UNS — Dalam semangat memperkuat kolaborasi antarperguruan tinggi dan peningkatan kualitas tri dharma, Sekolah Pascasarjana Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta secara resmi menjalin kerja sama dengan Program Pascasarjana Universitas Mulawarman. Penandatanganan perjanjian kerja sama ini dilaksanakan pada Selasa (15/4/2025) di Ruang Pertemuan Program Pascasarjana Universitas Mulawarman.
Tim dari Sekolah Pascasarjana UNS yang dipimpin oleh Dr. Salman Alfarisy Totalia, S.Pd., M.Si., selaku Wakil Dekan Non Akademik, hadir bersama sejumlah akademisi senior, yakni Prof. Dr. Prabang Setyono, M.Si., Prof. Dr. Mohammad Masykuri, M.Si., Dr. Agung Hidayat, S.Pd., M.Sc., dan Bambang Jatmika, S.Sos.
Sementara dari pihak Universitas Mulawarman, kegiatan ini dipimpin langsung oleh Direktur Pascasarjana, Ir. Ndan Imang, M.P., Ph.D., serta disaksikan oleh Wakil Direktur I, Dr. Sri Wahyuningsih, S.Si., M.Si., dan Wakil Direktur II, Dr. Ir. Henny Pagoray, M.Si. Turut hadir pula Koordinator Program Studi S2 dan S3 Ilmu Lingkungan serta Prodi S2 Perencanaan Wilayah.
Dalam sambutannya, Direktur Pascasarjana Universitas Mulawarman, Ir. Ndan Imang, MP., Ph.D., mengungkapkan antusiasmenya atas kemitraan ini. Ia menyebut kerja sama dengan UNS menjadi langkah strategis dalam peningkatan kapasitas kelembagaan. “Kami siap berkolaborasi dalam tri dharma perguruan tinggi dan belajar dari UNS dalam rangka menyiapkan Universitas Mulawarman menjadi Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH),” ujarnya.


Dr. Salman Alfarisy Totalia menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bentuk penguatan kolaborasi yang telah terjalin, sekaligus membuka ruang kerja sama yang lebih intens di bidang pendidikan, riset, dan pengabdian masyarakat. “Sebagai lembaga pendidikan multidisiplin, kami percaya kolaborasi ini dapat menciptakan dampak nyata baik bagi institusi maupun pembangunan daerah,” jelasnya.
Senada dengan itu, Prof. Dr. Prabang Setyono menambahkan bahwa UNS dan Universitas Mulawarman memiliki kesamaan dalam mengelola program studi multidisiplin, khususnya S2 dan S3 Ilmu Lingkungan. “Kolaborasi ini sangat potensial, termasuk dalam kajian-kajian lingkungan strategis, seperti pengelolaan kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN),” ungkapnya.
Sebagai tindak lanjut dari kerja sama tersebut, kedua belah pihak melakukan kunjungan lapangan ke Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) 1 di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara. Kunjungan ini bertujuan untuk melihat secara langsung implementasi pengelolaan sampah modern di kawasan IKN. Tim UNS dan Universitas Mulawarman diterima oleh Okky Dwi Filianto, Site Operational Manager untuk TPST 1. Okky menjelaskan bahwa TPST 1 berkapasitas 74 ton per hari telah rampung dibangun dan siap dioperasikan. “IKN dirancang sebagai kota hijau yang mengadopsi pengelolaan limbah modern,” ujar Okky dari PT. Brantas Abipraya.
Kegiatan ini mendukung beberapa pilar Sustainable Development Goals (SDGs), antara lain Pilar 4, Pendidikan Berkualitas, melalui penguatan pendidikan dan riset kolaboratif. Pilar 6, Air Bersih dan Sanitasi, melalui kajian dan praktik pengelolaan lingkungan. Pilar 11, Kota dan Komunitas Berkelanjutan, mendukung pembangunan IKN yang ramah lingkungan. Dan pilar 16, Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Kuat, melalui peningkatan tata kelola kelembagaan akademik.
Kerja sama antara dua perguruan tinggi ini diharapkan mampu menjadi katalisator dalam mencetak SDM unggul, menghasilkan riset berdampak, serta memperkuat kontribusi akademik terhadap pembangunan berkelanjutan di Indonesia, khususnya di Kalimantan Timur sebagai kawasan strategis nasional.
HUMAS UNS



















