SPMB UNS Bagikan Strategi Sukses Masuk PTN Lewat Jalur SNBP

SPMB UNS Bagikan Strategi Sukses Masuk PTN Lewat Jalur SNBP
SPMB UNS Bagikan Strategi Sukses Masuk PTN Lewat Jalur SNBP

UNS – Pendaftaran Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2025 sudah dibuka. Pendaftaran SNBP sendiri dibuka pada 4 Februari dan ditutup pada 18 Februari 2025. Selain menentukan jurusan, menentukan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) juga menjadi hal krusial. Kali ini kita akan bahas strategi sukses memilih dan masuk PTN melalui SNBP.

Prof. Drs. Sutarno, M.Sc., Ph.D. selaku Kepala Kantor Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menyampaikan strategi yang tepat untuk menentukan PTN mana yang bagus dan cocok buat calon mahasiswa baru.

“Dalam menentukan universitas itu juga perlu strategi yang tepat, mungkin poin pertama yang paling dilihat dalam memilih PTN adalah pasti prestasi dari universitas tersebut ya. Sebab pasti semakin bagus prestasinya maka mahasiswa akan memiliki kebanggaan sendiri bisa masuk ke universitas impian dia. Akan tetapi juga kata kuncinya disini adalah kembali ke pilih yang sesuai. Sesuai yang dimaksud bisa sesuai dengan minat, sesuai dengan kemampuan diri, dan sesuai dengan preferensi,” terang Prof. Sutarno.

Prof. Sutarno menambahkan untuk memperbanyak mencari informasi, browsing-browsing mengenai keketatan dan jumlah pendaftar di jurusan dan universitas tersebut. “Dan kembali lagi sesuaikan dengan kemampuan diri tadi. Kalau memang pilihannya bagus, ideal dan yakin ya daftar saja, kalau tidak ya sebaiknya jangan, sambil mencari alternatif pilihan lain,” tambah Prof. Sutarno.

Sistem di SNBP, lanjut Prof. Sutarno, kalau sudah diterima tidak bisa mengundurkan diri dan tidak bisa mendaftar di jalur penerimaan lain. “Jadi benar-benar harus dipelajari dengan cermat mulai dari mekanismenya, jurusan dan universitas yang dituju. Hal lain yang terkadang menjadi pertimbangan krusial adalah dari kotanya. Biaya hidup di setiap kota pasti berbeda-beda jadi juga diskusikan dengan orang tua,” pungkas Prof. Sutarno.

Saat menjadi pemateri dalam Sosialisasi Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru Program Diploma dan Sarjana Tahun 2025 di Auditorium G.P.H. Haryo Mataram UNS, Selasa (4/2/2025), Sekretaris Eksekutif Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB), Bekti Cahyo Hidayanto, S.Si., M.Kom. membagikan beberapa tips sukses masuk perguruan tinggi negeri, terutama jalur SNBP. Apa saja strateginya?

  1. Pahami Aturan Dasar SNBP
    Langkah pertama agar sukses di SNBP adalah paham aturan dan kebijakan yang berlaku. Informasi resmi dapat diakses melalui laman https://snpmb.bppp.kemdikbud.go.id/ atau media sosial SNPMB. Selalu andalkan informasi akun resmi agar tidak termakan informasi hoaks.
  2. Analisis Nilai Rapor dengan Cermat
    Analisis kembali nilai rapormu, perhatikan konsistensi nilai dan pelajari jurusan atau prodi yang relevan dengan keunggulanmu di nilai rapor. Ini akan membantumu mengukur peluang di kampus pilihan. Jangan segan juga untuk konsultasi dengan Guru BK kamu, dengan begitu kamu bisa memilih jurusan yang sesuai dengan kemampuan dan minatmu.
  3. Buat Portofolio Terbaik
    Jika kamu tertarik untuk masuk ke jurusan olahraga atau seni, kamu perlu mempersiapkan portofolio dengan sebaik mungkin. Sebab portofolio ini menjadi salah satu penilaian kunci pada SNBP, jadi tampilkan portofolio terbaikmu. Jangan lupa juga untuk mematuhi pedoman unggahan portofolio yang telah ditentukan oleh SNBP.
  4. Perhatikan Jadwal SNBP
    Jadwal adalah hal krusial yang harus diperhatikan. Catat tanggal-tanggal penting seperti pendaftaran, unggahan dokumen, dan pengumuman. Gunakan pengingat di ponsel atau buat catatan di tempat yang mudah terlihat.
  5. Penuhi Semua Persyaratan Pendaftaran
    Strategi terakhir adalah dengan melengkapi seluruh persyaratan pendaftaran. Baca dan pelajari dengan saksama daftar persyaratan dari jurusan atau prodi yang kamu tuju. Persiapkan semua dokumen dengan teliti dan pastikan tidak ada yang tertinggal. Cek kembali semua persyaratan sebelum mengunggah agar tidak ada kesalahan.

    Humas UNS