UNS dan ITB menyelenggarakan Summer School di Kebumen pada 3-11 Mei 2026. Acara ini menjadi ajang kolaborasi ilmu pengetahuan dan pembangunan daerah, melibatkan peserta internasional untuk memperkenalkan potensi geologi, hayati, dan budaya Kebumen.
UNS — Bupati Kebumen, Lilis Nuryani menyampaikan sambutan hangat kepada seluruh peserta kegiatan Summer School yang diselenggarakan oleh Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta dan Institut Teknologi Bandung (ITB) di Luk Ulo Karangsambung Geological Campus, Kabupaten Kebumen, yang berlangsung pada 3–11 Mei 2026. Hal tersebut disampaikan Bupati Kebumen saat memberikan sambutan dalam kegiatan Summer School di Auditorium Luk Ulo Karangsambung Geological Campus pada Kamis (7/5/2026).
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kebumen, saya mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta di Kabupaten Kebumen. Kami juga berterima kasih kepada UNS dan ITB yang telah bekerja sama dalam penyelenggaraan Summer Course ini. Harapannya, kegiatan ini dapat semakin mengenalkan Kebumen di tingkat dunia karena peserta yang hadir tidak hanya berasal dari Indonesia, tetapi juga dari berbagai negara yaitu Malaysia, Jepang, Austria,” ujar Lilis Nuryani dalam sambutannya.
Lilis Nuryani menegaskan bahwa Kabupaten Kebumen memiliki kekayaan geologi, hayati, dan budaya yang sangat bernilai, seperti kawasan Karangsambung, Pantai Ayah, serta berbagai bentang alam lainnya yang menjadi warisan penting dan perlu dikelola secara berkelanjutan.
“Warisan alam tersebut tidak hanya membanggakan, tetapi juga merupakan amanah yang harus dijaga, dikelola dengan arah yang jelas, serta dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat,” lanjutnya.
Dalam kesempatan tersebut, Lilis Nuryani menekankan bahwa kegiatan Summer School diposisikan sebagai ruang belajar bersama, ruang untuk menguji gagasan, serta ruang yang menghubungkan ilmu pengetahuan dengan kebutuhan nyata di lapangan. Pendekatan yang didorong adalah integrasi antara aspek geologi, keanekaragaman hayati, budaya, ekonomi, dan keberlanjutan lingkungan.
Ia juga menegaskan harapan agar setiap kebijakan dan program pembangunan dapat memberikan manfaat nyata, membuka peluang yang lebih luas, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan.



Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam memperkuat basis data, memperluas akses informasi, mendorong pemanfaatan teknologi, serta menghadirkan inovasi yang dapat diterapkan langsung di masyarakat. Pemerintah Kabupaten Kebumen juga mengapresiasi kolaborasi yang terbangun antara perguruan tinggi, peneliti, komunitas, pemerintah, dan para mitra. Kolaborasi tersebut dinilai menjadi kunci agar hasil penelitian dapat memberikan dampak nyata.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menghasilkan rekomendasi, gagasan, dan langkah nyata yang bermanfaat bagi pengelolaan sumber daya alam, pengembangan wilayah, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat,” tambah Lilis Nuryani.
Di akhir sambutan, Lilis Nuryani berpesan kepada seluruh peserta untuk memanfaatkan forum ini guna memperdalam pemahaman, memperluas jejaring, serta melakukan observasi langsung di lapangan, termasuk berdialog dengan masyarakat.
Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama, Internasionalisasi, dan Informasi UNS, Prof. Irwan Trinugroho, S.E., M.Sc., Ph.D. mengucapkan terima kasih kepada Bupati Kebumen dan seluruh kolega yang telah memberikan dukungan penuh serta menyambut baik penyelenggaraan kegiatan ini.
“Kami ingin Kebumen semakin dikenal luas dan mampu menarik lebih banyak wisatawan untuk datang. Biasanya kegiatan seperti ini digelar di Solo, namun kali ini diselenggarakan di Kebumen sehingga menjadi kesempatan baik untuk memperkenalkan potensi daerah, termasuk melalui kunjungan komunitas, pendampingan masyarakat lokal, hingga eksplorasi destinasi wisata setempat,” ujar Prof.Irwan.
Selain diskusi akademik, kegiatan ini juga menghadirkan community visit dan dialog bersama masyarakat. “Pada akhir kegiatan, kami akan merumuskan rekomendasi serta policy brief yang akan disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Kebumen.
Hasil diskusi dan kajian ini juga akan dituangkan dalam bentuk paper akademik,” ujar Prof. Irwan. HUMAS UNS
Pertanyaan Umum (FAQ)
Apa tujuan utama diadakannya Summer School UNS dan ITB di Kebumen?
Summer School ini bertujuan sebagai ruang belajar bersama, pengujian gagasan, serta menghubungkan ilmu pengetahuan dengan kebutuhan nyata di lapangan, mendorong integrasi berbagai aspek pembangunan. Lihat di artikel
Siapa saja yang berpartisipasi dalam Summer School ini?
Peserta Summer School berasal dari berbagai negara, termasuk Malaysia, Jepang, dan Austria, selain dari Indonesia. Lihat di artikel
Bagaimana peran perguruan tinggi dalam kegiatan ini?
Perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam memperkuat basis data, memperluas akses informasi, mendorong pemanfaatan teknologi, serta menghadirkan inovasi yang dapat diterapkan di masyarakat. Lihat di artikel
Apa harapan Pemerintah Kabupaten Kebumen dari kegiatan Summer School ini?
Pemerintah Kabupaten Kebumen berharap kegiatan ini menghasilkan rekomendasi, gagasan, dan langkah nyata yang bermanfaat bagi pengelolaan sumber daya alam dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Lihat di artikel
Kapan dan di mana Summer School ini dilaksanakan?
Kegiatan Summer School ini diselenggarakan di Luk Ulo Karangsambung Geological Campus, Kabupaten Kebumen, pada tanggal 3–11 Mei 2026. Lihat di artikel



















