UNS – Riset Group Sosiologi Pedesaan Fakultas Pertanian (FP) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta meluncurkan program Eco Masjid An Nur pada Sabtu (28/6/2025). Kegiatan di Dusun Kepuh, Desa Karangturi, Kecamatan Gondangrejo, Karanganyar, menjadi bukti komitmen UNS dalam pengabdian kepada masyarakat. Peluncuran logo Eco Masjid An Nur merupakan bagian penting dalam mendukung Program Kampung Iklim (ProKlim) di wilayah tersebut.
Kegiatan ini bertujuan menguatkan peran masjid sebagai pusat edukasi lingkungan hidup di masyarakat pedesaan. Selama ini, peran lembaga keagamaan seperti masjid masih minim dalam gerakan adaptasi dan mitigasi perubahan iklim. Potensi peran masjid sendiri sangat besar mengingat jumlahnya yang banyak dan kedekatannya dengan masyarakat.
Tim pengabdian yang terdiri dari Dr. Ir. Eny Lestari, M.Si., Dr. Ir. Sugihardjo, M.S., dan Dr. Ir. Retno Setyowati, M.S., turut terlibat aktif. Selain itu, Widiyanto, S.P., M.Si., Ph.D., dan Eksa Rusdiyana, S.P., M.Sc., juga berperan dalam implementasi program ini. Mereka mengangkat konsep eco masjid yang berorientasi pada aksi lingkungan dan pemberdayaan komunitas sekitar.
“Kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat berkontribusi pada pencapaian Sustainable Development Goal (SDG) poin 13 tentang adaptasi terhadap perubahan iklim,” ujar Dr. Eny Lestari.
Peluncuran Eco Masjid An Nur bertepatan dengan proses verifikasi ProKlim oleh Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) Republik Indonesia. Dalam kegiatan ini, dilakukan berbagai aksi lingkungan bersama takmir masjid dan jamaah Masjid An Nur. Edukasi lingkungan kepada anak-anak TPA juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan.
Program ini mencakup pengenalan adaptasi dan mitigasi perubahan iklim di tingkat komunitas berbasis tempat ibadah. Implementasi konkret meliputi pemanfaatan air hujan melalui instalasi Penampung Air Hujan (PAH) yang mulai dipakai sejak Idul Adha. Selain itu, pengolahan limbah air wudhu untuk pekarangan pangan lestari turut diperkenalkan kepada warga.
Tim RG Sosiologi Pedesaan Program Studi (Prodi) Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian (PKP) UNS juga menginisiasi kegiatan pemilahan sampah anorganik bekerja sama dengan bank sampah Karangturi Berseri. Sampah organik diolah menggunakan komposter sederhana untuk dijadikan pupuk organik bagi tanaman warga. Upaya ini mendorong masyarakat lebih peduli terhadap pengelolaan sampah rumah tangga.
Kegiatan pengabdian di Desa Karangturi sendiri sudah berjalan sejak tahun 2021. Dimulai dari pembinaan Pekarangan Pangan Lestari dan inisiasi kelompok wanita tani Kepuh Ampuh pada 2022. Dilanjutkan dengan pendirian bank sampah Karangturi Berseri pada 2023 dan pendampingan Program Kampung Iklim pada 2024.
Program Eco Masjid pada 2025 ini menjadi langkah lanjut dari rangkaian pengabdian RG Sosiologi Pedesaan UNS. Melalui program ini, diharapkan masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah tetapi juga pusat kampanye pelestarian lingkungan. Masjid diharapkan dapat menjadi teladan bagi masyarakat dalam menerapkan gaya hidup ramah lingkungan.
Eco Masjid An Nur di Karangturi diharapkan dapat menjadi model percontohan bagi masjid-masjid lainnya di Kabupaten Karanganyar. Inisiatif ini sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goal (SDG) poin 13 tentang adaptasi perubahan iklim. UNS melalui RG Sosiologi Pedesaan berkomitmen terus berkontribusi pada penguatan ketahanan lingkungan masyarakat pedesaan.
“Melalui program eco masjid diharapkan masjid menjadi lembaga percontohan di masyarakat yang tidak hanya teoritis namun juga memiliki kegiatan nyata dalam kepedulian terhadap lingkungan,” harap Dr. Eny Lestari.
Humas UNS



















