UNS dan ITB bersama Pemkab Kebumen menggelar Simposium dan Summer School di Geopark Kebumen pada 3-11 Mei 2026. Kegiatan ini mempertemukan akademisi, mahasiswa, dan delegasi internasional untuk membahas pengembangan kawasan geologi, lingkungan, dan pembangunan berkelanjutan melalui inovasi digital dan pembelajaran lapangan.
UNS — Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta dan Institut Teknologi Bandung (ITB) berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Kebumen menyelenggarakan Simposium dan Summer School di Luk Ulo Karangsambung Geological Campus, Kabupaten Kebumen, yang berlangsung pada 3–11 Mei 2026. Kegiatan tersebut menjadi wadah kolaborasi akademik yang mempertemukan Mahasiswa, peneliti, akademisi, komunitas, serta delegasi internasional untuk membahas pengembangan kawasan geologi, lingkungan, dan pembangunan berkelanjutan berbasis potensi lokal.
Hadir dalam kesempatan tersebut Bupati Kebumen, Lilis Nuryani; Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama, Internasionalisasi, dan Informasi UNS, Prof. Irwan Trinugroho, S.E., M.Sc., Ph.D.; Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) UNS, Dr. Didik Gunawan Suharto, S.Sos., M.Si.; dan Ketua Program Studi Teknik Geologi Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian ITB, Dr. Idham Andri Kurniawan, S.T., M.T.
Dekan FISIP UNS, Dr. Didik Gunawan Suharto, S.Sos., M.Si. dalam sambutannya menyampaikan program Summer School merupakan inisiatif strategis untuk memperkuat kemitraan akademik serta mendorong pembelajaran kolaboratif dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui inovasi digital. Diselenggarakan oleh UNS bekerja sama dengan ITB dan didukung oleh Pemerintah Kabupaten Kebumen, program ini mempertemukan perguruan tinggi, institusi publik, serta peserta internasional dalam format hybrid.
“Geopark Kebumen berperan sebagai laboratorium hidup yang memungkinkan mahasiswa menghubungkan pengetahuan akademik dengan pengalaman lapangan, khususnya dalam tata kelola digital, keberlanjutan, dan inovasi berbasis masyarakat,” terang Dr. Didik.
Untuk mendorong kolaborasi yang bermakna antara perguruan tinggi, pemerintah, dan para peserta dalam memajukan pembangunan berkelanjutan, serta memperkuat kapasitas peserta dalam menghadapi berbagai tantangan keberlanjutan melalui kolaborasi, kreativitas, dan inovasi praktis.
“Semoga setiap sesi, diskusi, kunjungan lapangan, serta interaksi dengan masyarakat lokal menjadi bagian yang menyenangkan dalam perjalanan Anda. Lebih dari itu, kami mengajak Anda merasakan pengalaman unik menjelajahi lanskap Kebumen yang luar biasa, sebuah wilayah yang terangkat ke permukaan melalui proses geologi selama jutaan tahun, menghasilkan formasi batuan dan pemandangan yang menakjubkan,” imbuhnya.
Geopark Kebumen bukan hanya tempat untuk belajar, tetapi juga ruang untuk mengapresiasi keterkaitan antara alam, pengetahuan, dan kehidupan masyarakat. “Kami juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada ITB dan Pemerintah Kabupaten Kebumen atas dukungan penuh dalam terselenggaranya program ini. Kolaborasi ini menunjukkan bagaimana kemitraan institusi yang kuat mampu menghadirkan pengalaman pembelajaran yang berdampak dan berkesan,” imbuhnya.



Sementara itu, Ketua Program Studi Teknik Geologi Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian ITB, Dr. Idham Andri Kurniawan, S.T., M.T. menyampaikan bahwa Program Summer School tentang Geokonservasi Kebumen UNESCO Global Geopark diselenggarakan secara bersama oleh Program Studi Teknik Geologi, Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian ITB, FISIP UNS serta Pemerintah Kabupaten Kebumen, dengan dukungan dari Program School Equity – World Class University.
Program ini dirancang sebagai platform akademik internasional yang mengintegrasikan keunggulan ilmiah, pembelajaran berbasis lapangan, serta prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan. Kolaborasi ini mencerminkan kemitraan multipihak yang kuat dalam upaya memajukan geokonservasi di kawasan Kebumen UNESCO Global Geopark.
Program Studi Teknik Geologi ITB dengan penuh sukacita dan kebanggaan menyambut seluruh peserta dalam kegiatan Summer School tentang Geokonservasi Kebumen UNESCO Global Geopark. “Program ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk menghadirkan pengalaman akademik yang bermakna dengan mengombinasikan pengetahuan ilmiah dan pengalaman lapangan secara langsung,” terang Dr. Idham.
Kebumen UNESCO Global Geopark menawarkan lingkungan yang luar biasa untuk belajar langsung dari alam, di mana keanekaragaman geologi, kehidupan masyarakat lokal, dan upaya keberlanjutan berpadu secara harmonis. “Melalui Summer School ini, kami berharap para peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru, tetapi juga membangun jejaring serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya melestarikan warisan geologi bagi generasi mendatang,” tambah Dr. Idham.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan dua sesi diskusi panel yang menghadirkan berbagai pemangku kepentingan dari akademisi, pemerintah, hingga praktisi. Pada Panel Diskusi 1, sesi dimoderatori oleh Astin Nurdiana, Ph.D., dengan menghadirkan Kepala BAPPERIDA Kebumen, Bahrun Munawir, S.STP., M.Si. yang membahas kearifan lokal dan pengetahuan masyarakat dalam pengelolaan geopark, dr. Faiz Alauddien Reza Mardhika (Anggota DPD RI Jawa Tengah) yang mengulas tata kelola geopark untuk pembangunan berkelanjutan, Ir. Alfend Rudyawan, S.T., M.Sc., M.T., Ph.D. (ITB) yang memaparkan kondisi geologi dan sejarah Karangsambung-Karangbolong, serta Ella Ubaidi, M.B.A. (praktisi konservasi warisan budaya) yang membahas pengembangan geopark berkelanjutan di Indonesia.
Selanjutnya, Panel Diskusi 2 dimoderatori oleh Septyanto Galan Prakoso, S.IP., M.Sc., dengan menghadirkan Assoc. Prof. Hiroki Kasamatsu (Ehime University, Jepang) yang membagikan praktik pengembangan geopark dan geokonservasi di Jepang, Dr. Nur Hafizah Binti Yusoff (Universiti Kebangsaan Malaysia) yang mengangkat pembelajaran dari Langkawi Geopark, Rino Ardhian Nugroho, S.Sos., M.T.I., Ph.D. (UNS) yang membahas inovasi digital untuk pengembangan geopark berbasis SDGs, Ts. Dr. Latifah Binti Abd Latib (Universiti Putra Malaysia) terkait pemberdayaan digital, serta Dr. Asal Wahyuni Erlin Mulyadi, M.PA. (UNS) yang mengulas arah collaborative governance dalam pengembangan Kebumen Geopark ke depan.
Kegiatan ini juga berkontribusi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan 11 (Sustainable Cities and Communities), tujuan 15 (Life on Land), dan tujuan 17 (Partnerships for the Goals). Melalui kegiatan ini, summer school diinisiasi untuk memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat dalam mendorong pembangunan berkelanjutan, sekaligus mengembangkan Kebumen Geopark sebagai living laboratory berbasis inovasi digital dan pembelajaran berbasis komunitas. Program ini juga bertujuan meningkatkan kapasitas peserta dalam menjawab tantangan keberlanjutan melalui pendekatan kolaboratif, kreatif, dan aplikatif. HUMAS UNS
Pertanyaan Umum (FAQ)
Apa tujuan diadakannya Simposium dan Summer School di Kebumen?
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kemitraan akademik, mendorong pembelajaran kolaboratif, dan mendukung pembangunan berkelanjutan melalui inovasi digital serta mengaitkan pengetahuan akademik dengan pengalaman lapangan. Lihat di artikel
Siapa saja yang berkolaborasi dalam acara ini?
Acara ini merupakan kolaborasi antara Universitas Sebelas Maret (UNS), Institut Teknologi Bandung (ITB), dan Pemerintah Kabupaten Kebumen. Lihat di artikel
Kapan dan di mana acara Simposium dan Summer School ini dilaksanakan?
Simposium dan Summer School dilaksanakan di Luk Ulo Karangsambung Geological Campus, Kabupaten Kebumen, pada tanggal 3 hingga 11 Mei 2026. Lihat di artikel
Apa peran Geopark Kebumen dalam kegiatan Summer School?
Geopark Kebumen berperan sebagai laboratorium hidup yang memungkinkan mahasiswa menghubungkan pengetahuan akademik dengan pengalaman lapangan dalam tata kelola digital, keberlanjutan, dan inovasi berbasis masyarakat. Lihat di artikel
Bagaimana kegiatan ini berkontribusi pada Sustainable Development Goals (SDGs)?
Kegiatan ini berkontribusi pada SDGs tujuan 11 (Sustainable Cities and Communities), tujuan 15 (Life on Land), dan tujuan 17 (Partnerships for the Goals). Lihat di artikel


















