Duta Besar New Zealand Berkunjung ke UNS, Bahas Penguatan Kerja Sama Pendidikan dan Riset

Duta Besar New Zealand Berkunjung ke UNS, Bahas Penguatan Kerja Sama Pendidikan dan Riset
Dengarkan artikel

Duta Besar New Zealand untuk Indonesia, Phillip Taula, berkunjung ke Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta pada Kamis, 10 September 2026. Kunjungan ini diterima oleh pimpinan UNS di Ruang Sidang Rektor untuk membahas penguatan kerja sama strategis di bidang pendidikan, penelitian pertanian, peternakan, energi terbarukan, dan mobilitas akademik.

UNS — Duta Besar New Zealand untuk Indonesia, Phillip Taula berkunjung ke Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Kamis (10/9/2026). Kunjungan tersebut diterima Wakil Rektor Perencanaan, Kerja Sama, Internasionalisasi, dan Informasi UNS, Prof. Irwan Trinugroho, S.E., M.Sc., Ph.D.; Direktur Direktorat Teknologi Informasi dan Komunikasi UNS, Dr. Moh. Abdul Hakim, S.Psi., M.A.; serta Direktur Direktorat Perencanaan, Kerja Sama, Internasionalisasi, dan Reputasi UNS, Ibrahim Fatwa Wijaya, S.E., M.Sc., Ph.D., di Ruang Sidang Rektor UNS.

Kunjungan Duta Besar New Zealand tersebut berlangsung di sela kedatangannya dari Jakarta untuk menghadiri Solo International Performing Arts (SIPA). Dalam gelaran tersebut, New Zealand turut memperkenalkan kekayaan budayanya. Kehadiran delegasi New Zealand di Surakarta sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat hubungan Indonesia dan New Zealand, khususnya dalam bidang pendidikan, penelitian, kebudayaan, dan kerja sama antarlembaga.

Dalam pertemuan tersebut dibahas berbagai peluang pengembangan kerja sama antara UNS dan institusi di New Zealand. Hubungan kedua negara selama ini telah terjalin baik, salah satunya melalui bidang pendidikan. Banyak akademisi dan Mahasiswa Indonesia yang menempuh pendidikan di New Zealand melalui berbagai program beasiswa, termasuk Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), baik pada jenjang magister maupun doktoral. Saat ini, sekitar 2.000-an mahasiswa Indonesia tercatat menempuh pendidikan di New Zealand.

Wakil Rektor Perencanaan, Kerja Sama, Internasionalisasi, dan Informasi UNS, Prof. Irwan Trinugroho, S.E., M.Sc., Ph.D. memandang peluang kerja sama antara UNS dengan New Zealand masih sangat terbuka untuk dikembangkan melalui mobilitas mahasiswa dan dosen.

Saat ini, New Zealand sudah memiliki kerja sama dengan Indonesia. Pengalaman tersebut dapat menjadi referensi bagi pengembangan riset di UNS, khususnya melalui Fakultas Pertanian dan Fakultas Peternakan. Hal tersebut dikarenakan New Zealand memiliki pengalaman dalam pengelolaan sektor pertanian, peternakan, lingkungan, dan pariwisata berbasis alam.

Selain itu, bidang energi terbarukan menjadi salah satu potensi kolaborasi yang strategis. Indonesia memiliki sumber daya alam yang besar, termasuk nikel yang dapat mendukung pengembangan teknologi penyimpanan energi.

“UNS juga terus mengembangkan riset dan implementasi teknologi energi berkelanjutan, termasuk pemanfaatan energi surya dan pengembangan desa energi berdikari. Kolaborasi dengan perguruan tinggi dan institusi di New Zealand diharapkan dapat memperkuat riset sekaligus mempercepat penerapan teknologi energi berkelanjutan,” terang Prof. Irwan.

Penguatan kerja sama tersebut juga sejalan dengan komitmen UNS dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Kolaborasi internasional dapat memperluas jejaring penelitian, membuka peluang pendanaan, serta meningkatkan dampak pendidikan, penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat.

“Melalui kunjungan ini, UNS menegaskan keterbukaannya untuk memperluas kerja sama dengan perguruan tinggi dan institusi di New Zealand. Kolaborasi dapat diwujudkan melalui mobilitas akademik, penelitian bersama, pengembangan program pendidikan, serta kerja sama di bidang pertanian, peternakan, energi, lingkungan, kebudayaan, dan SDGs,” imbuh Prof. Irwan.

Duta Besar New Zealand untuk Indonesia, Phillip Taula, menyampaikan bahwa kerja sama Indonesia dan New Zealand diharapkan tidak hanya memperkuat hubungan kelembagaan, tetapi juga mendorong lahirnya pengetahuan dan inovasi baru.

“Semoga dari kerja sama yang dijalin dapat menghasilkan berbagai program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kedua negara,” ujar Phillip.

Pihaknya berharap, nantinya akan terjalin kerja sama antara New Zealand dengan UNS terutama di bidang Pendidikan pada sektor pertanian, peternakan dan energi.

HUMAS UNS

Pertanyaan Umum (FAQ)

Siapa Duta Besar New Zealand untuk Indonesia yang berkunjung ke UNS?

Duta Besar New Zealand untuk Indonesia yang berkunjung ke UNS adalah Phillip Taula. Lihat di artikel

Kapan Duta Besar New Zealand berkunjung ke UNS?

Kunjungan tersebut berlangsung pada hari Kamis, 10 September 2026. Lihat di artikel

Bidang apa saja yang dibahas dalam kerja sama antara UNS dan New Zealand?

Pertemuan tersebut membahas peluang kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, pertanian, peternakan, lingkungan, pariwisata berbasis alam, dan energi terbarukan. Lihat di artikel