UNS – Dewan Komisaris Pusat Bahasa Mandarin Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta mengadakan pertemuan tahunan di Xihua University, Chengdu, China. Pertemuan ini bertujuan untuk memperkuat kerja sama antara kedua institusi dalam pengembangan pendidikan bahasa Mandarin serta meningkatkan hubungan budaya antara Indonesia dan Tiongkok.
Pertemuan yang dihadiri oleh pejabat tinggi UNS dan Xihua University ini membahas sejumlah isu penting yang berkaitan dengan pengembangan pendidikan dan kerja sama internasional. Mereka diantaranya yaitu Sekretaris Partai XHU, Prof. Liu Shugen beserta segenap jajarannya, serta Rektor UNS, Prof. Dr. Hartono, dr. M.Si.; Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama, Internasionalisasi, dan Informasi UNS, Prof. Irwan Trinugroho, S.E., M.Sc., Ph.D.; Dekan Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UNS, Dr. Dwi Susanto, M.Hum.; Dekan Sekolah Vokasi UNS, Dr. Eng. Ir. Herman Saputro, S. Pd., M. Pd., M.T.; Kepala Pusat Bahasa Mandarin/ Confucius Institute UNS, Prof. Dr. Ir. Ahmad Yunus, M.S.,Direktur Tiongkok Pusat Bahasa Mandarin/Confucius Institute UNS, Dr. Fan Jie, turut hadir dalam pertemuan tersebut baik secara daring maupun virtual pada 18 November 2024 kemarin.
Beberapa poin utama yang dibahas antara lain terkait dengan pengembangan Program Bahasa Mandarin. Sekretaris Partai XHU, Prof. Liu Shugen membahas rencana peningkatan kualitas program bahasa Mandarin di UNS, termasuk penyusunan kurikulum yang lebih modern, pelatihan dosen, dan pengembangan metode pengajaran yang lebih efektif untuk mahasiswa. Salah satu fokus utama adalah penguatan pembelajaran bahasa Mandarin di UNS untuk mendukung kebutuhan pendidikan global.



Kemudian terkait kerja sama riset akademik, kedua universitas sepakat untuk meningkatkan kerja sama dalam bidang riset akademik, khususnya dalam studi bahasa, budaya, dan linguistik Tiongkok. Proyek bersama akan dijalankan untuk meningkatkan pemahaman tentang bahasa dan budaya Tiongkok, serta membuka peluang riset lintas budaya antara Indonesia dan Tiongkok.
Sebagai bagian dari pengembangan kerja sama internasional, Sekretaris Partai XHU, Prof. Liu Shugen juga membahas peluang untuk memperluas program pertukaran mahasiswa dan dosen. Mahasiswa UNS yang tertarik untuk memperdalam pemahaman mereka tentang bahasa dan budaya Tiongkok akan memiliki kesempatan untuk belajar di Xihua University, sementara mahasiswa dari Xihua University juga akan diberi kesempatan untuk berpartisipasi dalam program-program di UNS.
Dalam pertemuan ini, kedua pihak juga sepakat untuk lebih memperkuat hubungan budaya melalui berbagai kegiatan, seperti festival budaya bersama, pameran seni, dan acara budaya lainnya yang dapat mempererat pemahaman antara kedua negara.
“Kami juga melakukan evaluasi terhadap program-program kerja sama yang telah berjalan dan membahas rencana pengembangan untuk tahun-tahun mendatang. Penekanan diberikan pada inovasi program yang dapat mendukung perkembangan globalisasi pendidikan tinggi dan peningkatan kualitas pengajaran di kedua universitas,” terang Sekretaris Partai XHU, Prof. Liu Shugen.



Kepala Pusat Bahasa Mandarin/ Confucius Institute UNS, Prof. Dr. Ir. Ahmad Yunus, M.S. mengatakan bahwa UNS melalui Pusat Bahasa Mandarin telah menjadi platform penting untuk mempromosikan pertukaran budaya antara Tiongkok dan negara lain dalam inisiati program “One Belt One Road”.
Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama, Internasionalisasi, dan Informasi UNS, Prof. Irwan Trinugroho, S.E., M.Sc., Ph.D. lebih lanjut memperkenalkan rencana pembangunan Confucius Institute di UNS serta memperkuat sistem manajemen, pembangunan program Mandarin, pelatihan dosen native speaker, serta kerja sama dengan institusi di China lainnya yang secara efektif dipromosikan dalam jangka panjang.
Pertemuan ini diakhiri dengan komitmen untuk terus meningkatkan kerja sama antara UNS dan Xihua University dalam bidang pendidikan, riset, dan kebudayaan. Kedua universitas berkomitmen untuk berperan aktif dalam menjembatani pertukaran pengetahuan dan budaya antara Indonesia dan Tiongkok di masa depan. Hal ini sekaligus merupakan upaya UNS untuk meraih SDGs ke-17 yaitu Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. HUMAS UNS



















