BPKH dan Bank Jateng Syariah Ajak Mahasiswa UNS Haji Muda

UNS— Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dan Bank Jateng Syariah mengajak mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta untuk menunaikan haji selagi masih muda. Hal tersebut disampaikan Executive Board BPKH, A. Iskandar Zulkarnain dan Direktur Bisnis Ritel & Unit Usaha Syariah Bank Jateng, Hanawijaya saat menjadi pembicara dalam acara Zoominar Sosialisasi Haji Muda dengan tema `Mari Tunaikan Haji Selagi Muda` yang diselenggarakan secara Luring dan daring melalui aplikasi Zoom dan disiarkan melalui Youtube Universitas Sebelas Maret.

Dalam kesempatan tersebut, Executive Board BPKH, A. Iskandar Zulkarnain mengatakan, BPKH sudah melakukan roadshow selama dua tahun ini untuk mensosialisasikan haji muda itu keren. “Jadi kami mengajak generasi milenial untuk melakukan perencanaan haji. Alhamdulillah tahun 2019 pertumbuhan pendaftar haji dari generasi milenial naik 42 persen,” terang Iskandar.

Saat ini daftar tunggu haji rata-rata sudah mencapai 21 tahun. Maka dari itu, Iskandar menegaskan selagi masih muda, maka segera merencanakan untuk mendaftar haji. “Misal tahun 2020 ini mendaftar, berangkatnya masih nanti tahun 2041 -an. Kalau mendaftar diusia 25 tahun, maka usia 46 tahun baru bisa berangkat haji,” imbuh Iskandar.

Alasan dari BPKH menghimbau untuk menunaikan Rukun Islam yang kelima selagi masih muda karena 70 persen ibadah haji merupakan ibadah fisik. Yaitu mulai dari tawaf, sa`i dan lainnya. Kalau melaksanakan ibadah haji ketika masih muda, maka bisa melakukan ibadah tersebut dengan sempurna. “Sekarang banyak yang naik haji memasuki usia Resiko Tinggi (Resti) yaitu usia 60 tahun ke atas. Kami sarankan mendaftar haji tidak perlu menunggu masa pensiun. Yang penting ayo generasi milenial segera lakukan perencanaan haji. Banyak perbankan yang sudah menawarkan tabungan haji sehingga bisa dimanfaatkan,” imbuhnya.

Sementara itu, Direktur Bisnis Ritel & Unit Usaha Syariah Bank Jateng, Ir. Hanawijaya, M.M yang juga menjadi pembicara dalam Zoominar menyampaikan bahwa Bank Jateng Syariah memiliki produk iB Tabung Haji Bank Jateng Syariah. Produk ini bisa menjadi solusi bagi mahasiswa, dosen atau karyawan UNS untuk merencanakan ibadah haji.

“Dengan minimal setoran awal Rp. 500.000, sudah bisa membuka iB Tabung Haji Bank Jateng Syariah. Silahkan segera buka iB Tabung Haji Bank Jateng Syariah. Ketika saldo tabungan sudah Rp. 25 juta maka sudah mencukupi untuk mendaftar porsi haji,” ujar Hanawijaya.

Sedangkan pembicara ketiga yaitu Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerja Sama UNS, Prof. Sajidan mengatakan pihaknya sangat mendukung program dari BPKH dan Bank Jateng Syariah. Dari UNS sangat mendukung mahasiswa, staf dan dosen yang menunaikan haji di usia muda. “Semoga antara UNS dengan BPKH dan Bank Jateng Syariah bisa saling berkolaborasi. Silahkan rekan-rekan yang masih muda segera melakukan perencanaan haji,” ujar Prof. Sajidan. Humas UNS

Reporter: Dwi Hastuti