UNS – Fakultas Pertanian (FP) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menyelenggarakan Pengukuhan Pengurus Perhimpunan Ekonomi Pertanian Indonesia (PERHEPI) Komisariat Daerah Surakarta. Acara pengukuhan pengurus periode 2024-2027 ini dilaksanakan di Aula Gedung Supratoyo FP UNS, Senin (6/1/2025).
Pengukuhan ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum PERHEPI, Prof. Dr. Ir. Bustanul Arifin, M.Sc. Acara dibuka oleh Prof. Dr. Ir. Samanhudi, SP, M.Si., IPM ASEAN Eng, APEC Eng selaku Dekan FP UNS. Setelah itu dilanjutkan ke acara utama yakni pengukuhan kepengurusan PERHEPI Komda Surakarta dengan pembacaan Surat Keputusan dan Pengukuhan oleh Prof. Dr. Ir. Bustanul Arifin, M.Sc. selaku Ketua Umum PERHEPI.
Prof. Dr. Erlyna Wida Riptanti, S.P., M.P., yang merupakan Guru Besar Program Studi (Prodi) Agribisnis FP UNS ditunjuk menjadi Ketua PERHEPI Komisariat Daerah Surakarta periode 2024-2027.


Setelah prosesi pengukuhan, dilanjutkan dengan acara Diskusi Ilmiah dengan pembicara utama Prof. Bustanul Arifin dengan mengangkat tema “Membangun Agribisnis Modern Berbasis Inovasi Teknologi dan Kelembagaan”. Prof. Bustanul Arifin dalam presentasinya menyoroti permasalahan mengenai “Transformasi Sistem Pangan dan Pertanian” dengan mengungkapkan delapan strategi transformasi.
“Strategi pertama dengan pembangunan sistem pangan dan pertanian yang berdaya saing dan inovatif,” terang Prof. Bustanul.
Kedua, perbaikan kesehatan tanah untuk mendukung sistem pangan-pertanian tangguh dan berkelanjutan. Ketiga, revitalisasi sistem penyuluhan pertanian yang mampu memberdayakan petani, kelembagaan ekonomi petani dan mengadopsi inovasi baru untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani. Selanjutnya, reindustrialisasi pertanian dan penguatan hilirisasi industri pangan dan pengembangan pangan fungsional lebih komprehensif.
Strategi kelima dengan penguatan lembaga parastatal sebagai operator kebijakan stabilisasi, melalui penguatan strategi bisnis, perbaikan efisiensi dan penguatan daya saing. Keenam, penguatan sistem dan manajemen cadangan pangan melalui pemberdayaan UMKM dan koperasi serta skema kemitraan UMKM dengan usaha besar dan menguntungkan. Strategi ketujuh, pengembangan diversifikasi produksi pertanian untuk meningkatkan skala ekonomi dan mendukung strategi diversifikasi konsumsi pangan yang mampu menyehatkan dan meningkatkan gizi masyarakat. Strategi terakhir dengan penajaman sarana subsidi pertanian, mulai dari subsidi pangan, pupuk dan benih.
Humas UNS



















