UNS – Universitas Sebelas Maret (UNS) menjalin kerjasama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Asosiasi Pendanaan Fintech Bersama Indonesia (AFPI) dan Asosiasi Fintech Indonesia (Aftech) untuk meningkatkan pendidikan ekonomi digital. Perjanjian kerjasama telah ditandatangani dalam acara “Fintech Goes To Campus” di Gedung GPH Haryo Mataram, Sabtu (09/03/2019).
Penandatanganan nota kesepahaman itu dilakukan oleh Rektor UNS Ravik Karsidi dengan Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso dan Ketua Umum AFPI Adrian Gunadi. Kerja sama ini berupa beasiswa, magang, pelatihan, kurikulum, program penelitian dan kerjasama lainnya.
“Dalam 10 tahun terakhir ini kita dikejutkan dengan perubahan revolusi industri 4.0. Muncul istilah-istilah baru seperti digital ekonomi. Sekarang ada berbagai macam
fintech seperti uang elektronik, crowdfunding, investasi ritel baru, dan pembiayaan baru,” ujar Ravik.
Dengan adanya perkembangan itu, Ravik mengatakan mau tidak mau masyarakat termasuk generasi milenial juga perlu cepat beradaptasi. Kesadaran terhadap fintech dianggap sangat penting dan perlu semakin dikembangkan. Hal itu melihat fintech mampu menciptakan berbagai peluang usaha baru yang menggunakan platform digital sebagai basis usaha.
Berdasarkan data yang dihimpun oleh Google dan Temasek dalam E-Conomy SEA 2018 Southeast Asia’s Internet Economy, menunjukkan nilai ekonomi dari bisnis digital Indonesia mencapai 27 miliar dolar AS pada 2018. Angka tersebut naik 49 persen dari 2015. Pertumbuhan bisnis digital yang pesat sejalan dengan terhadap pertumbuhan pengguna teknologi finansial (fintech). Institute for Development of Economics and Finance (Indef) beserta Asosiasi Fintech Indonesia juga menyatakan fintech memberikan kontribusi sebesar Rp 25,97 triliun terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) di Indonesia.
Sependapat dengan Ravik, Wimboh mengatakan kerjasama ini bertujuan untuk memfasilitasi universitas agar bisa mengembangkan fintech kepada generasi muda. “Apalagi tahun 2020 UNS akan membuka prodi fintech,” kata Wimboh saat ditemui wartawan usai acara.
Setelah penandatanganan, acara dilanjutkan dengan seminar nasional bertajuk “Kolaborasi Millenial dan Fintech Menyongsong Revolusi Industri 4.0”. Kegiatan itu
menghadirkan Wimboh Santoso dan Menkominfo Rudiantara sebagai keynote speaker. Humas UNS/Mia















