadap kecakapan hidup dan partisipasi, namun tidak berpengaruh signifikan pada hasil belajar tes kognitif. (2) Kemampuan akademik berpengaruh terhadap kecakapan hidup, hasil belajar dan partisipasi. Skor terkoreksi terbesar pada semua variabel terikat ditemukan pada kelompok yang mempunyai kemampuan akademik atas, namun persentase peningkatan skor lebih banyak ditemukan pada kelompok kemampuan akademik bawah. (3) Interaksi antara kemampuan akademik dengan pembelajaran guided inquiry berpengaruh terhadap kecakapan hidup dan partisipasi. (4) Inter-aksi antara kemampuan akademik dengan pembelajaran guided inquiry berpengaruh tidak signifikan pada tes kognitif dan metakognitif.

Secara umum pembelajaran guided inquiry dapat meningkatkan potensi keterampilan yang dimiliki individu yang belajar, khususnya pada kelompok yang mempunyai kemampuan akademik bawah. Keuntungan pengelompokan akademik homogen dapat menjadi dasar pemetaan untuk prioritas pengembangan keprofe-sionalan guru dalam pembelajaran yang dapat mempengaruhi berkembangnya potensi keterampilan dalam kecakapan hidup pada pebelajar. Dasar untuk mem-perbaiki pembelajaran yang bertujuan mengembangkan kecakapan hidup, hasil belajar dan partisipasi pada mata pelajaran Biologi dapat dilakukan dengan cara: (1) Membangun komitmen antara kepala sekolah dan semua guru serta adminis-trasinya, untuk secara bersama menyusun perangkat pembelajaran guided inquiry. (2) Kerjasama antara guru di lingkungan sekolah dan guru sebidang melalui MGMP untuk mengembangkan pembelajaran guided iquiry. (3) Guru memahami setiap langkah yang mendasari tujuan yang akan dicapai dari setiap keterampilan yang ditunjukkan melalui RPP. (4) Mengusahakan kontekstual pada setiap topik yang dipelajari. (5) Memahami setiap fase dan tahapan pembelajaran guided inquiry. (6) Kerjasama dengan LPTK sebagai penghasil guru dilakukan lebih realitis dan operasional yang bermanfaat untuk memperbaiki masa depan pendidik-an khususnya dalam hal pembelajaran.

Kata kunci: Kecakapan hidup, guided inquiry, kemampuan akademik