UNS–Mahasiswa KKN UNS kelompok 179 bekerja sama dengan Pemerintah Desa Jetak menginisiasi Pembentukan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Desa Jetak, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Sragen. Kegiatan ini dilaksanakan pada 13 Agustus 2024 kemarin di Balai Desa Jetak. Kegiatan ini diikuti oleh 40 orang yang mewakili kelompok perempuan yaitu PKK, Posyandu, Perangkat Desa, Bidan Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Babinkamtibmas, Kader Pembangunan Manusia (KPM), dan Tokoh Masyarakat se-Desa Jetak.
Kepala Desa Jetak, Siswanto mengatakan bahwa kegiatan FPRB ini merupakan inisiasi dari mahasiswa KKN UNS 2024 untuk mengurangi risiko bencana. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen UNS untuk mendukung tercapainya desa tangguh bencana sebagaimana yang diamanatkan undang-undang.
Desa Jetak, Sragen mendesak untuk segera dibentuk Destana karena dilalui Sungai Mungkung, yang setiap tahun menjadi pemicu terjadinya banjir di daerah tersebut. “Dapat dikatakan bahwa bencana banjir di sungai ini terjadi di setiap tahun ketika musim hujan, yang sumbernya berasal dari luapan Sungai Mungkung” ujar Siswanto, Kepala Desa Jetak.

Siswanto juga menyampaikan dalam sambutannya, semoga kedepan forum ini bisa menjadikan Desa Jetak tangguh dalam antisipasi kebencanaan, bukan hanya banjir saja, tapi termasuk bencana yang lain.
Ketua Tim KKN Destana UNS Kelompok 179, Daffa Mutazakki Nufus mengatakan bahwa kebutuhan FPRB ini diperlukan tidak hanya ketika terjadi bencana, namun sebelum dan sesudah bencana. Semoga dengan adanya Forum ini dapat memberikan manfaat bagi Desa Jetak supaya lebih kuat dalam hal penanggulangan bencana
Senada dengan hal tersebut, sebelum pembentukan FPRB, juga telah dilakukan kegiatan Sosialisasi Pembentukan FPRB dengan mengundang dua orang narasumber. Yaitu Dr. Agung Hidayat, S.Pd., M.Sc. selaku Peneliti dan Pegiat Penanggulangan Bencana UNS, sekaligus Dosen Pembimbing Lapangan Kelompok KKN 179 dan Danang Hermawan, S.H. selaku Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sragen. Sosialisasi ini juga mengundang banyak peserta, mulai dari perangkat desa, ketua RT/RW, dan lembaga/organisasi masyarakat yang ada di Desa Jetak.
HUMAS UNS
Redaktur: Dwi Hastuti

















