UNS – Nama Sofie Imam Faizal semakin dikenal dalam dunia kepelatihan sepak bola Indonesia. Pria asal Desa Sukoanyar, Kecamatan Pakel, Kabupaten Tulungagung ini kini mengemban tugas sebagai asisten pelatih fisik Timnas Indonesia, baik untuk tim senior maupun U-17. Di tengah kesibukannya menangani para pemain Garuda, Coach Sofie juga aktif menempuh studi di Program Magister Ilmu Keolahragaan Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta.
Perjalanan kepelatihan Coach Sofie dimulai sejak tahun 2018, ketika ia bergabung dengan Timnas Sepak Bola Wanita Indonesia. Setahun kemudian, ia dipercaya menangani Timnas U-19 di bawah asuhan Coach Fachri Husaini. Setelahnya, Coach Sofie melanjutkan karier di luar negeri dengan bergabung bersama klub Liga Super Malaysia, Sabah FC, pada periode 2019-2020.
Pengalaman di Malaysia menjadi batu loncatan baginya. Akhirnya ia kembali ke Indonesia dan bergabung dengan Persis Solo pada 2021. Kini, ia kembali ke tim nasional dengan mengemban tanggung jawab sebagai asisten pelatih fisik untuk Timnas Indonesia U-17 dan senior.
Dengan berbagai pengalaman internasional yang telah dijalani, Coach Sofie juga terus mengembangkan keilmuannya dalam bidang kepelatihan. Ia mengantongi lisensi kepelatihan A AFC serta AFC Fitness Level 2B. Namun, bagi Coach Sofie, pengalaman dan sertifikasi saja tidak cukup. Ia menyadari pentingnya landasan akademik dalam kepelatihan sepak bola, sehingga memilih untuk melanjutkan studi S-2 di UNS.
“Dengan saya melanjutkan studi di S-2 Ilmu Keolahragaan UNS, sangat bermanfaat untuk karier kepelatihan saya. Pelatih wajib paham perihal ilmu olahraga karena yang kita latih adalah manusia. Setidaknya kita harus bisa mengaplikasikan ilmu fisiologi, ilmu kinesiology, dan ilmu statistik,” ungkap Coach Sofie.
Baginya, pemahaman mendalam terhadap ilmu olahraga sangat berperan dalam membangun performa atlet secara maksimal. Seorang pelatih, lanjutnya, tidak hanya harus memahami strategi dan teknik dalam sepak bola, tetapi juga mampu menjelaskan aktivitas fisik kepada pemain dengan pendekatan keilmuan yang tepat.
“Tidak hanya melatih, kita sebagai pelatih harus bisa menjelaskan secara detail semua aktivitas ke pemain secara keilmuan agar memberikan edukasi kepada mereka juga,” tambahnya.


Di tengah kesibukan sebagai asisten pelatih fisik Timnas Indonesia, Coach Sofie tetap berkomitmen untuk menyelesaikan studinya di UNS. Coach Sofie yang saat ini tinggal menunggu jadwal sidang tesis berharap dapat segera lulus untuk berfokus melanjutkan amanat negara dan melanjutkan studi ke jenjang S-3. Ia menegaskan pentingnya sikap belajar terus-menerus dalam dunia kepelatihan, mengingat ilmu olahraga terus berkembang seiring dengan kemajuan zaman.
“Harapan saya adalah selalu belajar dan jangan puas diri dengan ilmu yang dimiliki. Karena semua keilmuan selalu berubah dengan perkembangan zaman. Membaca dan membaca,” tegasnya.
Sebagai bagian dari tim kepelatihan Timnas Indonesia, Coach Sofie juga berharap agar sepak bola Tanah Air dapat terus berkembang dan mencapai prestasi tertinggi di level dunia. Ia pun mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk mendukung perjuangan Timnas Indonesia di kancah internasional.
“Ayo dukung terus Garuda Indonesia untuk terbang ke level tertinggi ke Piala Dunia,” pungkasnya.
Humas UNS
Reporter: R.P. Adji
Redaktur: Dwi Hastuti















