Produk & Penelitian

Tim Pengabdian UNS Dampingi UKM di Wonogiri Kembangkan Produk Janggelan

By 1 December 2020 No Comments

UNS—Tim pengabdian Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta mengadakan program penerapan teknologi pada kelompok tani janggelan di daerah Temboro, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Program ini telah berhasil menciptakan formula yang efisien dalam teknologi penepungan daun janggelan menjadi cincau hitam bubuk.

Kegiatan yang berlangsung selama enam bulan ini diinisiasi oleh Ketua LPPM UNS, Prof. Okid Parama Astirin dan sekretaris LPPM UNS, Prof. Syamsul Hadi, termasuk tim di dalamnya Dr. Wisnu Nurcahyo dari Universitas Gadjah Mada (UGM).

Ketua Tim, Prof. Syamsul Hadi mengatakan, pada saat ini, peralatan produksi sudah diserahkan kepada kelompok tani untuk digunakan pada tahap produksi masal janggelan powder. “Waktu enam bulan ini sebetulnya cukup singkat, tapi Alhamdulillah kita bisa membuat formula penepungan janggelan yang tepat dan juga efisien. Peralatan juga sudah kami uji coba, dan berjalan baik,” terang Prof. Syamsul Hadi, Selasa (1/12/2020).

Sementara itu, Prof. Okid selaku anggota tim menambahkan bahwa potensi daun janggelan untuk dikembangkan sangat terbuka lebar, mulai aspek ketersediaan bahan baku, aspek SDM, dan potensi pasar sangatlah menjanjikan.

Sementara itu, Mitra UKM dari UD Bumi Makmur, Wonogiri, Sarmin menambahkan, dengan proses penepungan ini, nilai jual janggelan akan semakin tinggi. Dari penjualan daun kering, dengan sentuhan teknologi Janggelan dapat dijual secara instant melalui kemasan yang modern.

“Kami sangat senang, tadinya kita hanya jual daun janggelan kering, sekarang bisa mendapatkan keuntungan lebih banyak dengan menjualnya dalam bentuk cincau hitam bubuk,” ujar Sarmin.

Selama ini kelompok Tani telah memasarkan tanaman janggelan dalam bentuk daun, batang dan akar kering ke Malaysia sejak tahun 2001 dan ke China dan Taiwan sejak tahun 2012.

Dengan bantuan alat dan bimbingan tim dari UNS, para petani sangat terbantu untuk membuat janggelan instan melalui proses penepungan menjadi cincau hitam powder.

Selain dari aspek produksi, tim juga membantu kelompok tani dalam aspek pemasaran dengan membuat desain kemasan yang modern, mengembangkan website, dan perangkat pemasaran lain yang mudah diakses oleh masyarakat.

Dr. Wisnu Nurcahyo mengatakan, salah satu anggota tim pengabdian berharap, hasil dari program ini tidak hanya dapat dinikmati oleh warga sekitar Temboro, tetapi juga dapat mengangkat produk janggelan menjadi salah satu produk unggulan Kabupaten Wonogiri. Humas UNS

Reporter: Dwi Hastuti

Leave a Reply