Disertasi Doktor Teknik Industri FT UNS Dorong Desain Transportasi Berkelanjutan melalui Kursi Kereta Api Luxury

Disertasi Doktor Teknik Industri FT UNS Dorong Desain Transportasi Berkelanjutan melalui Kursi Kereta Api Luxury

Afif Hakim, mahasiswa Doktor Teknik Industri FT UNS, mengembangkan desain kursi kereta api kelas luxury generasi baru yang berorientasi pada pengalaman manusia dan kearifan lokal. Ujian terbuka disertasi dilaksanakan pada 30 Januari 2026 di FT UNS, di mana ia lulus cumlaude. Penelitian ini menghasilkan 34 elemen desain aplikatif.

UNS — Program Studi (Prodi) Doktor Teknik Industri Fakultas Teknik (FT) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta kembali menegaskan perannya dalam pengembangan riset inovatif. Penelitian ini mengangkat konsep desain kursi kereta api kelas luxury generasi baru yang berorientasi pada pengalaman manusia (human-centered design) serta mengintegrasikan nilai kearifan lokal Indonesia.

Penelitian tersebut dikembangkan oleh Afif Hakim, Mahasiswa Program Doktor Teknik Industri UNS yang juga dosen Prodi Teknik Industri Universitas Buana Perjuangan Karawang. Ujian Terbuka Promosi Doktor dilaksanakan pada 30 Januari 2026 di Ruang Multimedia Gedung IV FT UNS. Dalam ujian tersebut, Afif Hakim dinyatakan lulus dengan predikat Cumlaude, meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,93 dengan masa studi 3,6 tahun.

Disertasi ini dibimbing oleh Prof. Dr. Ir. Bambang Suhardi, S.T., M.T., ASEAN Eng. selaku promotor, serta Prof. Dr. Ir. Pringgo Widyo Laksono, S.T., M.Eng., IPU, ASEAN Eng. dan Prof. Dr. Mirwan Ushada, S.TP., M.App.Life.Sc. sebagai ko-promotor I dan II.

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pemahaman bahwa kenyamanan perjalanan kereta api kelas luxury tidak lagi dimaknai sebatas kemewahan material, melainkan sebagai pengalaman menyeluruh yang mencakup kenyamanan fisik, rasa aman, privasi, hingga identitas budaya. Kebutuhan penumpang kelas luxury dinilai semakin kompleks, karena selama perjalanan penumpang tidak hanya duduk, tetapi juga bekerja, beristirahat, menikmati layanan, serta membutuhkan ruang privat yang nyaman.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Afif mengembangkan pendekatan human-centered design dengan mengintegrasikan Kansei Engineering, ergonomi, etnografi, dan kearifan lokal dalam satu kerangka desain. Kansei Engineering digunakan untuk menerjemahkan persepsi dan emosi penumpang ke dalam elemen desain yang terukur, pendekatan etnografi menggali pengalaman nyata pengguna, sementara ergonomi memastikan aspek kenyamanan dan keamanan melalui analisis antropometri. Kearifan lokal dihadirkan sebagai nilai budaya yang membentuk rasa memiliki dan identitas penumpang Indonesia.

“Sekitar 90 persen aktivitas penumpang di kereta api dilakukan di atas kursi, sehingga kursi menjadi elemen kunci dalam pengalaman perjalanan. Melalui pendekatan human-centered design, kursi tidak hanya dirancang sebagai produk, tetapi sebagai bagian dari pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan berkarakter Indonesia,” ujar Afif Hakim seperti dikutip dari ft.uns.ac.id.

Hasil penelitian menghasilkan 34 elemen desain kursi kereta api kelas luxury yang aplikatif, mencakup dudukan, sandaran punggung, sandaran tangan dan kaki, fitur privasi, hingga sistem hiburan Audio Video on Demand (AVOD). Desain divisualisasikan menggunakan teknologi Virtual Reality (VR) untuk menghadirkan pengalaman ruang kabin yang imersif. Evaluasi menunjukkan respons sangat positif, dengan mayoritas penilaian berada di atas skor 4 dari skala 5.

Prof. Dr. Ir. Bambang Suhardi menyampaikan bahwa disertasi ini memberikan kontribusi keilmuan yang relevan dan aplikatif.

“Perjalanan ini merupakan perjalanan yang tidak singkat. Melainkan proses yang menciptakan desain produk nyata sebagai kontribusi yang konsepsual dan relevan. Penelitian ini merupakan Langkah awal dalam mengembangkan desain transportasi yang berkelanjutan,” ujarnya.

Melalui penelitian ini, FT UNS terus mendorong pengembangan riset desain transportasi yang berorientasi pada manusia dan berakar pada nilai lokal. Kontribusi penelitian ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur), SDG 11 (Kota dan Pemukiman Berkelanjutan), serta SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) dalam upaya mewujudkan transportasi publik yang nyaman, inovatif, dan berkelanjutan. HUMAS UNS

Pertanyaan Umum (FAQ)

Apa yang menjadi fokus disertasi Doktor Teknik Industri FT UNS?

Disertasi ini berfokus pada pengembangan desain kursi kereta api kelas luxury generasi baru yang mengintegrasikan konsep human-centered design dan kearifan lokal Indonesia. Lihat di artikel

Bagaimana pendekatan yang digunakan dalam penelitian desain kursi kereta api ini?

Penelitian ini menggunakan pendekatan human-centered design dengan mengintegrasikan Kansei Engineering, ergonomi, etnografi, dan kearifan lokal. Lihat di artikel

Siapa yang mengembangkan disertasi mengenai desain kursi kereta api luxury ini?

Penelitian ini dikembangkan oleh Afif Hakim, seorang mahasiswa Program Doktor Teknik Industri UNS yang juga dosen di Universitas Buana Perjuangan Karawang. Lihat di artikel

Kapan Ujian Terbuka Promosi Doktor dilaksanakan?

Ujian Terbuka Promosi Doktor dilaksanakan pada 30 Januari 2026 di Ruang Multimedia Gedung IV FT UNS. Lihat di artikel

Apa saja kontribusi penelitian ini terhadap desain transportasi?

Penelitian ini memberikan kontribusi pada pengembangan desain transportasi yang berkelanjutan, berorientasi pada manusia, dan berakar pada nilai lokal.