Semarakkan Wonosari dengan Semarak Inspirasi Ala Mahasiswa UNS

UNS – Mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta yang tergabung dalam Komunitas Semarak Inspirasi (SI) menunjukkan bukti kepeduliannya terhadap dunia pendidikan dengan menggelar kegiatan ‘Semarak Mengajar’ bertempat di SDN 1 Wonosari, Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar.

Kegiatan Semarak Mengajar yang telah memasuki batch 3 tersebut digelar pada tanggal 7-16 Februari 2020. Acara dibuka dengan seminar bersama kepala sekolah dan guru se-desa binaan (dabin) II Wonosari dengan mengangkat tema ‘Pedagogi Guru dalam Menghadapi Era Disrupsi’ dengan menghadirkan Dr. Suharno, M. Pd. yang merupakan dosen Pascasarjana Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UNS sebagai pembicara utama.

“Kegiatannya penerjunan ke desa Wonosari. Tanggal 8 kegiatannya Grand Opening ‘Semarak Mengajar’ Batch 3 di Aula Balai Desa Wonosari, Gondangrejo. Tanggal 9 outbond bersama adik-adik SDN 1 Wonosari, Gondangrejo. Kemudian, hari ke-4 sampai 7 kegiatan pengajaran kreatif di kelas masing-masing sesuai kurikulum di SDN 1 Wonosari untuk kelas 1-5,” ujar Ketua SI SDN 1 Wonosari, Taufik.

Selama 9 hari berada di desa Gondangrejo, para pengajar SI yang mereka sebut ‘Inspirator Muda’ menjalankan tugasnya mengajar siswa di SDN 1 Wonosari dengan berbagai metode kreatif. Metode mengajar yang kreatif dipilih sebab SI ingin siswa SDN 1 Wonosari tidak merasa bosan selama belajar di dalam kelas dan agar materi yang diberikan mudah dipahami.

“Pengajaran kreatif adalah pengajaran yang dilakukan secara berbeda dari pengajaran biasanya/ konvensional yang cenderung mengedepankan metode ceramah. Pengajaran kreatif di sini, yaitu pengajaran dengan melakukan sedikit improvisasi dalam mengajar supaya mudah dimengerti dengan baik oleh siswa tanpa rasa bosan saat di kelas maupun di luar kelas. Dan dengan memaksimalkan media pembelajaran yang ada di ruang kelas ataupun yang lainnya,” terang Taufik.

Selain kegiatan mengajar, SI UNS juga menggelar berbagai kegiatan, seperti pelatihan ekstrakurikuler untuk siswa mendongeng, musik, hafalan Alquran, puisi, dan tari treasi. Pada malam harinya, SI UNS juga mengadakan program bimbingan belajar/ les bagi beberapa siswa yang perlu untuk dibimbing dalam hal akademik dengan mendatangi rumah siswa tanpa meminta biaya.

Saat ditanya mengenai karya pengabdian SI UNS, Taufik mengatakan bila SI UNS pada dasarnya adalah komunitas yang berfokus pada pendidikan. Niat mulia SI tersebut terus dikaryakan hingga kini. Sesuai dengan namanya, tujuan program-program mengajar SI UNS diharapkan dapat terus menginspirasi banyak orang.

“Semarak Inspirasi merupakan Komunitas yang berfokus pada bidang pendidikan yang sudah berdiri sejak 17 November 2017 yang memprakarsai Isna Nur Insani dari Porgram Studi (Prodi) Ilmu Kominikasi angkatan 2015, Ridho Pratama Saeful Millah dari Prodi Pendidikan Bimbingan Konseling angkatan 2015, dan Audina Solicha dari Prodi Kebidanan angkatan 2015. Sasaran utama gerakan mengajar SI adalah anak-anak di wilayah Solo dan sekitarnya dan harapannya semakin banyak pemuda yang ikut mengabdi dan terinspirasi serta menginspirasi untuk orang lain,” pungkasnya. Humas UNS/ Yefta