Semesta WMK UNS Pertemukan Mahasiswa dengan Pelaku UMKM

Semesta WMK UNS Pertemukan Mahasiswa dengan Pelaku UMKM
Semesta WMK UNS Pertemukan Mahasiswa dengan Pelaku UMKM
Dengarkan artikel

UNSSebelas Maret Start Up Academy (Semesta) Wirausaha Merdeka (WMK) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta telah memasuki tahap immersion. Mahasiswa memperoleh kesempatan untuk terjun langsung melihat proses bisnis secara nyata. Mereka melakukan onboarding ke-49 pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di wilayah Solo Raya. Kegiatan onboarding berlangsung di Danau UNS, Jumat (11/10/2024).

Tahap immersion merupakan sesi pembimbingan oleh pelaku UKM terkait ide bisnis yang sedang dikembangkan para Mahasiswa Program Semesta UNS. Tahap ini dilaksanakan selama 8 minggu dimana mahasiswa melakukan magang pada UKM dengan didampingi mentor UKM dan Dosen Pendamping Lapangan (DPL). Luaran tahap immersion mencakup prototipe produk/jasa yang siap dan layak jual.

“Mahasiswa langsung kami titipkan di UKM-UKM terpilih di sekitar Solo Raya untuk mempelajari, mengembangkan, dan melakukan finalisasi ide bisnis yang sudah mereka ajukan,” ujar Kresna Bayu Sangka, M.M., Ph.D., selaku Ketua Pelaksana Semesta WMK UNS.

Direktur Direktorat Alumni dan Kewirausahaan Mahasiswa UNS, Dr. Dwi Prasetyani, S.E., M.Si., menyampaikan komitmen UNS dalam mengembangkan kewirausahaan mahasiswa. Hal ini mengingat telah banyak kegiatan kewirausahaan yang dilakukan oleh sivitas akademika UNS yang menghasilkan luaran produk bermanfaat, berdaya jual, dan berdaya saing. Direktorat ini merupakan kebaruan dari UNS yang saat ini khusus mengelola sistem kewirausahaan.

Ucapan selamat dan semangat diberikan kepada para mahasiswa peserta Semesta WMK UNS. Terlebih lagi untuk para mitra yang setelah ini akan memberikan pendampingan penuh selama 2 bulan. Dr. Dwi Prasetyani menyampaikan bahwa UKM mitra menjadi unsur penting dalam tahap immersion ini.

“Ternyata beberapa mitra itu repeat order, artinya mereka yang tahun lalu bergabung sekarang masih berkenan jika mahasiswa belajar di sana. Kami harap mitra baru dan yang lama ini bisa saling berkolaborasi dengan kami untuk mengembangkan kewirausahaan UNS,” harap Dr. Dwi Prasetyani.

Wakil Rektor Kemahasiswaan dan Alumni UNS, Prof. Ir. Dody Ariawan, S.T., M.T., Ph.D., menyampaikan harapannya kepada Mahasiswa Program Semesta WMK UNS. Melalui kewirausahaan, kontribusi mahasiswa dalam memperkuat perekonomian Indonesia akan semakin besar. Beliau turut berpesan agar para mahasiswa memiliki mental baja sebagai modal menjadi wirausahawan yang sukses.

“Wirausaha bukan hal yang mudah. Hanya orang-orang dengan mental baja yang bisa bertahan di dunia wirausaha. Di sana ada banyak tekanan dan dinamika. Jadi hanya orang-orang yang mentalnya kuat yang bisa menjadi wirausahawan. Saya yakin kalian sanggup,” tutur Prof. Doddy.

Kegiatan ini mencakup beberapa hal yang akan dilakukan Mahasiswa Program Semesta UNS. Pertama adalah idea generation yang meliputi proses penelitian pasar, observasi dan analisis model bisnis pada UKM. Kedua adalah business model validation dimana mahasiswa melakukan validasi model bisnis yang sudah disusun kepada UKM dan didampingi oleh DPL. Ketiga adalah prototyping yang mewujudkan ide, konsep, dan model bisnis yang telah divalidasi menjadi produk yang didampingi oleh UKM dan DPL. Keempat adalah uji coba, prototipe yang telah dibuat kemudian diuji coba untuk memperoleh ekspektasi dan kebutuhan konsumen didampingi oleh UKM dan DPL. Terakhir adalah evaluasi produk berdasarkan hasil uji coba dan umpan balik pengguna.

Tahap immersion ini juga mendorong pemahaman mahasiswa untuk menghitung Harga Pokok Produksi (HPP), biaya produksi, dan arus kas sederhana dari bisnis yang dibangun. Tidak berhenti disitu, bersama Semesta UNS, mahasiswa peserta program ini akan mendapat pendampingan dalam pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB). Demi membangun strategi komunikasi bisnis yang kekinian, mereka akan mempunyai media sosial, katalog produk, dan pitch deck yang menampilkan konten produk menarik.

Peran UKM dalam tahap immersion Semesta UNS adalah mendukung mahasiswa. Mereka membantu dan mendampingi mahasiswa secara aktif sehingga dapat mencapai hasil yang diharapkan. Hal ini dicapai dengan upaya memberikan arahan dan bimbingan yang diperlukan. Para pelaku UKM juga memberikan penilaian yang objektif dan konstruktif. Penilaian melalui kegiatan monitoring dan evaluasi dilakukan sebanyak dua kali yang mencakup 7 topik Kurikulum Semesta WMK UNS dengan tujuan memberikan umpan balik yang membangun bagi perkembangan mahasiswa.
Humas UNS