UNS— Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta kelompok 157 yang mendapatkan lokasi penempatan di Desa Genilangit, Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan, telah sukses melaksanakan berbagai program kerja bertemakan pendidikan yang inovatif dan inspiratif. Dua program utama yang menjadi sorotan adalah “Belajar Bersama: Eksplorasi Warisan Budaya Lokal” dan “Edukasi Ecoprint sebagai Inovasi Kreatif dan Ramah Lingkungan”. Selain itu, terdapat empat program lainnya yang tak kalah menarik dan edukatif, yakni “Eksperimen Lava Lamp Mini”, “Sosialisasi Hak-hak Anak”, “Pembuatan Es Krim Putar”, dan “MERUHI (Melek Huruf Hijaiyah). Kegiatan-kegiatan yang dilakukan tidak terlepas dari bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) yaitu Dr. Siti Khoiriyah, S.Si., M.Si.
Program kerja bertajuk “Belajar Bersama: Eksplorasi Warisan Budaya Lokal” ditujukan untuk siswa kelas 5 di SDN 1 Genilangit. Dalam program ini, mahasiswa KKN mengajak siswa untuk lebih mengenal dan mencintai budaya lokal mereka sendiri. Kegiatan dimulai dengan sosialisasi mengenai berbagai tradisi khas Desa Genilangit seperti Pager Desa, Tradisi Wuku Galungan, Musik Tongling, Tari Kreasi Rampak Tongling Pringgowulung, dan Parade 1.000 Tumpeng.
“Melalui pendekatan yang interaktif, siswa tidak hanya mendengarkan pemateri saja, tetapi juga dapat berpartisipasi aktif dalam memahami nilai-nilai budaya tersebut,” ujar Dina Retno Wulandari, salah satu anggota anggota KKN Kelompok 157 yang menjadi penanggung jawab pada kegiatan ini.


Untuk memperkuat pemahaman, siswa dilibatkan dalam strategi pembelajaran team games tournament dengan menggunakan puzzle dan flashcard yang dirancang khusus. Pendekatan ini berhasil membuat siswa antusias dan lebih mudah menerima materi. Hasilnya, tidak hanya wawasan budaya yang bertambah, tetapi juga kemampuan berpikir kritis dan kerja sama antar siswa menjadi lebih terasah.
Program kedua yang menjadi sorotan adalah “Edukasi Ecoprint sebagai Inovasi Kreatif dan Ramah Lingkungan”. Program ini diperuntukkan bagi siswa kelas 3 di SDN 1 Genilangit, dengan tujuan untuk mengenalkan teknik pewarnaan kain yang memanfaatkan bahan-bahan alami, sekaligus menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini.
Kegiatan dimulai dengan pengenalan dasar tentang ecoprint, di mana siswa belajar mengenai bahan-bahan alami yang dapat digunakan, seperti daun dan bunga. Setelah memahami konsep dasar, siswa diarahkan untuk langsung mempraktikkan teknik ecoprint dengan membuat desain pada totebag. “Program ini tidak hanya mengasah kreativitas siswa, tetapi juga memperkenalkan mereka pada alternatif kegiatan yang ramah lingkungan” terang Aida Nuraini dalam rilisnya kepada uns.ac.id, Rabu (14/8/2028)
Sri Asmini selaku Kepala Sekolah SDN 1 Genilangit mengatakan bahwa dengan adanya kegiatan dari KKN UNS di jenjang sekolah dasar dapat memberikan manfaat bagi peserta didik khususnya di SDN 1 Genilangit. Beliau menambahkan program kerja yang diselenggarakan menjadi bagian dari peran memajukan dunia pendidikan.
“Program kerja yang dirancang sangat bagus dan terlaksana dengan baik. Kami berharap pengabdian yang adik-adik KKN laksanakan di Desa Genilangit khususnya mendapatkan kemudahan dan kelancaran dari Tuhan Yang Maha Esa” ucap Sri Asmini.
Selain dua program utama di atas, mahasiswa KKN UNS juga mengadakan empat program lainnya yang berfokus pada Pendidikan. Program “Membangun Kreativitas dan Ketertarikan pada Sains untuk Anak Sekolah Dasar dengan Eksperimen Lava Lamp Mini” memberikan kesempatan bagi siswa kelas 4 untuk berkreasi sambil belajar tentang prinsip-prinsip sains dasar. Sementara itu, program “Aku Merdeka, Aku Berharga: Sosialisasi Hak-hak Anak” yang ditujukan untuk siswa kelas 6 bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan hak-hak mereka sebagai anak. Tak kalah menarik, program “Pembuatan Es Krim Putar” mengajak siswa kelas 5 untuk belajar sambil bermain, menciptakan es krim dengan cara yang unik dan menyenangkan. Kemudian, program MERUHI (Melek Huruf Hijaiyah) yang berfokus pada pengajaran dasar-dasar huruf hijaiyah pada Taman Pendidikan Al-Qur’an dengan tujuan meningkatkan pemahaman huruf hijaiyah melalui pendekatan yang interaktif dan menyenangkan.
HUMAS UNS
Redaktur: Dwi Hastuti

















