Grup Riset Kajian Budaya Adakan Outbound Capacity Building untuk Masyarakat Laweyan, Surakarta

Grup Riset Kajian Budaya Adakan Outbound Capacity Building untuk Masyarakat Laweyan, Surakarta

UNS — Grup Riset Prodi S-2 Kajian Budaya Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta mengadakan pengabdian masyarakat. Kegiatan tersebut berupa sosialisasi kecintaan terhadap lingkungan hijau melalui outbound capacity building kepada masyarakat Kelurahan Laweyan, Surakarta.

Ketua Pengabdian Grup Riset, Dr. Prasetyo Adi Wisnu Wibowo mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kecintaan warga pada lingkungan hijau sehingga nuansa Kelurahan Laweyan yang dikenal sebagai kampung batik akan tampak hijau dan sejuk.

“Pengabdian ini dilakukan sebagai sarana melengkapi ikon Kampung Batik Laweyan sebagai kampung Jawa yang menyimpan berbagai khazanah peninggalan budaya Jawa masa lampau. Laweyan sebagai kampung wisata memerlukan daerah hijau sehingga akan menjadi lebih asri. Pengabdian ini mencoba memberikan rasa penanaman terhadap kecintaan lingkungan hijau di Laweyan supaya suasana kampung tidak tampak gersang,” ungkapnya.

Dalam kegiatan yang berlangsung pada Minggu (21/5/2023) ini, metode yang digunakan yaitu ceramah, praktik, simulasi, dan pemanfaatan material kreatif dalam kegiatan outbound.

“Mengutip dari Foster, ada keterikatan antara manusia dengan alam. Lingkungan hidup merupakan badan organik manusia karena manusia hidup dari alam sehingga secara fisik dan mental manusia terhubung dengan alam. Hubungan yang paling erat antara manusia dan alam diindikasikan kepada perempuan sehingga muncul istilah mother earth, mother nature, ibu bumi, atau ibu pertiwi,” jelasnya.

Lebih lanjut, Dr. Prasetyo Adi Wisnu Wibowo berharap agar Kampung Batik Laweyan yang memiliki potensi komunitas masyarakat dapat turut menjaga kelestarian lingkungan hijau di sekitarnya.

“Kekuatan komunitas ini diharapkan akan membantu menjadikan kawasan Kampung Batik Laweyan menjadi  destinasi  wisata batik Solo yang ramah lingkungan, sejuk, hijau, dan layak dikunjungi,” pungkasnya. HUMAS UNS