Dirjen Sumber Daya Iptek Dikti Tinjau Fitness Center FKOR UNS

Dengarkan artikel

UNS – Fitness Center milik Fakultas Keolahragaan (FKOR) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta mendapatkan kunjungan spesial dari Direktur Jenderal (Dirjen) Sumber Daya Ilmu Pengetahuan Teknologi (Iptek) Pendidikan Tinggi (Dikti) Kementerian Riset Teknologi/ Badan, Riset dan Inovasi Nasional (Kemristek/ BRIN) Prof. Ali Ghufron Mukti, pada Jumat (29/5/2020) petang.

Meski disambut dengan guyuran hujan yang cukup deras, ternyata tak menyurutkan semangat dan antusiasme Prof. Ali Ghufron untuk meninjau langsung fasilitas dan suasana di dalam Fitness Center FKOR UNS. Dalam kesempatan tersebut, Prof. Ali Ghufron turut didampingi oleh Rektor UNS, Prof. Jamal Wiwoho dan Dekan FKOR UNS, Dr. Sapta Kunta.

“Fitness Center FKOR ini digunakan mahasiswa untuk menunjang perkuliahan dan peningkatan prestasi atlet UNS. Disamping itu, keberadaan Fitness Center di FKOR UNS ini juga digunakan untuk latihan atlet-atlet Pelatnas National Paralympic Committee (NPC) Indonesia, atlet nasional yang Traning Center (TC) di Solo seperti voli, silat, sepeda dan sebagainya serta beberapa atlet Solo sendiri,” ujar Prof. Jamal saat memperkenalkan Fitness Center FKOR UNS kepada Prof. Ali Ghufron.

Ucapan selamat datang kepada Prof. Ali Ghufron juga disampaikan langsung oleh Dr. Sapta Kunta. Ia mengatakan meski usia FKOR sebagai sebuah fakultas masih terbilang muda namun sudah dapat memberikan kontribusi membanggakan di bidang olahraga, baik di skala nasional maupun internasional.

Dr. Sapta Kunta juga menerangkan kepada Prof. Ali Ghufron bahwa selama pandemi Covid-19, Fitness Center tidak membuka pelayanan, ini sesuai anjuran pemerintah untuk memutus rantai penyebaran Covid-19. Jika nanti masa Pandemi Covid-19 sudah berakhir, Fitness Center FKOR akan buka kembali dan tentunya dengan mengikuti ketentuan dari Pemerintah.

Lebih lanjut, Dr. Sapta Kunta menambahkan jika Fitness Center yang dimiliki FKOR UNS siap untuk melayani masyarakat yang ingin memanfaatkan fasilitas olahraga di fakultasnya.

“Fitness Center di FKOR memiliki standart international. Bahkan kalau dibandingkan dengan Fitness Center yang ada di Jawa Tengah, Fitness Center FKOR paling bagus dan lengkap alatnya,” imbuh Dr. Sapta Kunta.

Dr. Sapta Kunta berharap agar keberadaan Fitness Center milik FKOR UNS dapat menjadi pilot project skala nasional sebab kegiatan Pelatnas atlet-atlet paralimpik terpusat di Kota Solo, khususnya di UNS.

“Kalau harapan kami harus menjadi pilot project di nasional karena dalam hal atlet-atlet paralimpik Pelatnas kan pusatnya di Solo. Kami juga berharap pemerintah bisa memberikan kepercayaan dan bantuan dengan membuat sentra sport science,” lanjut Dr. Sapta Kunta.

Ia juga tidak menampik apabila dengan Fitness Center yang dimiliki FKOR UNS dapat membuka peluang kerjasama lintas keilmuan dan lintas departemen, seperti bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran (FK), Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB). Humas UNS/Yefta