UNS – Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menyelenggarakan Sosialisasi Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru Program Diploma dan Sarjana Tahun 2025 pada Selasa (4/2/2025). Acara ini berlangsung di Auditorium G.P.H. Haryo Mataram UNS dan dihadiri oleh 650 Kepala Sekolah serta Guru Bimbingan dan Konseling (BK) dari SMA/SMK/MA di wilayah Solo Raya. Selain itu, acara juga disiarkan melalui YouTube dan Zoom Cloud Meeting untuk menjangkau lebih banyak peserta secara daring.
Sosialisasi ini menghadirkan beberapa narasumber utama, yakni Sekretaris Eksekutif Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB), Bekti Cahyo Hidayanto, S.Si., M.Kom.; Rektor UNS, Prof. Dr. Hartono, dr., M.Si.; serta Kepala Kantor Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) UNS, Prof. Drs. Sutarno, M.Sc., Ph.D. Acara ini dipandu oleh Ir. Widiyanto, S.P., M.Si., Ph.D., selaku Kepala Bidang Program Vokasi dan Sarjana Kantor SPMB UNS.
Dalam sambutannya, Rektor UNS, Prof. Hartono, menegaskan bahwa UNS terus berkembang menjadi World Class University dan mengundang seluruh putra-putri terbaik bangsa untuk bergabung. Beliau menyoroti pentingnya pemahaman terhadap aturan baru dalam seleksi masuk PTN, sebagaimana diatur dalam Permendikbudristek Nomor 62 Tahun 2023.
“Perubahan aturan ini harus menjadi perhatian bagi Kepala Sekolah dan Guru BK agar dapat memberikan bimbingan yang tepat kepada siswa dalam memilih program studi,” ujar Prof. Hartono.



Lebih lanjut, Prof. Hartono menjelaskan bahwa calon mahasiswa yang diterima melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) tidak diperbolehkan mengikuti Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) maupun Seleksi Mandiri PTN. Sementara itu, mahasiswa yang telah diterima melalui SNBT dan sudah melakukan daftar ulang juga tidak bisa mendaftar pada Seleksi Mandiri PTN. Oleh karena itu, Beliau mengimbau agar siswa benar-benar mempertimbangkan pilihannya secara matang.
Prof. Drs. Sutarno, M.Sc., Ph.D., selaku Kepala Kantor SPMB UNS, turut menambahkan bahwa UNS merupakan Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH) yang telah terakreditasi “Unggul” oleh Badan Akreditasi Nasional (BAN) Perguruan Tinggi (PT). UNS juga melakukan berbagai inovasi untuk terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan.
“UNS memiliki 14 Fakultas, 1 Sekolah Vokasi, dan 1 Pascasarjana, dengan banyak program studi yang telah terakreditasi nasional dan internasional. Prestasi UNS juga tercermin dalam berbagai pemeringkatan global, seperti THE World University Ranking, QS World University Ranking, dan lainnya,” ungkapnya.
Peran Penting Sekolah
Sementara itu, Bekti Cahyo Hidayanto menyoroti peran penting sekolah dan siswa dalam tahapan SNPMB 2025. Setelah berakhirnya jadwal pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS), kini tugas berlanjut pada siswa dalam proses seleksi dengan tetap mendapat pantauan masing-masing sekolah. Ia juga menjelaskan bahwa UNS, sebagai PTNBH, memiliki kuota minimal 20% untuk SNBP, minimal 30% untuk SNBT, serta maksimal 50% untuk Seleksi Mandiri.
Bekti juga mengingatkan jadwal penting SNBP 2025, yaitu masa Registrasi Akun SNPMB Siswa hingga 18 Februari 2025, Pendaftaran SNBP pada 4-18 Februari 2025, serta Pengumuman Hasil SNBP pada 18 Maret 2025. Ia menegaskan bahwa para siswa harus mempersiapkan diri dengan baik dan memilih program studi sesuai dengan minat serta kemampuan akademik mereka.
Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan para Kepala Sekolah dan Guru BK dapat menyampaikan informasi yang akurat dan komprehensif kepada calon mahasiswa, sehingga mereka dapat mengambil keputusan yang tepat dalam menentukan jalur masuk ke perguruan tinggi. UNS berkomitmen untuk terus memberikan layanan pendidikan yang terbaik bagi masyarakat dan mencetak lulusan yang kompeten serta berdaya saing global.
Humas UNS
Reporter: R. P. Adji
Redaktur: Dwi Hastuti



















