Tetap Produktif, UNS Adakan Workshop Peningkatan Prestasi Mahasiswa

UNS – Dalam rangka meningkatkan prestasi mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta tahun 2020 khususnya di masa pandemi, pada hari Rabu (13/5/2020) UNS mengadakan Workshop Peningkatan Prestasi Mahasiswa guna Mendukung Pemerinkatan UNS. Agenda tersebut dihadiri langsung oleh Dr. Misbach Fikrianto selaku Koordinator Kemahasiswaan, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.

Turut bergabung dalam agenda tersebut Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNS, Prof. Kuncoro Diharjo serta para perwakilan fakultas, perwakilan Program Studi (Prodi), pembina Ormawa dan mahasiswa dari setiap fakultas dan sekolah vokasi. Kurang lebih terdapat 250 peserta mengikuti kegiatan yang berlangsung secara daring tersebut.

Mengawali penjelasan materi Dr. Misbach memberikan apresiasi kepada UNS atas langkah-langkah yang telah dilakukan selama masa pandemi. Menurut Dr. Misbach, UNS termasuk serius dalam menjalankan aktivitas dikampus sejak diberlakukannya kebijakan Work From Home. Diantaranya seperti memberikan bantuan pulsa kepada mahasiswa, menjalankan cara pembelajaran sinkronus dan ansinkronus, wisuda online, dan lain sebagainya.

Mahasiswa dan perguruan tinggi merupakan tulang punggung keberlangsungan bangsa ini di masa depan. Masyarakat menempatkan mahasiswa sebagai contoh dalam menemukan solusi-solusi menghadapi berbagai masalah. Semakin hari tantangan yang dihadapi oleh mahasiswa semakin menantang. Bonus Demografi diprediksi akan terjadi pada tahun 2045, hal ini menjadikan mahasiswa harus bersiap menghadapi peluang dan tantangan yang akan terjadi.

“Pintar saja tidak cukup, cerdas juga tidak cukup tetapi harus diseimbangkan dengan akhlak mulia,” tutur Dr. Misbach

Pada kesempatan tersebut, Prof. Kuncoro menjelaskan bahwa sebelum adanya wabah Covid-19 dan kebijakan kampus merdeka resmi diluncurkan, pada tahun 2019 Rektor UNS telah mengeluarkan Keputusan Rektor mengenai rekognisi terhadap kegiatan-kegiatan mahasiswa. Salah satunya yaitu Program Kreativitas Mahasiswa Penelitian (PKMP) yang dikerjakan sesuai dengan program studi bisa dijadikan pengganti skripsi atau tugas akhir.

Kegiatan dilanjutkan dengan melakukan diskusi dan tanya jawab bersama peserta workshop. Beberapa diantaranya menanyakan keberlangsungan kompetisi yang biasanya rutin diadakan seperti pemilihan mahasiswa beprestasi tingkat nasional dan Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas). Dr. Misbach menjelaskan bahwa saat ini pihaknya belum bisa mengkonfirmasi secara pasti mengenai agenda tahunan tersebut, beliau menegaskan keputusan akan segera ditetapkan tergantung dari kebijakan pemerintah terkait penanganan Covid-19.

“Kami masih menunggu kelanjutan dari keputusan BNPB mengenai masa darurat, karena keputusan tersebut masih berlangsung sampai mei akhir. Apabila sudah diumumkan maka dari tim kami juga akan segera mengonfirmasi,” jawab Dr.Misbach

Masa Covid-19 menyebabkan mundurnya berbagai kegiatan nasional bahkan internasional, dibidang olah raga misalnya Pekan Olah Raga Nasional (PON) yang seharusnya berlangsung pada bulan November di Papua mundur menjadi tahun 2021. Begitu juga dengan perhelatan ajang olah raga internasional yaitu Olimpiade 2020 di Tokyo juga mengalami penundaan sampai tahun 2021.Humas UNS/Ratri