UNS dan Pertamina Bersinergi Kembangkan Lima Desa Energi Berdikari

UNS dan Pertamina Bersinergi Kembangkan Lima Desa Energi Berdikari
Dengarkan artikel

Universitas Sebelas Maret (UNS) dan PT Pertamina (Persero) menandatangani kerja sama pengembangan lima Desa Energi Berdikari (DEB) melalui inovasi teknologi tepat guna pada Kamis (27/8/2026) di Jakarta. Kemitraan ini bertujuan untuk mendorong energi bersih sekaligus memperkuat produktivitas, ketahanan pangan, dan ekonomi masyarakat di Desa Mangunharjo, Purnama Subang, Glawan, FPDB Bantul, dan Sobokerto.

UNS — Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Prof. Dr. Hartono, dr., M.Si., bersama Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, Internasionalisasi, dan Informasi UNS, Prof. Irwan Trinugroho, M.Sc., Ph.D., menghadiri Festival Desa Energi Berdikari (DEB) Pertamina 2026 yang diselenggarakan oleh PT Pertamina (Persero) di Jakarta, pada Kamis (27/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, inovator, dan masyarakat dalam mendorong energi bersih sebagai penggerak ekonomi desa.

Festival DEB Pertamina 2026 dihadiri Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Prof. Brian Yuliarto, S.T, M.Eng., Ph.D., serta Komisaris PT Pertamina (Persero), Nanik S. Deyang, bersama jajaran Direksi Pertamina, manajemen Pertamina Group, dan mitra program. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menunjukkan betapa pentingnya sinergi antara dunia pendidikan tinggi, industri, dan masyarakat dalam mengembangkan inovasi yang berdampak nyata.

Dalam kegiatan tersebut, UNS dan PT Pertamina (Persero) menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang pengembangan Desa Energi Berdikari (DEB) melalui kolaborasi inovasi teknologi tepat guna. Kerja sama ini mencakup pengembangan di lima lokasi DEB, yaitu Mangunharjo, Purnama Subang, Glawan, FPDB Bantul, dan Sobokerto. Melalui kerja sama tersebut, UNS akan membawa kepakaran, hasil riset, dan inovasi teknologi tepat guna untuk menjawab kebutuhan spesifik masing-masing desa.

Di DEB Mangunharjo, pengembangan mencakup mesin pengering gabah, Smart Aquaculture berbasis IoT, penguatan UMKM olahan bandeng, dan pengembangan desa wisata. Di DEB Purnama Subang, UNS akan mengembangkan greenhouse seluas 300 Meter Persegi berbasis IoT untuk mendukung pertanian berbasis teknologi.

Sementara di DEB Glawan, pengembangan diarahkan pada smart irrigation melalui mini greenhouse berbasis IoT serta pengembangan desa wisata digital berbasis ekonomi sirkular. Adapun di DEB FPDB Bantul, UNS akan mengembangkan digital marketing sekaligus menyediakan inclusive fabrication equipment untuk memperkuat kapasitas produksi dan pemasaran. Sedangkan di DEB Sobokerto, pengembangan difokuskan pada pertanian berkelanjutan melalui otomasi irigasi dan IoT, pemanfaatan eceng gondok, serta penguatan koperasi tani.

Kolaborasi tersebut menempatkan UNS tidak hanya sebagai pelaksana pendampingan, tetapi juga sebagai mitra pengetahuan dan inovasi yang mengintegrasikan hasil riset dengan kebutuhan masyarakat. “Dalam kerja sama ini, UNS berperan dalam pengembangan dan penerapan teknologi tepat guna sekaligus pendampingan masyarakat melalui keterlibatan sivitas akademika,” terang Prof. Hartono.

Festival DEB 2026 juga menegaskan arah baru pengembangan DEB, yakni menjadikan energi terbarukan tidak hanya sebagai solusi kebutuhan energi, tetapi sebagai enabler bagi produktivitas, ketahanan pangan, pengembangan usaha, pariwisata, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.

Bagi UNS, kerja sama dengan Pertamina ini menjadi bagian dari komitmen untuk memperkuat hilirisasi riset dan inovasi perguruan tinggi agar dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Lima lokasi DEB tersebut juga akan menjadi ruang pembelajaran dan pengembangan inovasi yang disesuaikan dengan potensi lokal, sehingga teknologi yang dikembangkan tidak bersifat one-size-fits-all, melainkan dirancang berdasarkan persoalan dan kebutuhan masing-masing desa.

Melalui kolaborasi UNS dan Pertamina, pengembangan lima DEB diharapkan mampu membangun ekosistem inovasi yang mempertemukan perguruan tinggi, dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat. Ekosistem tersebut diarahkan untuk menghasilkan solusi berbasis pengetahuan dan teknologi yang inovatif, aplikatif, serta sesuai dengan kebutuhan dan potensi lokal.

Kolaborasi ini sekaligus menjadi wujud kontribusi UNS dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan (Partnerships for the Goals). Melalui penguatan kemitraan multipihak, kolaborasi ini diharapkan mampu mendorong inovasi, pemberdayaan masyarakat, serta pembangunan desa yang produktif, inklusif, dan berkelanjutan. HUMAS UNS

Pertanyaan Umum (FAQ)

Kapan UNS dan Pertamina menandatangani kerja sama pengembangan Desa Energi Berdikari?

Perjanjian kerja sama tersebut ditandatangani pada Kamis (27/8/2026) di Jakarta dalam acara Festival Desa Energi Berdikari Pertamina 2026. Lihat di artikel

Di mana saja lokasi pengembangan Desa Energi Berdikari (DEB) dalam kerja sama ini?

Pengembangan dilakukan di lima lokasi DEB, yaitu Mangunharjo, Purnama Subang, Glawan, FPDB Bantul, and Sobokerto. Lihat di artikel

Apa peran UNS dalam program pengembangan Desa Energi Berdikari Pertamina?

UNS berperan membawa kepakaran, hasil riset, dan penerapan teknologi tepat guna serta pendanaan masyarakat melalui keterlibatan sivitas akademika. Lihat di artikel