Teliti Permasalahan Sampah, Dr. Yura Witsqa Firmansyah jadi Lulusan Tercepat dan Termuda Program Doktor UNS

Teliti Permasalahan Sampah, Dr. Yura Witsqa Firmansyah jadi Lulusan Tercepat dan Termuda Program Doktor UNS

Dr. Yura Witsqa Firmansyah menjadi lulusan tercepat dan termuda Program Doktor Ilmu Lingkungan UNS pada 31 Januari 2026. Ia meraih IPK 3,99 dengan riset “Model Mitigasi Risiko Kesehatan Lingkungan terkait Polusi Udara di TPA Sarimukti.”

UNS — Dr. Yura Witsqa Firmansyah, S.K.M., M.Kes. menjadi satu di antara ratusan lulusan Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta yang mengikuti prosesi wisuda pada Sabtu (31/1/2026) di Auditorium G.P.H. Haryo Mataram UNS. Pada Wisuda Periode I Tahun 2026 tersebut, Dr. Yura berhasil meraih predikat sebagai lulusan Program Doktor tercepat dan termuda.

Dr. Yura dinyatakan lulus dari Program Studi S-3 Ilmu Lingkungan dengan masa studi 2 tahun 9 bulan. Ia menyelesaikan studi doktoralnya pada usia 27 tahun 6 bulan dengan capaian Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,99. Kepada uns.ac.id, Dr. Yura menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Menariknya, ia dinyatakan lulus tanpa menempuh ujian terbuka disertasi, melainkan melalui skema publikasi ilmiah pada jurnal bereputasi internasional terindeks Scopus Q2.

Dalam disertasinya, Dr. Yura mengangkat judul “Model Mitigasi Risiko Kesehatan Lingkungan terkait Polusi Udara di Tempat Pemrosesan Akhir Sarimukti Kabupaten Bandung Barat”. Penelitian tersebut dilatarbelakangi oleh kompleksnya permasalahan pengelolaan sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sarimukti, Kabupaten Bandung Barat, yang ditandai dengan penumpukan sampah, kejadian longsor, hingga kebakaran lahan yang berdampak pada kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat sekitar.

“Kajian ini dilakukan melalui pendekatan analisis risiko kesehatan lingkungan yang dilanjutkan dengan pengembangan prototipe sistem deteksi dini terhadap polutan metana, nitrogen dioksida, dan sulfur dioksida,” terang Dr. Yura, Sabtu (31/1/2026).

Berkat gagasan penelitian tersebut, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) memberikan pendanaan melalui skema Beasiswa Riset kategori umum bagi Mahasiswa Program Doktor (S3) dengan afiliasi UNS.

Selama menempuh studi Program Doktor di UNS, Dr. Yura memiliki tekad untuk dapat menyelesaikan studi dengan cepat. Hal tersebut didorong oleh perannya sebagai seorang pendidik di STIKES Adi Husada Surabaya yang dijalaninya bersamaan dengan studi doktoral. Oleh karena itu, disiplin menjadi prinsip utama yang senantiasa ia pegang agar dapat lulus tepat waktu.

Selain menjaga kedisiplinan, Dr. Yura juga secara intensif melakukan diskusi dan konsultasi dengan para promotor guna mempercepat penyelesaian disertasinya. “Saya bersyukur mendapatkan promotor yang sangat kooperatif. Promotor saya adalah Prof. Dr. Prabang Setyono, M.Si., dengan Ko-promotor I, Prof. Ari Natalia Probandari, dr., M.P.H., Ph.D., FISPH, FISCM, serta Ko-promotor II, Prof. Bhisma Murti, dr., M.Sc., M.P.H., Ph.D.,” imbuhnya.

Di akhir wawancara, Dr. Yura mengungkapkan rasa bangga dapat menjadi bagian dari UNS. Ia menilai UNS memiliki kualitas akademik, riset, dan sumber daya manusia yang sangat kompetitif serta tidak kalah dibandingkan dengan perguruan tinggi terkemuka lainnya di Indonesia. Menurutnya, iklim akademik yang kondusif, dukungan fasilitas riset, serta pendampingan dosen yang profesional menjadi faktor penting yang mendorong mahasiswa untuk berkembang secara optimal. Dr. Yura berharap UNS terus memperkuat perannya sebagai perguruan tinggi yang unggul dan berdampak.

“Saya bangga menjadi bagian dari UNS. Pengalaman akademik yang saya peroleh selama menempuh studi doktoral di sini menjadi bekal yang sangat berharga, baik dalam pengembangan keilmuan maupun kontribusi saya sebagai pendidik,” pungkasnya. HUMAS UNS

Pertanyaan Umum (FAQ)

Siapa lulusan tercepat dan termuda Program Doktor UNS?

Dr. Yura Witsqa Firmansyah, S.K.M., M.Kes. meraih predikat lulusan Program Doktor tercepat dan termuda UNS. Lihat di artikel

Apa judul disertasi Dr. Yura Witsqa Firmansyah?

Disertasi Dr. Yura berjudul “Model Mitigasi Risiko Kesehatan Lingkungan terkait Polusi Udara di Tempat Pemrosesan Akhir Sarimukti Kabupaten Bandung Barat”. Lihat di artikel

Bagaimana Dr. Yura menyelesaikan studi doktoralnya tanpa ujian terbuka disertasi?

Dr. Yura menyelesaikan studi doktoralnya melalui skema publikasi ilmiah pada jurnal bereputasi internasional terindeks Scopus Q2. Lihat di artikel

Siapa promotor Dr. Yura Witsqa Firmansyah?

Promotor Dr. Yura adalah Prof. Dr. Prabang Setyono, M.Si., dengan Ko-promotor I Prof. Ari Natalia Probandari dan Ko-promotor II Prof. Bhisma Murti. Lihat di artikel