UNS– Direktorat Alumni dan Kewirausahaan Mahasiswa (DAKM) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta sukses menyelenggarakan Sosialisasi Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) UNS Tahun Anggaran 2025. Kegiatan ini dilakukan secara daring melalui platform Zoom yang diikuti 295 peserta. Acara dimulai dengan laporan Ketua Panitia yaiti Direktur DAKM UNS, Dr. Dwi Prasetyani S.E., M.Si.
Acara sosialisasi dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNS, Prof. Ir. Dody Ariawan, S.T., M.T., Ph.D. Beliau menyampaikan bahwa sosialisasi ini diharapkan dapat mendorong mahasiswa untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan serta menciptakan usaha yang kompetitif dan berkelanjutan.
“Diharapkan dengan dilaksanakan kegiatan ini, kita dapat mengidentifikasi dan mempersiapkan secara lebih dini wirausaha mahasiswa UNS sehingga seluruh kategori yang dikompetisikan bisa diikuti dan lolos pendanaan seluruhnya. UNS sangat terbuka untuk kerja sama lebih intensif dengan Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) khususnya dalam bidang kewirausahaan sehingga tercipta keselarasan langkah dan kebijakan dalam ekosistem kewirausahaan,” terang Direktur DAKM UNS, Dr. Dwi Prasetyani S.E., M.Si. di sela-sela acara yang digelar pada Senin (23/12/2024).
DAKM menghadirkan dua narasumber yang berkompeten di bidang kewirausahaan. Narasumber pertama yaitu Jobih, S.A.P., selaku PJ Kreativitas, Minat, Bakat, dan Kewirausahaan Direktorat Jenderal Belmawa, yang memaparkan materi dengan tema “P2MW dan Penguatan Ekosistem Kewirausahaan”. Dalam presentasinya, Jobih menjelaskan pentingnya penguatan ekosistem kewirausahaan di lingkungan kampus sebagai bagian dari proses pengembangan inovasi dan kreativitas mahasiswa.
Sementara itu, narasumber kedua, Arwan Nur Ramadhan, S.Pd., M.Pd., yang juga merupakan Reviewer Nasional P2MW, membahas mengenai “Penyusunan Proposal dan Kriteria Penilaian P2MW”. Dalam sesi ini, Arwan memberikan penjelasan terperinci mengenai tahapan penyusunan proposal kewirausahaan serta kriteria-kriteria penilaian yang menjadi acuan dalam seleksi P2MW, guna mempersiapkan mahasiswa untuk mengikuti program ini dengan lebih baik.



Sosialisasi ini digelar sebagai persiapan untuk pelaksanaan program kewirausahaan UNS tahun 2025, khususnya P2MW. P2MW merupakan program pendanaan dari Direktorat Jenderal Belmawa dalam rangka pengembangan usaha mahasiswa melalui bantuan dana pengembangan dan pembinaan dengan melakukan pendampingan serta pelatihan (coaching) usaha kepada mahasiswa peserta P2MW. Program ini nantinya akan berujung pada Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) Expo.
Acara ini juga dihadiri oleh Person In Charge (PIC) Kewirausahaan Fakultas, Dosen Pendamping Lapangan (DPL), Dosen pengampu mata kuliah kewirausahaan, seluruh Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) UNS, serta calon mahasiswa wirausaha. “Diharapkan, melalui kegiatan ini, para pemangku kepentingan dapat mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk melaksanakan program-program kewirausahaan UNS tahun 2025 dalam rangka menghasilkan 1.000 wirausaha mahasiswa UNS,” imbuh Dr. Dwi.
P2MW ini berfokus pada pengembangan kewirausahaan di kalangan mahasiswa, yang sejalan dengan beberapa tujuan Sustainable Development Goals (SDGs). Beberapa SDGs yang relevan dengan program ini adalah SDGs 8, Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi. Program ini mampu mendukung penciptaan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dengan membimbing mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan kewirausahaan mereka.
Kemudian sesuai juga dengan SDGs 4, Pendidikan Berkualitas yaitu dengan memberikan pelatihan dan pembinaan kewirausahaan. Program ini berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan bagi mahasiswa UNS. Lalu sesuai dengan SDGs 9, Industri, Inovasi, dan Infrastruktur. P2MW mendorong inovasi dalam bidang kewirausahaan, yang berpotensi meningkatkan daya saing industri di tingkat nasional.
HUMAS UNS



















