FMIPA UNS menyelenggarakan International Short Course “From Nature to Innovation” pada 25-27 Juni 2026 untuk perkuat kolaborasi global dan pencapaian SDGs. Kegiatan ini diikuti 50 peserta dari berbagai negara, menghadirkan narasumber ahli, dan memfasilitasi pertukaran pengetahuan sains dan inovasi berkelanjutan.
UNS — Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menyelenggarakan International Short Course SDGs Program Dana Abadi Perguruan Tinggi (DAPT) 2025 yang dikelola oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dalam skema Enhancing Quality Education for International University Recognition (EQUITY). Kegiatan ini mengusung tema “From Nature to Innovation: Exploring Sustainable Science in the Tropics” dan dilaksanakan pada 25–27 Juni 2026 di FMIPA UNS, Surakarta.
Program ini merupakan bagian dari upaya FMIPA UNS dalam mendukung internasionalisasi pendidikan tinggi sekaligus berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education/Pendidikan Berkualitas) dan SDG 17 (Partnerships for the Goals/Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).
Sebanyak 50 peserta mengikuti kegiatan ini yang terdiri atas Mahasiswa, peneliti, dan akademisi dari berbagai negara, antara lain Malaysia, Pakistan, Afghanistan, Rwanda, Madagaskar, dan Nigeria, serta peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia seperti Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Universitas Darussalam Gontor, Sampoerna University, dan berbagai institusi lainnya.
Dalam sambutannya, Prof. Dr.Agr. Ir. Sigit Prastowo, S.Pt., M.Si., IPU., ASEAN Eng. selaku Direktur Direktorat Akademik mewakili Rektor UNS mengapresiasi terselenggarnya kegiatan International Short Course. Dalam sambutannya beliau mengatakan bahwa Kegiatan International Short Course ini memiliki arti yang sangat penting dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan tinggi, memperluas wawasan global sivitas akademika, serta memperkuat budaya akademik yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
“Atas nama pimpinan UNS, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada FMIPA UNS atas terselenggaranya kegiatan yang sangat strategis ini. Kehadiran peserta dan narasumber dari berbagai institusi, baik dari dalam maupun luar negeri, menjadi bukti nyata semangat kolaborasi akademik yang terus berkembang di lingkungan UNS,” ujar Prof. Sigit Prastowo.
Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber nasional dan internasional yang memiliki kepakaran di bidang sains, teknologi, dan inovasi berkelanjutan. Para pembicara tersebut yakni Prof. Dr. Taifo Mahmud dari Oregon State University, Prof. Dr. Mohd. Yusri bin Abd. Rahman dari Universiti Kebangsaan Malaysia, Dr. Nurdiana Samsulrizal dari Universiti Teknologi MARA, Rohaizad bin Abd Raoof dari Bio Fluid Sdn. Bhd., serta Prof. Dr. Sayekti Wahyuningsih dari Universitas Sebelas Maret.


Selama pelaksanaan program, peserta memperoleh materi yang mengintegrasikan ilmu pengetahuan, inovasi, dan pemanfaatan sumber daya alam tropis secara berkelanjutan. Topik yang disampaikan meliputi Recent Advance in Drug Discovery, Natural Solar Cells, Marketing Strategy for Natural Products, Ecoprint Batik Practice, serta Development of Herbal Medicines in Diabetes Therapy. Selain itu, peserta juga berkesempatan mengunjungi pameran produk unggulan FMIPA UNS dan mitra yang menampilkan berbagai hasil riset dan inovasi.
Pada hari ketiga, peserta mengikuti kegiatan field trip ke beberapa lokasi strategis, yaitu Research Center for Pharmaceutical Ingredients and Traditional Medicine BRIN, Rumah Atsiri Indonesia, dan Hortus Medicus Tawangmangu. Kunjungan ini memberikan pengalaman langsung mengenai pengembangan obat tradisional, pemanfaatan biodiversitas tropis, serta hilirisasi hasil penelitian menuju produk yang bermanfaat bagi masyarakat.
Program International Short Course ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta mengenai hubungan antara keanekaragaman hayati tropis dan inovasi ilmiah berkelanjutan, mendorong kolaborasi internasional antar mahasiswa dan peneliti, memfasilitasi internasionalisasi pendidikan tinggi melalui pertukaran pengetahuan dan budaya lintas negara, serta menghubungkan ilmu dasar dengan inovasi terapan melalui pendekatan “From Nature to Innovation.”
Melalui kegiatan ini, FMIPA UNS berharap dapat meningkatkan jumlah mahasiswa internasional, memperkuat implementasi SDGs khususnya melalui kemitraan global, serta memperluas jaringan kerja sama internasional antara perguruan tinggi, industri, dan lembaga penelitian. Program ini juga diharapkan menjadi fondasi bagi pengembangan kolaborasi riset, publikasi ilmiah, pertukaran akademik, dan berbagai kegiatan internasional lainnya di masa mendatang.
Keberhasilan penyelenggaraan International Short Course ini menunjukkan komitmen FMIPA UNS dalam menghadirkan pendidikan berkualitas bertaraf internasional, memperkuat jejaring global, dan mendorong lahirnya inovasi berkelanjutan yang berkontribusi bagi penyelesaian berbagai tantangan global melalui ilmu pengetahuan dan teknologi.
HUMAS UNS
Pertanyaan Umum (FAQ)
Apa tema International Short Course yang diselenggarakan FMIPA UNS?
Tema yang diusung adalah “From Nature to Innovation: Exploring Sustainable Science in the Tropics”. Lihat di artikel
Kapan dan di mana International Short Course ini dilaksanakan?
Kegiatan ini dilaksanakan pada 25–27 Juni 2026 di FMIPA UNS, Surakarta. Lihat di artikel
Berapa banyak peserta yang mengikuti kegiatan ini dan dari negara mana saja?
Sebanyak 50 peserta dari berbagai negara seperti Malaysia, Pakistan, Afghanistan, Rwanda, Madagaskar, dan Nigeria, serta dari perguruan tinggi di Indonesia mengikuti kegiatan ini. Lihat di artikel
Siapa saja narasumber nasional dan internasional yang hadir dalam acara tersebut?
Narasumbernya antara lain Prof. Dr. Taifo Mahmud (Oregon State University), Prof. Dr. Mohd. Yusri bin Abd. Rahman (Universiti Kebangsaan Malaysia), Dr. Nurdiana Samsulrizal (Universiti Teknologi MARA), Rohaizad bin Abd Raoof (Bio Fluid Sdn. Bhd.), dan Prof. Dr. Sayekti Wahyuningsih (Universitas Sebelas Maret). Lihat di artikel
Apa saja topik yang dibahas selama International Short Course?
Topik yang dibahas meliputi Recent Advance in Drug Discovery, Natural Solar Cells, Marketing Strategy for Natural Products, Ecoprint Batik Practice, serta Development of Herbal Medicines in Diabetes Therapy. Lihat di artikel

















