Ulik Algoritma Medsos Lewat Esai, Mahasiswa UNS Torehkan Prestasi

Ulik Algoritma Medsos Lewat Esai, Mahasiswa UNS Torehkan Prestasi

UNS — Baru duduk di semester 2, Hilmi Asyam Nur, mahasiswa Sastra Inggris, Fakultas Ilmu Budaya (FIB), Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta telah menorehkan prestasi membanggakan.

Mahasiswa angkatan 2020 tersebut meraih Juara 3 dalam UNS International Essay Competition 2021 yang diumumkan pada Senin (24/5/2021) kemarin. Mengangkat tema Living in A Good and Global Civilization, kompetisi ini digelar oleh FIB UNS pada 11 Maret—15 April 2021 dalam rangka Dies Natalis Ke-45 UNS.

Hilmi menulis esai berjudul “Social Media Algorithms in a Global Civilization: Can We Control It”. Esai ini mengangkat isu algoritma Media Sosial (Medsos) yang dibuat untuk menarik perhatian para pengguna agar berlama-lama menatap gawai dan bermain Medsos. Seperti YouTube, Instagram, Facebook, dan sebagainya.

Pesan yang ingin ia sampaikan adalah pentingnya mengendalikan diri dalam berinteraksi di Medsos. Sebab, ada dua kemungkinan, kita yang mengendalikannya atau justru kita yang dikendalikan oleh algoritma tersebut.

“Berinteraksi di Medsos sah-sah saja. Ini (red: berlama-lama bermain gawai dan Medsos) tentunya bukanlah hal yang baik karena seharusnya waktu tersebut dapat digunakan untuk hal-hal yang lebih bermanfaat,” jelas Hilmi kepada uns.ac.id, Rabu (26/5/2021).

Topik tersebut dipilih Hilmi karena Medsos memiliki pengaruh dan digunakan secara global sesuai tema yang diusung. Di sisi lain, Medsos saat ini menjadi hal paling dekat dengan sebagian besar masyarakat. Oleh karena itu, menurut Hilmi, perlu adanya pengetahuan mengenai algoritma Medsosl.

Menariknya, salah satu referensi utama yang digunakan Hilmi ialah “The Social Dilemma”. Sebuah film dokumenter tahun 2020 karya Jeff Orlowski yang menguak sisi gelap dari penggunaan media sosial dan dunia maya.

“Film tersebut mendasari banyak pendapat saya dalam essai. Setelah itu saya mencoba menuliskan pendapat saya berdasarkan apa yang saya dapat dari data maupun referensi tersebut untuk dituangkan dalam sebuah esai,” imbuh Hilmi.

Mengakhiri perbincangan, Hilmi menyampaikan harapan agar ke depan dapat mengikuti beragam kompetisi dan mengupayakan untuk meraih prestasi melalui hal tersebut. Terlebih, perjalanannya di bangku kuliah masih cukup panjang, yang mana ini merupakan kompetisi pertamanya selama kuliah.

“Dan dengan hasil ini saya semakin termotivasi. Untuk rencana mengikuti kompetisi lain saat ini belum ada, mungkin kedepannya saya akan berusaha mencari informasi lagi, khususnya kompetisi yang serupa,” kata Hilmi. Humas UNS

Reporter: Kaffa hidayati
Editor: Dwi Hastuti