UNS – Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta mengumumkan pemenang lomba esai dan pidato nasional dalam rangka Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (RI) ke-75. Hal tersebut disampaikan bertepatan dengan Webinar Sinergi Generasi Lintas Muda Agama dalam Mewujudkan Nilai-Nilai Pancasila pada Sabtu (6/9/2020). Lomba dengan tema Kreativitas dalam Menciptakan Kerukunan Umat Beragama guna Menyongsong Indonesia Maju tersebut berlangsung secara daring sejak Agustus 2020.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNS, Prof. Kuncoro Diharjo mengatakan, UNS dikenal sebagai Kampus Benteng Pancasila yang memiliki 6 tempat ibadah pada 1 lokasi yang terintegrasi. Ke-6 tempat ibadah tersebut yakni Masjid, Pura, Vihara, Kelenteng, Gereja Kristen, dan Gereja Katholik. Prof. Kuncoro sangat mengapresiasi seluruh juri, narasumber, peserta, serta panitia yang telah berkontribusi dalam kegiatan ini.
“Kami sampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang berpartisipasi pada kompetisi dan webinar ini. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Ormawa keagamaan se-UNS, jadi ada Ormawa Islam, Katholik, Kristen, Budha dan Konghucu. Dalam mewujudkan Indonesia maju, kebersamaan dalam perbedaan adalah satu hal yang harus kita wujudkan bersama dengan satu ikatan yaitu menjaga nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan kita,” terangnya saat memberikan sambutan.
Juara 1 lomba esai diraih oleh Muhammad Rifai dari UNS dengan judul Strategi Menumbuhkan Sikap Toleransi Beragama Masyarakat Grassroots di Era Post-Truth Berbasis Literasi Digital dengan Pendekatan Kearifan Lokal. Kemudian juara 2 diraih oleh Hilwan Hafidzsyah dari UNS dengan judul Toleransi Beragama Bukan berarti Semua Harus Sama. Pada posisi ketiga ditempati oleh Nur Siami Fitriawati dari Universitas Negeri Surabaya dengan judul RAGAM (Forum Toleransi Beragama) sebagai Penguatan Identitas Nasional melalui Media Sosial untuk Indonesia Maju.
UNS menghadirkan juri-juri yang merupakan pakar di bidang kompetisi tersebut. Pada kompetisi esai, Prof. Faruk yang merupakan budayawan dari Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Dr. Dwi Susanto yang merupakan Kepala Prodi Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UNS dihadirkan sebagai dewan juri.
Sementara itu, juara 1 lomba pidato diraih oleh Ratu Gracia Ginting dari Institut Teknologi Bandung, diikuti oleh Tiara Mahatmastuti dari UNS yang menempati urutan kedua, lalu juara 3 diraih oleh Nadya Aulia Syifa dari Universitas Singaperbangsa Karawang. Dalam kompetisi pidato ini menghadirkan 3 orang juri yakni Prof. Diah Kristina, Guru Besar FIB UNS, Drs. Hanindawan, seorang praktisi seni, dan Prof. Yudha Triguna, seorang Sosiolog dari Universitas Hindu Indonesia.
Sebelum menutup sambutan, Prof. Kuncoro mengajak seluruh peserta yang ada dalam forum untuk selalu menerapkan nilai-nilai Pancasila.
“Mari kita bersama-sama mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan untuk mewujudkan toleransi. Mudah-mudahan dengan demikian Indonesia akan menjadi lebih sejuk, lebih aman, lebih nyaman, dan lebih damai. Terima kasih telah menyemarakan kegiatan-kegiatan mulai dari tirakatan lintas agama nasional, lomba esai dan pidato serta webinar nasional. Semoga ini menjadi satu contoh model yang bisa dikembangkan oleh perguruan tinggi yang lain,” pungkasnya. Humas UNS
Reporter: Bayu Aji Prasetya
Editor: Dwi Hastuti


















