UNS – Mahasiswa Program Studi (Prodi) Seni Rupa Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menggelar Pameran GRAFOT ke-7, Jumat (12/12/2025) . Edisi kali ini berlokasi di Aula Kampus UNS Mesen dengan mengangkat tajuk “Lensee”. Pameran GRAFOT menjadi pengalaman pertama berpameran bagi mahasiswa angkatan 2025, sekaligus ruang kolaborasi lintas angkatan dan lintas disiplin.
Ketua Pameran, Raditya Luthfi Saputra, melaporkan bahwa pameran “Lensee” menampilkan 55 karya fotografi dari berbagai teknik, 12 karya seni grafis cetak saring, 20 karya cetak tinggi dan photografilitho, serta 18 stan bazar kewirausahaan. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi mata kuliah Studio Grafis, Fotografi, dan Kewirausahaan, yang dirancang sebagai bentuk pertanggungjawaban akademik kepada publik.
Secara konseptual, “Lensee” berangkat dari gagasan melihat sebagai tindakan sadar. Bukan sekadar menangkap visual, melainkan juga membaca makna, emosi, dan cerita di baliknya. Pameran ini merekam cara pandang mahasiswa dalam merespons pengalaman personal maupun lingkungan sekitar. Keterlibatan mahasiswa angkatan 2023 yang turut menyumbangkan karya grafis memperkuat pameran ini sebagai ruang dialog lintas angkatan.
Dari sisi visual, “Lensee” mengadopsi pendekatan yang tegas dan terstruktur. Konsepnya terinspirasi dari cara komik Amerika dalam membingkai narasi, yakni jelas, fokus, dan berkarakter. Setiap karya diposisikan sebagai “panel” yang berdiri sendiri. Namun, saling terhubung, membentuk alur visual yang mengajak pengunjung untuk berhenti, memperhatikan detail, dan menafsirkan ulang apa yang dilihat. Melalui semangat “Letsee The Lensee”, pameran ini menjadi ajakan terbuka untuk melihat lebih dalam dan lebih jujur.
Dosen pengampu mata kuliah, Dyah Yuni Kurniawati, S.Sn., M.Sn., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi terhadap semangat mahasiswa. “Semester satu tetapi sudah mampu mempersembahkan pameran yang sangat baik. GRAFOT ke-7 bertema ‘Lensee’ ini adalah pameran kolaboratif mata kuliah Studi Grafis, Fotografi, dan Kewirausahaan. Saya sangat bangga karena setiap tahun mata kuliah ini selalu eksis melalui pameran. Apa yang kita kerjakan di kampus selayaknya dipertanggungjawabkan kepada masyarakat untuk diapresiasi,” ujarnya.




Apresiasi juga disampaikan oleh Kaprodi Seni Rupa FSRD UNS, Dr. Sigit Purnomo Adi, S.Sn., M.Sn. “Pameran ini sangat bagus karena mampu berkolaborasi, termasuk dengan Fakultas Psikologi. GRAFOT perlu diteruskan sebagai kekayaan program studi, selain pameran Titik Awal. Setiap tahun harus ada GRAFOT. Selamat berpameran,” katanya.
Sementara itu, Wakil Dekan Bidang Akademik dan Penelitian FSRD UNS, Dr. Desy Nurcahyanti, S.Sn., M.Hum., menekankan pentingnya pameran sebagai ruang membangun jejaring dan praktik nyata. “Ini adalah kesempatan membangun jaringan. Sangat mengejutkan dan membanggakan, semester satu sudah berani berpameran. Harapannya bisa dilanjutkan ke acara yang lebih besar. Perkuliahan tidak hanya datang, belajar, dan pulang, tetapi juga praktik di lapangan. Kami menyambut baik dan berterima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat. Dengan ini, Pameran GRAFOT ke-7 ‘Lensee’ resmi saya buka,” ujarnya.
Pameran Grafot Lensee juga diisi dua workshop yang diikuti masyarakat umum yaitu workshop Seni Ecoprint dengan pembicara Dyah Yuni Kurniawati, S.Sn., M.Sn. dan linografi oleh mahasiswa angkatan 2024. Pameran “Lensee” menjadi penanda semangat eksplorasi, keberanian berekspresi, dan komitmen mahasiswa Seni Rupa UNS untuk menghadirkan karya yang tidak hanya dilihat, tetapi juga direnungkan.
Humas UNS


















