Mengenal Dalem Pasinaon, Sebuah Gerakan Sosial Mahasiswa UNS

UNS – Mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menginisiasi sebuah wadah untuk belajar bersama dan berkegiatan sosial. Dhiya Restu Putra, seorang mahasiswa Program Studi (Prodi) Sastra Daerah Fakultas Ilmu Budaya (FIB) pun tergerak untuk mewujudkannya dengan membangun Dalem Pasinaon bersama beberapa temannya pada Agustus 2019 lalu yang beralamatkan di Tunggur, Slogohimo, Wonogiri.

Kegiatan yang ada di Dalem Pasinaon cukup variatif. Pada tahun lalu, kegiatan pertama yang telah dilaksanakan adalah mengenalkan anak-anak usia SD mengenai literasi seperti membaca buku cerita, mendongeng, menggambar, mewarnai, bernyanyi lagu nasional dan daerah. Dalem Pasinaon juga turut mengundang orangtua maupun wali untuk mendengarkan sosialisasi parenting dari pembicara yang mereka undang dari Dinas Kecamatan terkait.

Selain itu, terdapat program Sinau Bareng Dalem Pasinaon yang memfasilitasi anak-anak untuk belajar mengenai mata pelajaran yang ada di sekolah.
“Pada bulan September sampai sekarang, setiap sepekan sekali pada hari Minggu, kami melaksanakan kegiatan bernamakan Sinau Bareng Dalem Pasinaon. Kegiatan ini memfasilitasi adik-adik untuk belajar bersama tentang pelajaran-pelajaran sekolah. Tidak lupa kami juga mengenalkan adik-adik tentang pentingnya menjaga lingkungan salah satu caranya dengan memanfaatkan barang yang sudah tidak digunakan,” jelas pria yang akrab disapa Restu tersebut, Jumat (11/12/2020).

Dalem Pasinaon juga kembali menyegarkan ingatan mengenai permainan tradisional seperti dakon, bekelan, lompatan, sudah manda, dan sebagainya agar anak-anak zaman sekarang paham permainan tersebut. Bagi orangtua atau wali, Dalem Pasinaon juga menyediakan grup WhatsApp guna mengkoordinasi kegiatan yang akan dilaksanakan. Pada grup tersebut, dibagikan berbagai video mengenai ilmu parenting. Saat melaksanakan kegiatan ini, Restu dibantu oleh beberapa temannya.

“Yang terlibat dalam Dalem Pasinaon adalah saya dan teman-teman kuliah saya yaitu Nindi, Aziz, Adel, Cici, Devi, Dewi, Dwiki, Endah, Isna, Lita, Esti, Sri, Novi, Vita, Rully, Windarsih, dan Rodliyah. Mereka tidak hanya berasal dari kampus UNS saja. Tetapi, juga dari beberapa kampus lainnya seperti Unnes, Poltekkes Surakarta, ISI Surakarta, STAN, UNY, UGM, IAIN Surakarta, IAIN Ponorogo, dan Kusuma Husada Surakarta,” tutur Restu.

Untuk saat ini, Restu menambahkan terdapat 25 anak beserta orangtuanya yang tergabung dalam kegiatan Dalem Pasinaon. Ada pun, sasaran dari kegiatan Dalem Pasinanon adalah anak-anak yang berada di sekitar Dusun Juron, Tunggur, Slogohimo, Wonogiri yang bersekolah dari mulai PAUD, TK, sampai SD. Saat ini, kegiatan Dalem Pasinaon didominasi oleh siswa PAUD dan TK. Pada masa pandemi ini, kegiatan Dalem Pasinaon masih berlanjut dengan memperhatikan protokol kesehatan.

Kedepannya, Restu berharap agar ia dan teman-temannya dapat konsisten untuk mengadakan kegiatan yang bermanfaat.
“Harapannya, kedepan kami akan selalu konsisten untuk mengadakan kegiatan-kegiatan di atas supaya adik-adik dapat merasakan kebermanfaatannya secara berlanjut. Terutama selama pandemi ini, kami ingin selalu menjadi bagian dari adik-adik dalam belajar. Senyuman, antusiasme, dan semangat mereka adalah kebahagiaan kami. Satu hal pelajaran yang kami dapatkan adalah mengajar itu tidaklah mudah. Maka, takzim dan hormat kami kepada para guru dimana pun itu,” pungkas Restu. Humas UNS

Reporter: Zalfaa Azalia Pursita
Editor: Dwi Hastuti