Luluskan 346 Wisudawan Cumlaude, Rektor: Wisudawan Harus Jadi Duta Toleransi

UNS – Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Prof. Ravik Karsidi memimpin Upacara Wisuda Periode I untuk program doktor, magister, pendidikan dokter spesialis, sarjana, dan diploma yang digelar di Gedung Gusti Pangeran (GPH) Haryo Mataram pada Sabtu (23/2/2019). Dalam wisuda Periode I kali ini, sebanyak 1.029 wisudawan mengikuti upacara wisuda yang terbagi atas 27 wisudawan program doktor, 200 wisudawan program magister, 43 wisudawan program  pendidikan dokter spesialis, 720 wisudawan program sarjana, dan 39 wisudawan program diploma.

Dari 1.029 wisudawan, sebanyak 346 wisudawan lulus dengan predikat cumlaude. Dari jumlah tersebut, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) meluluskan 123 wisudawan dengan predikat cumlaude dari total 267 wisudawan program sarjana yang lulus cumlaude. Selain dari program sarjana, capaian cumlaude juga diraih oleh wisudawan dari program doktor sebanyak 1 wisudawan, program magister sebanyak 74 wisudawan, dan program diploma sebanyak 4 wisudawan.

Dalam sambutannya di hadapan wisudawan/wisudawati, Rektor UNS, Prof. Ravik Karsidi menyinggung banyaknya kasus intoleransi yang akhir-akhir ini sering melanda bangsa Indonesia. Melihat situasi tersebut, Prof. Ravik menyatakan keprihatinannya dan meminta agar wisudawan/wisudawati harus menjaga persatuan bangsa. Salah satu langkah konkretnya adalah dengan menjadi duta toleransi di tengah-tengah kehidupan bermasyarakat.

“Sebagai kaum intelektual, Anda harus mampu menyebarkan nilai-nilai moral yang sudah UNS berikan selama Anda menjadi mahasiswa. Salah satu langkah konkretnya dengan menjadi duta toleransi,” ujar Prof. Ravik.

Di lingkungan kampus, UNS selalu mengajarkan nilai-nilai moral yang baik, khususnya dalam pendekatan agama. Bukti nyatanya adalah dengan berdirinya tempat-tempat ibadah yang ada di lingkungan UNS. Dengan berdirinya enam tempat ibadah tersebut, mahasiswa-mahasiswi UNS diajarkan bagaimana caranya menghargai perbedaan, khususnya dalam kehidupan beragama.

Tidak lupa, Prof. Ravik mengingatkan wisudawan/wisudawati bahwa setelah mendapatkan gelar akademik, wisudawan/wisudawati dapat menjadi pribadi yang mandiri yang independen. rof. Ravik berharap agar lulusan UNS mampu menjadi sosok yang independen, kreatif, dan inovatif dalam menghadapi tuntutan zaman yang berubah sedemikian cepatnya, khususnya untuk menghadapi revolusi industri 4.0,

Di akhir sambutannya, wisudawan/wisudawati diharapkan mampu untuk menjadi seorang entrepreneur. Dengan demikian, lulusan UNS tidak hanya mencari pekerjaan dan menjadi seorang pekerja saja, namun lulusan UNS juga dapat berkontribusi bagi bangsa dengan menciptakan lapangan kerja yang seluas-luasnya. Humas UNS – Yef/Isn